Muncul Jerawat di Ketiak? Simak Penyebab dan Cara Mengatasinya


Jerawat di ketiak umumnya bukan tanda bahaya. Kondisi ini kerap terjadi karena kulit ketiak cukup tipis dan halus. Kenali penyebab dan cara mengatasinya dengan tepat.

(0)
19 May 2020|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Jerawat di ketiak bisa disebabkan oleh penyumbatan pori-pori kulitKemunculan jerawat di ketiak adalah hal yang umum terjadi dan cenderung tidak membahayakan
Jerawat di ketiak dapat dialami oleh siapa saja. Meski letaknya tersembunyi, keberadaan jerawat [ada area ketiak tentu dapat mengganggu karena bisa menimbulkan rasa nyeri. Untuk mengatasinya dengan tepat, simak penyebab jerawat di ketiak terlebih dahulu dalam artikel berikut ini.

Apakah jerawat di ketiak berbahaya? 

Selain di area wajah, jerawat juga bisa muncul di area tubuh yang tersembunyi, seperti ketiak. Kemunculan jerawat di ketiak terkadang bisa menimbulkan rasa khawatir berlebihan. Pada dasarnya, jerawat di ketiak adalah kondisi yang umum terjadi dan tidak berbahaya yang muncul sebagai benjolan kecil di kulit. Bahkan, jerawat di ketiak dapat sembuh dengan sendirinya. 
Jerawat di ketiak umum terjadi dan tidak berbahaya
Jerawat di ketiak belum tentu berbahaya dan mengkhawatirkan
Meski demikian, benjolan kecil yang ada di ketiak, tidak selamanya merupakan jerawat. Sebab, ada pula benjolan kecil di ketiak yang disebabkan oleh kondisi medis tertentu. Benjolan kecil di ketiak menyerupai jerawat tersebut mungkin dapat menimbulkan rasa nyeri, peradangan, gatal, tak nyaman, hingga keluar cairan. Itulah sebabnya, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu guna mengetahui penyebab pastinya. Pasalnya, bisa jadi benjolan kecil di ketiak yang Anda pikir sebagai jerawat justru merupakan suatu kondisi kulit yang serius dan membutuhkan penanganan medis dengan segera. 

Apa penyebab jerawat di area ketiak bisa terjadi? 

Jerawat di ketiak dapat disebabkan oleh penyumbatan pori-pori
Kulit ketiak dapat tersumbat oleh kelenjar keringat dan folikel rambut
Umumnya, kulit di bawah ketiak sangatlah halus dan tipis. Namun, kulit ketiak juga “diselimuti” oleh kelenjar keringat dan folikel rambut yang bisa tersumbat. Jika hal tersebut terjadi, bakteri akan mudah berkembang dan memicu peradangan. Alhasil, jerawat di ketiak pun dapat terjadi. Adapun penyebab jerawat di ketiak beragam, berikut adalah penjelasan selengkapnya. 

1. Adanya gesekan

Salah satu penyebab jerawat di ketiak adalah adanya gesekan. Kulit ketiak bisa dibilang sangat rentan terhadap gesekan karena refleks lengan Anda yang kerap diayun ke depan dan belakang saat beraktivitas. Setiap kali kulit di bawah ketiak bergesekan, maka kemungkinan terjadinya cedera, iritasi, hingga infeksi dapat terjadi. Ini juga termasuk apabila kulit bergesekan dengan pakaian ketat, tali pengait pada bra, serta tali tas atau ransel yang Anda gunakan. Gesekan inilah yang dapat menimbulkan benjolan kecil menyerupai jerawat. Ketika kulit yang mengalami gesekan menjadi iritasi dan meradang, maka pori-pori dapat tersumbat sehingga muncul jerawat di ketiak. 

2. Luka akibat pisau cukur

Luka akibat pisau cukur juga bisa menjadi penyebab jerawat di ketiak. Sebab, sering mencukur bulu ketiak dapat meningkatkan risiko iritasi dan ruam merah pada kulit ketiak Anda yang halus.Apalagi kalau pisau cukur sudah tumpul, maka dapat meningkatkan potensi perpindahan bakteri dari pisau cukur ke kulit ketiak. Akibatnya, benjolan seperti jerawat di area ketiak pun tak terhindarkan.Untuk mencegah kondisi ini, pastikan Anda menggunakan pisau cukur yang steril serta oleskan pelembap sesudah mencukur rambut ketiak agar kelembapan kulit tetap terjaga.

3. Rambut tumbuh ke dalam

Penyebab jerawat di ketiak berikutnya adalah kondisi rambut tumbuh ke dalam (ingrown hair). Hal ini dapat terjadi ketika sel kulit mati menghambat folikel rambut. Alhasil, setelah Anda mencukur rambut ketiak, pertumbuhan rambut justru mengarah ke dalam folikel rambut dan menyumbatnya.Jika kondisi ini tidak ditangani dengan baik, maka dapat menyebabkan infeksi. Ada baiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter jika gejala ini tidak kunjung membaik dengan sendirinya. Agar rambut tumbuh ke dalam dapat dihindari, pastikan Anda mencukur rambut ketiak ke arah pertumbuhan rambut sehingga tidak rentan menimbulkan infeksi.

4. Folikulitis

Folikulitis adalah penyakit yang disebabkan oleh peradangan pada folikel rambut. Pada awalnya, folikulitis terlihat seperti benjolan merah kecil menyerupai jerawat di area ketiak.Untuk kasus folikulitis yang ringan, Anda bisa mengatasinya dengan cara menjaga area ketiak agar tetap bersih dan bebas bakteri.  Namun, pada kasus yang parah dan menyebabkan rasa nyeri, maka Anda dianjurkan untuk menemui dokter guna mendapatkan pengobatan yang tepat. Sebab, folikulitis yang parah membutuhkan waktu lama untuk sembuh. Bahkan, dapat menyebabkan rambut rontok dan luka.

5. Dermatitis kontak

Dermatitis kontak adalah penyakit kulit yang ditandai dengan ruam gatal. Biasanya, dermatitis kontak dipicu oleh reaksi alergi.Lagi-lagi, salah satu gejala dermatitis kontak adalah benjolan yang terlihat seperti jerawat di area ketiak. Selain itu, gejala lain seperti pembengkakan, kulit kering, hingga ruam merah juga bisa muncul.Cara mengatasi dermatitis kontak adalah dengan menghindari paparan zat iritan. Akan tetapi, pada kasus yang lebih parah, dokter mungkin akan meresepkan obat oles untuk menenangkan gejala ruam, gatal, dan peradangan.

6. Infeksi jamur

Kulit ketiak adalah salah satu bagian kulit pada tubuh Anda yang sangat rentan terhadap infeksi jamur. Pasalnya, kulit ketiak seringkali lembap sehingga infeksi jamur mungkin saja terjadi.Gejala infeksi jamur bisa berupa benjolan merah yang tampak seperti jerawat di area ketiak. Biasanya, benjolan ini berisi nanah.Jika Anda mencurigai benjolan di ketiak menyerupai jerawat disebabkan oleh infeksi jamur, segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dokter mungkin akan meresepkan krim antijamur. 

7. Hidradenitis suppurativa

Hidradenitis suppurativa adalah penyakit kulit yang seringkali muncul di bagian kulit ketiak. Namun, bukan berarti hidradenitis suppurativa tidak bisa muncul di bagian kulit lainnya.Gejalanya pun bisa berupa benjolan merah yang menyerupai jerawat di area ketiak. Tanpa penanganan yang tepat, benjolan ini bisa masuk ke dalam kulit dan menyebabkan rasa nyeri.Maka dari itu, segera konsultasikan dengan dokter apabila jerawat pada ketiak yang Anda alami disebabkan oleh kondisi kulit ini. Dokter mungkin akan meresepkan antibiotik untuk mengurangi peradangan dan melawan infeksi yang terjadi. Pengobatan jerawat masih dapat dilakukan bersamaan dengan obat yang diresepkan oleh dokter guna mengurangi gejala ruam. Pada kasus yang lebih parah, tindakan pembedahan mungkin dibutuhkan untuk mengobati hidradenitis suppurativa. 

8. Bisul

Dari “tampilannya”, bisul memang terlihat seperti jerawat. Jika ia muncul di bagian ketiak, tidak heran banyak orang yang menganggapnya sebagai jerawat ketiak.Bisul lebih cenderung muncul di bagian kulit yang lembap dan sering terkena gesekan, seperti di ketiak dan selangkangan.Tanpa penanganan yang tepat, bisul bisa tumbuh menjadi besar dan lebih menyakitkan. Namun biasanya, bisul akan sembuh dengan sendirinya seiring berjalannya waktu.Ingat, jangan coba memecahkan bisul sendiri, agar infeksi tidak menjadi parah.

Bagaimana cara menghilangkan jerawat di ketiak?

Jerawat di ketiak dapat diatasi dengan mengoleskan salep jerawat
Jaga kebersihan area ketiak bisa mencegah kemunculan jerawat
Jika memiliki jerawat di area ketiak, Anda dapat mengobatinya sendiri dari rumah dengan melakukan langkah-langkah dan metode pengobatan yang benar. Berikut adalah beberapa cara menghilangkan jerawat di ketiak yang bisa Anda lakukan di rumah. 

1. Mengoleskan salep jerawat

Salah satu cara menghilangkan jerawat di ketiak yang paling ampuh adalah mengoleskan salep jerawat, baik dijual bebas di apotek atau resep dokter. Anda bisa menggunakan salep jerawat yang mengandung benzoil peroksida. Kandungan ini dapat membantu membunuh bakteri penyebab jerawat. Tak hanya berupa obat jerawat oles, kandungan benzoil peroksida dapat Anda temukan pada sabun mandi. Jika Anda merasa perlu obat yang lebih kuat untuk mengatasi jerawat di area ketiak Anda, Anda bisa mulai dengan sabun berbusa yang mengandung 10% benzoil peroksida. Ini adalah konsentrasi benzoil peroksida terkuat yang dapat Anda beli tanpa resep dokter.Menggunakannya setiap hari dapat membantu mengurangi jerawat dan menghentikan penyebarannya ke area tubuh yang lain. 
Jerawat di ketiak bisa diobati dengan penggunaan salep jerawat
Gunakan salep jerawat mengandung benzoil peroksida, asam salisilat, atau retinoid
Selain benzoil peroksida, Anda bisa menggunakan salep jerawat dengan kandungan lain, seperti asam salisilat dan retinoidPenggunaan produk dengan kandungan retinoid dan benzoil peroksida dapat memaksimalkan pengobatan jerawat pada ketiak. Retinoid mampu membantu membuka pori-pori untuk memaksimalkan benzoil peroksida bekerja lebih baik guna mematikan jerawat. Dokter kulit akan merekomendasikan penggunaan retinoid setelah Anda mandi atau sebelum tidur. 

2. Lakukan kompres hangat

Mengompres area ketiak yang terdapat jerawat dengan air hangat bisa menjadi cara menghilangkan jerawat. Langkah ini dapat membantu meredakan rasa nyeri dan tidak nyaman akibat jerawat pada ketiak.Anda dapat menggunakan handuk atau kain bersih yang telah dibasahi air hangat selama 15-20 menit, lalu tempelkan pada kulit ketiak yang berjerawat. Lakukan cara mengobati jerawat pada ketiak ini sebanyak tiga kali sehari.

3. Konsumsi obat minum

Jika dokter kulit mendiagnosis jerawat di area ketiak Anda tergolong parah, ia mungkin akan merekomendasikan kombinasi obat-obatan tertentu. Dokter juga mungkin akan menambah jenis obat minum, misalnya menggunakan isotretinoin.Penggunaan isotretinoin harus di bawah pengawasan dokter karena berpotensi menimbulkan efek samping yang serius. Mulai dari mulut dan kulit yang kering, mimisan, pembengkakan pada kelopak mata dan bibir, sakit perut, hingga rambut rontok. 

4. Jangan memencet jerawat

Meski diklaim sebagai cara menghilangkan jerawat dengan cepat, memencet jerawat justru dikhawatirkan dapat membuat iritasi kulit serta memperparah kondisi jerawat yang Anda alami. Selain itu, Anda tidak dianjurkan sering menyentuh jerawat yang terdapat pada area ketiak karena dapat meningkatkan risiko memecah jerawat sehingga meninggalkan bekas luka. 

5. Krim obat antijamur

Jika jerawat di area ketiak disebabkan oleh infeksi jamur, dokter mungkin akan meresepkan krim obat antijamur untuk mengobatinya. Baca Juga: Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung yang Mengganggu

Bagaimana cara mencegah jerawat di ketiak agar tidak muncul lagi?

Ingin jerawat di ketiak tidak muncul lagi di kemudian hari? Jangan khawatir, Anda dapat melakukan beberapa hal sebagai cara mencegah jerawat di ketiak. Berikut adalah penjelasan selengkapnya. 

1. Mandi secara rutin

Salah satu cara mencegah jerawat di ketiak adalah dengan mandi secara rutin.Pastikan Anda membersihkan area ketiak dan lipatan tubuh lainnya dengan tepat. Mandi, terutama setelah berkeringat, dapat meminimalisir penumpukan sel-sel kulit mati dan sebum, yang menjadi penyebab jerawat muncul. 

2. Segera ganti pakaian bersih saat berkeringat

Jika pakaian yang Anda kenakan basah, sebaiknya segera ganti dengan pakaian yang bersih dan kering, terutama setelah berolahraga. Hal ini berlaku juga untuk penggunaan bra khusus olahraga. Mengganti pakaian dalam secara rutin dapat menjaga kulit area ketiak tetap bersih. 

3. Hindari menyentuh area ketiak dengan tangan kotor

Bagi Anda yang kerap menyentuh area ketiak dengan tangan kotor, sebaiknya hindari kebiasaan ini mulai sekarang. Menyentuh area ketiak tanpa mencuci tangan terlebih dahulu dapat menyebabkan perpindahan bakteri dan minyak dari tangan yang kotor ke area kulit ketiak. Akibatnya, infeksi dapat terjadi. Jadi, pastikan mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh area wajah dan tubuh yang rentan terhadap jerawat. 

Catatan dari SehatQ

Jerawat di area ketiak bisa menimbulkan kekhawatiran, terutama jika Anda tidak mengetahui penyebabnya.Sebab, beberapa masalah kulit di ketiak bisa jadi bukanlah jerawat, melainkan benjolan yang menyerupai jerawat yang disebabkan oleh kondisi medis tertentuOleh karena itu, Anda disarankan untuk tetap menanganinya dengan serius dan tidak meremehkannya. Tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter guna mengetahui penyebab dan cara penanganan yang tepat. Anda bisa konsultasi dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk mengetahui lebih lanjut seputar penyebab jerawat di ketiak dan pengobatannyaCaranya, download sekarang di App Store dan Google Play. Gratis!
jerawatkesehatan kulitketiak hitampengobatan jerawatmasalah kulit
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325585
Diakses pada 5 Mei 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/armpit-pimple#1
Diakses pada 5 Mei 2020
AAD. https://www.aad.org/public/diseases/acne/DIY/back-acne
Diakses pada 21 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait