Muncul Jerawat di Kepala Bikin Resah, Apa Penyebab dan Bagaimana Mengatasinya?

(0)
16 Oct 2019|Azelia Trifiana
Jerawat di kepala muncul ketika Anda tidak membilas rambut hingga bersihJangan memecahkan jerawat di kulit kepala karena justru menyebabkan infeksi semakin parah
Jerawat di kepala, pernahkah Anda mengalaminya? Jerawat di kulit kepala mungkin baru disadari saat Anda menyisir rambut lantaran muncul rasa gatal dan ngilu yang mengganggu. Penyebab jerawat di kepala bisa berbagai hal, tetapi tak perlu khawatir karena ada cara tepat untuk mengatasinya.

Penyebab jerawat di kepala dapat muncul 

Jerawat di kepala disebabkan oleh penyumbatan pori-pori
Adanya jerawat di kepala bisa menimbulkan rasa nyeri dan gatal
Umumnya, jerawat muncul di permukaan kulit atau tubuh. Akan tetapi, tak menutup kemungkinan jerawat di kulit kepala dapat terjadi. Memang, salah satu jenis jerawat ini tidak mudah terlihat kemunculannya. Namun, bisa menimbulkan rasa gatal hingga nyeri, terutama saat sedang menyisir rambut. Sama seperti jerawat di wajah atau area tubuh lainnya, penyebab jerawat di kepala adalah penyumbatan pori-pori akibat folikel rambut, penumpukan sel kulit mati, dan produksi minyak berlebih atau sebum. Ketika folikel rambut atau pori-pori kulit tersumbat, bakteri akan lebih mudah berkembang memicu peradangan sehingga mengakibatkan tumbuhnya jerawat. Selain bakteri penyebab jerawat, seperti Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes, jamur dan tungau juga dapat meningkatkan risiko infeksi pada pori-pori kulit kepala yang tersumbat. Akibatnya, jerawat di kulit kepala tidak dapat terhindarkan. Lebih lanjut, penyebab jerawat di kulit kepala juga dapat diakibatkan oleh faktor risiko berikut ini. 

1. Kurang menjaga kebersihan area rambut dan kulit kepala

Salah satu penyebab jerawat di kepala adalah kurangnya menjaga kebersihan area rambut dan kulit kepala dengan benar. Kebiasaan tidak membilas rambut secara menyeluruh sehingga masih ada residu produk perawatan rambut, seperti gel rambut, hairspray, atau produk lainnya yang tertinggal, menjadi penyebab jerawat di kulit kepala bisa terjadi.

2. Kulit kepala berkeringat 

Penyebab jerawat di kepala dapat terjadi karena area kulit kepala yang berkeringat dan tidak segera dibersihkan dengan benar. Jika Anda kerap membiarkan rambut berkeringat terlalu lama saat menggunakan topi, kerudung, atau helm (terutama bila ada gesekan) serta seusai berolahraga maka area ini menjadi lembap sehingga bakteri akan lebih mudah untuk berkembang biak. Akibatnya, kondisi tersebut akan menumpuk bersama sel-sel kulit mati dan sebum yang menjadi penyebab jerawat di kulit kepala.

3. Penggunaan produk perawatan rambut tertentu

Penggunaan produk perawatan rambut, termasuk sampo, kondisioner, gel rambut, pomade, hairspray, dan lainnya, juga menjadi penyebab jerawat di kulit kepala muncul. Hal ini bisa jadi karena kandungan dalam produk perawatan rambut tersebut cenderung keras dan rentan membuat pori-pori kulit tersumbat. Akibatnya, timbul jerawat di kulit kepala dan masalah kulit lainnya. 

4. Hormon tak seimbang

Kondisi hormon yang tak seimbang atau peningkatan hormon androgen bisa jadi penyebab jerawat di kepala muncul. Maka, tak heran bila saat masa pubertas, menstruasi, dan kehamilan, perempuan jadi lebih rentan mengalami jerawat di kulit kepala.

5. Stres

Stres memang bukan jadi penyebab jerawat di kulit kepala secara langsung. Akan tetapi, saat stres, area kulit tubuh Anda jadi lebih mudah berjerawat. Kondisi mental ini juga dapat memperburuk kondisi jerawat kepala Anda yang mungkin sudah ada sebelumnya. 

6. Konsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi

Beberapa jenis makanan tertentu ternyata dapat menjadi penyebab jerawat di kulit kepala. Sebuah studi yang dimuat dalam Advances in Dermatology and Allergology mengungkapkan bahwa makanan mengandung indeks glikemik tinggi berisiko meningkatkan gula darah sehingga memperburuk kondisi jerawat yang sudah ada. Beberapa makanan yang mengandung indeks glikemik tinggi biasanya tinggi akan karbohidrat, seperti nasi putih, roti putih, pasta putih, dan kentang. 

Jenis-jenis jerawat di kulit kepala

Jerawat di kulit kepala seringkali dikenal dengan istilah folikulitisJerawat di kepala biasanya muncul di sepanjang garis rambut. Kondisi ini dapat menimbulkan benjolan kecil yang disertai rasa nyeri dan gatal. Terkadang, jerawat kulit kepala bisa mengeras dan terasa perih. Sama seperti jerawat di permukaan kulit lainnya, ada beberapa jenis jerawat kulit kepala yang perlu Anda ketahui, yakni:

1. Jenis jerawat ringan

Jenis jerawat kulit kepala ini tergolong ringan karena bentuknya berupa komedo atau jerawat kecil-kecil. 

2. Jenis jerawat sedang

Jenis jerawat kepala tergolong sedang biasanya terlihat kemerahan dan keras (papula) atau lentingan berisi nanah di permukaannya (pustula). Jenis jerawat sedang biasanya juga disertai rasa nyeri. 

3. Jenis jerawat parah

Jenis jerawat yang parah bisa jadi menandakan adanya kista atau nodul yang berada di bawah kulit kepala. Jerawat kulit kepala yang parah (acne necrotica dan dissecting cellulitis) bisa membentuk kerak menghitam dan meninggalkan bekas luka permanen. Segera konsultasikan dengan dokter spesialis kulit bila Anda mengalami jerawat di kepala yang tak kunjung sembuh serta menyebabkan rambut rontok, kebotakan, atau nyeri hebat. 

Cara menghilangkan jerawat di kepala

Setelah mengenali penyebab jerawat kepala, kini saatnya Anda mengetahui cara menghilangkannya dengan tepat. Pada dasarnya, ada beberapa cara mengatasi jerawat di kepala yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Cara menghilangkan jerawat di kepala adalah sebagai berikut. 

1. Jangan memencet jerawat

Salah satu cara mengatasi jerawat di kepala yang penting adalah jangan memencet jerawat. Meski banyak orang melakukannya sebagai cara mengatasi jerawat di kepala, menekan atau memecahkan jerawat di kulit kepala adalah ide yang buruk. Pasalnya, memencet jerawat bisa menyebabkan infeksi lebih parah hingga peradangan. Bukan tidak mungkin jerawat bisa masuk semakin jauh ke dalam lapisan kulit sehingga infeksi pun tak kunjung sembuh.Terlebih, Anda tidak akan pernah tahu kuman apa yang ada di jari-jari Anda selama beraktivitas. Menyentuh atau memencet jerawat di kepala tanpa mencuci tangan terlebih dahulu bisa berisiko memperparah kondisinya.

2. Gunakan sampo khusus antibakteri

Jika sampo dan kondisioner yang Anda pakai selama ini menjadi penyebab kulit kepala berjerawat, Anda bisa menggunakan sampo khusus antibakteri sebagai cara menghilangkan jerawat di kepala. Anda dapat menemukannya secara bebas di apotek atau toko yang menjual alat kesehatan.Namun, akan jauh lebih baik jika Anda memeriksakan diri terlebih dahulu ke dokter sebelum menentukan produk sampo mana yang akan digunakan.Sebab, ada banyak pilihan produk sampo antibakteri yang dijual bebas sehingga Anda harus mempertimbangkan bagaimana reaksi kulit kepala saat menggunakannya.
Jerawat di kepala bisa dihilangkan dengan sampo antibakteri
Gunakan sampo antibakteri sebagai cara menghilangkan jerawat di kulit kepala
Cara mengatasi jerawat di kepala dengan sampo antibakteri adalah dengan mendiamkan sejenak sebelum membilasnya dengan air. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa kandungan dalam sampo, seperti asam salisilat, asam glikolat, ketoconazole, ciclopirox, hingga benzoyl peroxide dapat bekerja maksimal menghalau bakteri atau mengikis sel kulit mati yang menumpuk di folikel rambut.Kemudian, jangan lupa bilas rambut secara menyeluruh sampai bersih. Jika tidak membilas rambut dengan bersih, endapan produk sampo antibakteri hanya akan mengundang datangnya bakteri lagi dan lagi sehingga jerawat tak kunjung hilang.

3. Oleskan minyak esensial

Kini, beberapa bahan alami sudah banyak digunakan sebagai cara menghilangkan jerawat di kepala. Minyak esensial, seperti tea tree oil dan jojoba oil dapat membantu mengusir bakteri penyebab jerawat di kulit kepala. Jika manfaat tea tree oil khusus untuk membasmi bakteri, maka jojoba oil bekerja dengan mengurangi peradangan pada kulit kepala.

4. Pakai produk perawatan rambut bebas minyak 

Memakai produk perawatan rambut berlabel bebas minyak (oil-free) juga menjadi cara menghilangkan jerawat di kepala. Pasalnya, produk perawatan rambut bebas minyak tidak rentan menyumbat pori-pori kulit. Apabila Anda kerap menggunakan produk rambut, seperti gel rambut, pomade, atau hairspray, sebaiknya gunakan sampo yang bebas sulfat. 

5. Obat jerawat resep dokter

Jerawat di kepala yang parah bisa diobati dengan obat salep mengandung antibiotik
Salep jerawat antibiotik mungkin dibutuhkan untuk mengobati jerawat di kepala yang parah
Pengobatan jerawat di rumah biasanya membutuhkan waktu 4-8 minggu lamanya. Segera konsultasikan dengan dokter apabila cara mengatasi jerawat di kepala di atas tidak kunjung berhasil mengobati jerawat, atau Anda mengalami rambut rontok. Anda mungkin membutuhkan obat resep dokter untuk mengurangi peradangan. Sementara, untuk jenis jerawat kulit kepala yang cenderung parah atau muncul terus menerus, dokter mungkin akan merekomendasikan beberapa pengobatan, seperti:
  • Antibiotik topikal (oles) atau krim steroid
  • Obat minum (oral), seperti antibiotik atau antihistamin
  • Obat resep isotretinoin, penggunaannya harus berada di bawah pengawasan dokter
  • Terapi sinar
  • Suntik steroid
  • Tindakan ekstraksi untuk membersihkan pori-pori kulit

Cara mencegah jerawat di kepala agar tidak muncul kembali

Selain menerapkan cara menghilangkan jerawat di kepala yang telah disebutkan di atas, Anda tetap perlu melakukan pencegahan guna menghindari kemunculannya di kemudian hari. Kunci untuk menghindari munculnya jerawat kepala adalah dengan selalu menjaga kebersihan kulit kepala. Ingat, area kulit kepala sangat rentan berkeringat dan merupakan tempat berkumpulnya kuman dan bakteri.Selain itu, cara mencegah jerawat kepala lainnya adalah sebagai berikut. 
  • Segera mencuci rambut jika berkeringat atau menggunakan penutup kepala terlalu lama, termasuk usai berolahraga.
  • Hindari menggunakan terlalu banyak produk perawatan rambut.
  • Gunakan produk perawatan rambut yang alami atau berlabel hypoallergenic (tidak rentan menyebabkan alergi).
  • Kenakan penutup kepala yang longgar sehingga kulit kepala bisa bernapas.
  • Jaga kebersihan tempat tidur dengan rutin mengganti sarung bantal dan seprai.
  • Selalu menghapus make up dan membersihkan wajah untuk mencegah jerawat muncul di sepanjang garis rambut. 
  • Mencatat adakah kemungkinan makanan tertentu yang jadi penyebab kulit kepala berjerawat. 
  • Pastikan tubuh mendapat asupan vitamin A, D, dan E yang cukup agar kulit tetap sehat.
Terlepas dari mengganggunya jerawat kulit kepala, kondisi ini cukup wajar dan tidak berbahaya. Biasanya, sampo antibakteri bisa mengatasi masalah ini.Hal yang paling penting untuk mencegah jerawat kulit kepala adalah selalu jaga kebersihan area rambut seperti Anda menjaga kebersihan bagian tubuh lainnya.Anda juga perlu mencari tahu cara mencuci rambut yang tepat bagi diri sendiri. Terkadang, ada orang yang perlu mencuci rambut setiap hari, tetapi ada pula orang yang justru tidak bisa terlalu sering mencuci rambut.

Catatan dari SehatQ

Jika jerawat kepala tak kunjung hilang walaupun sudah melakukan pengobatan jerawat, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan ahlinya. Sebab, bisa jadi kondisi benjolan seperti jerawat di kulit kepala menandakan kondisi medis lain yang serius dan membutuhkan penanganan medis segera.Misalnya, infeksi kulit yang lebih dalam atau abses, dermatitis seboroik, kista, atau kanker kulit. Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar penyebab jerawat di kepala dan cara menghilangkannya, tanyakan langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQCaranya, unduh sekarang di App Store dan Google Play.
jerawatpengobatan jerawatkesehatan kulit kepalakesehatan rambutmasalah kulit
Allure. https://www.allure.com/story/scalp-acne-treatments-shampoo
Diakses 8 Oktober 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/scalp-acne#treatment
Diakses 8 Oktober 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320968.php
Diakses 8 Oktober 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4884775/
Diakses 8 Oktober 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait