Jerawat di kulit kepala muncul ketika Anda tidak membilas rambut hingga bersih sehingga masih ada sisa sampo yang tertinggal dan menyumbat pori-pori
Jangan memecahkan jerawat di kulit kepala karena justru menyebabkan infeksi semakin parah

Kadang saat menyisir, tiba-tiba terasa ngilu karena ada jerawat di kulit kepala. Memang jerawat ini tidak terlihat, tapi bisa terasa gatal bahkan nyeri terutama ketika sedang menyisir. Ini terjadi karena ada folikel rambut yang tersumbat.

Ketika folikel atau pori-pori rambut tersumbat, maka potensi terjadinya radang sangat besar. Bakteri Staphylococcus epidermidis, bakteri Propionibacterium acnes, tungau, juga jamur bisa menginfeksi kulit kepala yang tersumbat.

Konsekuensinya? Muncul jerawat di kulit kepala.

Penyebab munculnya jerawat di kulit kepala

Sama seperti jerawat di wajah atau punggung, jerawat di kulit kepala terjadi karena ada sumbatan di pori-pori. Umumnya, folikel kulit kepala tersumbat sel kulit mati atau minyak.

Lebih lanjut, penyebab munculnya jerawat di kulit kepala adalah:

  • Penumpukan sel kulit mati di pori-pori
  • Endapan produk seperti gel rambut, hairspray, atau produk perawatan rambut lain
  • Tidak membilas rambut secara menyeluruh sehingga masih ada residu yang tertinggal
  • Membiarkan rambut berkeringat terlalu lama seusai berolahraga
  • Berkeringat saat rambut tertutup topi atau kerudung, terutama jika ada gesekan
  • Konsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi (roti, nasi, minuman manis dan bersoda)
  • Stres
  • Hormon tak seimbang

Cara mengatasi jerawat di kulit kepala

Menekan atau bahkan memecahkan jerawat di kulit kepala adalah ide yang buruk. Justru memencet jerawat bisa menyebabkan infeksi lebih parah hingga peradangan. Bukan tidak mungkin jerawat bisa masuk semakin jauh ke dalam lapisan kulit sehingga infeksi pun tak kunjung sembuh.

Artinya, cara mengatasi jerawat di kulit kepala adalah dengan tidak menyentuhnya. Terlebih, Anda tidak akan pernah tahu kuman apa yang ada di jari-jari Anda selama beraktivitas.

Beberapa cara mengatasi jerawat di kulit kepala yang boleh dilakukan adalah:

  • Sampo khusus antibakteri

Anda bisa menggunakan sampo khusus antibakteri untuk mengatasi jerawat di kulit kepala. Akan jauh lebih baik jika Anda memeriksakan diri terlebih dahulu ke dokter sebelum menentukan produk sampo mana yang dipilih.

Ada banyak pilihan produk sampo antibakteri yang dijual bebas, tapi Anda harus pertimbangkan bagaimana reaksi kulit kepala saat menggunakannya.

  • Gunakan oil tertentu

Kandungan oil tertentu seperti tea tree dan jojoba dapat membantu mengusir bakteri penyebab jerawat di kulit kepala. Jika tea tree khusus untuk membasmi bakteri, maka jojoba bekerja dengan mengurangi peradangan pada kulit kepala.

  • Diamkan sebelum membilas

Satu lagi hal yang perlu diperhatikan saat mengatasi jerawat di kulit kepala adalah ketika Anda menggunakan sampo antibakteri, diamkan sejenak sebelum membilasnya.

Cara ini memastikan bahwa kandungan dalam sampo seperti salicylic acid, glycolic acid, ketoconazole, ciclopirox, hingga benzoyl peroxide akan bekerja maksimal menghalau bakteri atau mengikis sel kulit mati yang tertumpuk di folikel rambut.

Jangan lupa bilas dengan bersih dan menyeluruh. Endapan produk sampo antibakteri hanya akan mengundang datangnya bakteri lagi dan lagi.

Mencegah munculnya jerawat di kulit kepala

Kunci untuk menghindari munculnya jerawat di kulit kepala adalah dengan selalu menjaga kebersihan kulit kepala. Ingat, area kulit kepala sangat rentan berkeringat dan tempat berkumpulnya kuman serta bakteri.

Untuk mencegah munculnya jerawat di kulit kepala, lakukan hal-hal berikut:

  • Segera mencuci rambut jika berkeringat usai berolahraga
  • Hindari menggunakan terlalu banyak produk perawatan rambut
  • Gunakan produk perawatan rambut yang natural
  • Mengenakan penutup kepala yang longgar sehingga kulit kepala bisa bernapas
  • Mencatat adakah kemungkinan makanan tertentu jadi pemicu munculnya jerawat
  • Pastikan tubuh mendapat asupan vitamin A, D, dan E yang cukup agar kulit tetap sehat

Terlepas dari mengganggunya jerawat di kulit kepala, kondisi ini cukup wajar dan tidak berbahaya. Biasanya, sampo antibakteri bisa mengatasi masalah ini.

Namun jika jerawat di kulit kepala tetap bertahan, ada baiknya berkonsultasi kepada ahlinya. Meski kadang menggoda, jangan coba-coba menggaruk jerawat di kulit kepala dengan jari Anda.

Risikonya adalah infeksi dan peradangan yang lebih parah. Bukan tidak mungkin akan memicu kerontokan hingga kebotakan dini.

Anda juga perlu mencari tahu ritme mencuci rambut yang tepat bagi diri sendiri. Terkadang ada orang yang perlu mencuci rambut setiap hari, namun ada pula orang yang justru tidak bisa terlalu sering mencuci rambut.

Kunci yang terpenting: selalu jaga kebersihan area rambut seperti Anda menjaga kebersihan bagian tubuh lainnya.

Allure. https://www.allure.com/story/scalp-acne-treatments-shampoo
Diakses 8 Oktober 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/scalp-acne#treatment
Diakses 8 Oktober 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320968.php
Diakses 8 Oktober 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4884775/
Diakses 8 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed