Jerawat di Hidung, Apa Penyebab dan Bagaimana Cara Mengobatinya?


Jerawat di hidung disebabkan oleh penumpukan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori dan produksi sebum berlebih. Jika jerawat di dalam hidung disertai rasa sakit, oleskan salep antiseptik atau kompres air hangat dapat membantu mengobatinya.

(0)
Jerawat di hidung bisa disebabkan oleh penumpukan sel mati yang menyumbat pori-poriMemencet jerawat di hidung bukanlah cara mengobati yang tepat
Selain muncul di area wajah dan punggung, jerawat di hidung juga dapat muncul. Meski letaknya tidak mengganggu penampilan, jerawat dalam hidung tentu dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Apa sebenarnya penyebab jerawat di dalam hidung dan bagaimana cara mengatasinya?

Jenis-jenis jerawat di hidung

Jerawat di hidung ada yang disebabkan oleh acne vulgaris dan acne rosacea
Jerawat di hidung dapat mengganggu penampilan
Sebelum mengetahui penyebab jerawat di hidung, penting mengenal jenis-jenis jerawat di hidung terlebih dahulu. Pada dasarnya, terdapat 2 jenis jerawat yang kerap muncul di area hidung, yaitu acne vulgaris dan acne rosacea. Berbeda nama jenis jerawat, berbeda pula penyebab dan penampilannya. Simak penjelasannya berikut ini.

1. Acne vulgaris

Acne vulgaris adalah jenis jerawat yang umumnya mirip dengan jerawat, komedo (whiteheads dan blackheads), serta jerawat kistikPenyebab jerawat di hidung akibat acne vulgaris adalah adanya penyumbatan pori-pori. Jika Anda mengalami jenis jerawat ini, maka biasanya jerawat juga dapat muncul di area wajah atau tubuh lainnya, seperti punggung.

2. Acne rosacea

Pada beberapa kasus, penyebab jerawat di hidung adalah akibat acne rosacea.Sesuai namanya, acne rosacea adalah sejenis masalah kulit bernama rosacea.Kemunculan acne rosacea ditandai dengan ruam kemerahan pada kulit dan pembengkakan pada area wajah. Gejala acne rosacea bisa terjadi pada hidung. Mulanya, hidung Anda mungkin akan tampak membesar karena peradangan, dan jerawat muncul di atas permukaan kulit yang mengalami ruam kemerahan. Hidung Anda mungkin akan tampak membesar akibat peradangan dan jerawat di hidung luar yang terkena ruam kemerahan akan muncul. Selanjutnya, jenis jerawat ini dapat menyebar ke area wajah lain, seperti dahi dan pipi. 

Apa penyebab jerawat di dalam hidung?

Arti jerawat di hidung biasanya menandakan kondisi kulit yang berminyak dan efek stres. Meski yang umum sering dialami adalah jerawat di hidung luar, nyatanya jerawat di dalam hidung juga dapat terjadi.Penyebab jerawat di hidung adalah penyumbatan pori-pori yang disebabkan oleh folikel rambut, penumpukan sel-sel kulit mati, serta produksi minyak berlebih atau sebum.Jika hal tersebut terjadi, bakteri akan lebih mudah berkembang dan memicu peradangan yang disertai rasa nyeri sehingga menjadi penyebab jerawat di hidung muncul, termasuk di dalam hidung.
Jerawat di hidung dapat disebabkan oleh produksi sebum dan jerawt di T-zone
Penyebab jerawat di hidung luar muncul karena penyumbatan pori-pori
Orang dewasa cenderung mengalami jerawat di area T-zone wajah, yaitu mulai dari dahi, hidung, hingga dagu.Sebuah hasil penelitian mengungkapkan bahwa ada keterkaitan antara produksi sebum dan jerawat di T-zoneSebab, T-zone cenderung memproduksi lebih banyak minyak, bila dibandingkan dengan area wajah lainnya.Hal inilah yang membuat area luar dan dalam hidung cenderung rentan tumbuh jerawat.Selain itu, penyebab jerawat di hidung juga bisa terjadi akibat infeksi bakteri yang menyumbat pori-pori kulit dalam hidung. Beberapa kemungkinan jenis infeksi yang jadi penyebab jerawat di dalam hidung bisa muncul, meliputi:

1. Vestibulitis nasal

Salah satu kemungkinan infeksi penyebab jerawat di dalam hidung adalah vestibulitis nasal. Vestibulitis nasal dapat menimbulkan benjolan berwarna merah atau putih yang meradang di bagian dalam lubang hidung. Vestibulitis nasal dikenal pula dengan folikulitisPenyebab folikulitis yang utama adalah bakteri Staphylococcus (staph). Beberapa kebiasaan tertentu akibat infeksi bakteri ini, seperti mengupil terlalu dalam atau membuang ingus terlalu sering. dapat menjadi penyebab jerawat di dalam hidung. 

2. Bisul di dalam hidung dan selulitis

Penyebab jerawat di dalam hidung berupa bisul yang parah dapat menyebabkan selulitis. Selulitis adalah infeksi kulit yang menyebar dengan cepat dan dapat masuk ke aliran darah Anda. Orang yang mengalami kondisi ini akan menyadari area kulitnya membentuk lesung, meradang, membengkak, disertai rasa nyeri. Pada beberapa kasus yang sangat parah dan tidak mendapatkan penanganan, selulitis bahkan bisa berakibat fatal dan memicu kematian.Pasalnya, infeksi MRSA atau methicillin-resistant Staphylococcus aureus sulit ditangani dan kebal akan berbagai macam antibiotik.

3. Rambut tumbuh ke dalam (ingrown hair)

Rambut yang tumbuh ke dalam atau ingrown hair dapat terjadi di bagian tubuh mana saja, termasuk jadi menjadi penyebab jerawat di dalam hidung. Kondisi ini dapat timbul akibat kebiasaan menghilangkan bulu hidung dengan cara mencabutnya, misalnya dengan waxing atau menggunakan pinset.

4. Trombosis sinus kavernosus

Sinus kavernosus adalah pembuluh darah besar yang terdapat di dasar tengkorak.Ketika terinfeksi, bisul atau jerawat dalam hidung bisa menyebabkan pembentukan gumpalan darah di vena dan menghambat aliran darah ke otak atau dikenal dengan istilah trombosis. Meski jarang terjadi, kondisi ini termasuk membahayakan jiwa. Gejala dari kondisi ini adalah sakit kepala, penglihatan kabur, rasa kantuk luar biasa, ukuran pupil mata tidak seimbang, hingga demam tinggi yang tidak wajar.Baca Juga: Arti Letak Jerawat dan Cara Mencegah KemunculannyaJerawat dalam hidung cenderung berisiko tinggi pada orang dewasa yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah serta penderita diabetes. Pasalnya, kedua kelompok orang dewasa ini lebih rentan mengalami infeksi pada kulit.

Bagaimana cara menghilangkan jerawat di hidung?

Sebagian besar jerawat di hidung dapat diatasi. Namun alangkah baiknya, Anda memeriksakan jerawat di dalam hidung ke dokter kulit agar penanganannya lebih efektif.Berikut adalah beberapa cara menghilangkan jerawat di hidung yang biasa dianjurkan oleh dokter.

1. Mengoleskan salep

Cara menghilangkan jerawat di hidung bisa dengan salep
Oleskan salep jerawat asam salisilat atau benzoil peroksida
Salah satu cara menghilangkan jerawat di hidung adalah dengan mengoleskan salep jerawat. Salep oles yang mengandung antiseptik atau retinoid dapat mengobati jerawat dalam hidung. Anda juga dapat menggunakan salep jerawat yang mengandung asam salisilat atau benzoil peroksida yang mampu membersihkan pori-pori agar lebih bersih dan mengurangi tampilan jerawat. Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan obat jerawat oles sesuai dengan jenis jerawat dalam hidung Anda.

2. Mengonsumsi obat minum

Cara menghilangkan jerawat di hidung berikutnya adalah mengonsumsi obat minum.Ya, Anda mungkin memerlukan kombinasi obat topikal (oles) dan obat oral (minum). Terlebih, jika jerawat yang Anda alami tergolong dalam level sedang atau berat. Hal ini bertujuan mencegah jerawat muncul lagi pada area hidung.

3. Kompres hidung dengan air hangat

Mengompres hidung dengan kapas atau kain yang dibasahi air hangat dapat menjadi cara menghilangkan jerawat di dalam hidung. Cara mengatasi jerawat di hidung ini bisa membantu meredakan rasa nyeri dan tidak nyaman akibat munculnya jerawat dalam hidung.Anda dapat menggunakan kapas, kain, atau handuk bersih yang telah dibasahi air hangat selama 15-20 menit, sebanyak 3 kali sehari.

4. Minum obat pereda rasa nyeri

Jika jerawat dalam hidung disebabkan oleh infeksi dan memicu rasa nyeri, Anda dapat minum obat pereda nyeri sebagai cara menghilangkan jerawat di dalam hidung. Obat ini bisa Anda beli sendiri di apotek maupun atas resep dokter.Ibuprofen dan paracetamol merupakan contoh obat pereda nyeri yang bisa Anda gunakan. Pastikan Anda mematuhi aturan pakai yang tertera pada kemasan atau anjuran dokter.

5. Menggunakan minyak esensial

Jerawat di hidung bisa diatasi dengan penggunaan minyak esensial
Oles atau hirup minyak tea tree oil 
Minyak esensial juga dapat menjadi cara mengatasi jerawat di hidung untuk meredakan rasa nyeri. Beberapa orang mungkin  merasa lebih nyaman setelah mengoleskan atau menghirup minyak esensial. Sebelum menggunakannya, pastikan Anda tidak memiliki alergi terhadap minyak esensial tersebut. Anda juga sebaiknya memilih minyak esensial dengan kandungan yang tidak terlalu keras.Berbagai minyak esensial yang aman digunakan, antara lain tea tree oil, neem oil, cinnamon oil, atau rosemary oilAnda bisa mencampurkannya dengan minyak pelarut (carrier oil), seperti minyak kelapa atau minyak zaitun. 

6. Menghindari kebiasaan menyentuh hidung

Hindari menyentuh bagian dalam hidung, termasuk bila ada jerawat dalam hidung.Sebab, menyentuh bagian dalam hidung, terutama tanpa membersihkan jari tangan, dapat meningkatkan risiko pori-pori tersumbat hingga infeksi bakteriTak hanya itu, sering menyentuh jerawat yang terdapat pada area hidung juga dapat memecah jerawat dan meninggalkan bekas luka. Hal ini juga termasuk menghindari kebiasaan mengupil terlalu dalam.

7. Jangan membuang ingus terlalu keras

Membuang ingus terlalu keras dapat menyebarkan infeksi dan memperparah rasa nyeri dan ketidaknyamanan akibat jerawat dalam hidung

8. Memakai masker

Menjaga kebersihan area hidung dengan memakai masker saat berada di luar rumah juga menjadi cara menghilangkan jerawat di dalam hidung. Hal ini bertujuan untuk mencegah infeksi di dalam hidung semakin parah.

9. Jangan memencet jerawat

Cara mengatasi jerawat di hidung jangan memencetnya
Jangan memencet jerawat di hidung
Hindari kebiasaan memencet jerawat, termasuk jerawat yang muncul di area hidung. Pasalnya, memencet jerawat dapat merusak lapisan kulit dan berisiko menginfeksi pori-pori kulit.

10. Minum antibiotik

Jika penyebab jerawat di dalam hidung karena infeksi bakteri, sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis kulit terlebih dahulu. Dokter mungkin akan meresepkan obat antibiotik, seperti bacitracin atau mupirocin.Sedangkan, kondisi infeksi yang sudah parah mungkin memerlukan rawat inap di rumah sakit. Dokter atau perawat akan memberikan obat antibiotik dalam bentuk cairan intravena.

Hal yang perlu dilakukan untuk mencegah jerawat dalam hidung

Jerawat di hidung dapat menimbulkan rasa tidak nyaman
Hindari menyentuh area hidung tanpa cuci tangan terlebih dulu
Meski tidak mengganggu penampilan, kemunculan jerawat di area hidung dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Maka dari itu, alangkah baiknya jika Anda menerapkan cara untuk mencegah kemunculan jerawat di area hidung.Adapun hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencegah jerawat di dalam hidung, yaitu:

1. Cuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh wajah

Salah satu cara untuk mencegah jerawat di dalam hidung adalah cuci tangan menggunakan air dan sabun sebelum dan sesudah menyentuh wajah, termasuk area hidung.Sebaiknya, Anda tidak sembarangan menyentuh area hidung tanpa cuci tangan terlebih dahulu. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi risiko berpindahnya kotoran dan bakteri di area hidung. Dengan cuci tangan, Anda dapat membantu membersihkan kotoran dan bakteri yang mungkin menempel di tangan.

2. Berhati-hati saat mencukur bulu hidung

Cara untuk mencegah jerawat dalam hidung adalah dengan berhati-hati saat mencukur bulu hidung. Selalu gunakan alat pencukur bulu hidung yang bersih, pastikan pula tangan Anda dalam keadaan bersih.Anda bisa mencabut bulu hidung menggunakan trimmer, atau alat pencabut bulu hidung lainnya yang aman. Anda juga bisa melakukan terapi laser. Namun, prosedur ini bisa menimbulkan efek samping, seperti rentan melukai membran mukosa dalam hidung. Biaya untuk melakukan tindakan medis ini pun tergolong lebih mahal. 

3. Hindari stres

Stres dapat menurunkan kekebalan tubuh dan memperlambat proses penyembuhan jerawat dalam hidung. Maka dari itu, hindari stres sebagai cara menghilangkan jerawat di dalam hidung sekaligus tindakan pencegahannya.

Kapan jerawat dalam hidung perlu dikonsultasikan ke dokter?

Apabila Anda mengalami jerawat di dalam hidung yang sangat mengganggu dan menyakitkan, segera periksakan ke dokter spesialis kulit. Anda juga perlu memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami gejala, seperti:
  • Mata buram
  • Penglihatan ganda
  • Sakit kepala
  • Demam
  • Mengalami ruam merah, bengkak, dan nyeri
  • Mendadak merasa bingung
  • Ukuran pupil mata tidak sama
  • Jerawat dalam hidung semakin memburuk
Dokter akan membantu Anda dalam menentukan pengobatan jerawat dalam hidung sesuai dengan jenis dan penyebabnya.Anda juga bisa konsultasi dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk bertanya lebih lanjut seputar jerawat dalam hidung. Caranya, download sekarang di App Store dan Google Play.
jerawatpengobatan jerawatmasalah kulit
Healthline. https://www.healthline.com/health/pimple-inside-nose#causes
Diakses pada 14 Oktober 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323322.php
Diakses pada 14 Oktober 2019
WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/acne/acne-treatments-that-work
Diakses pada 14 Oktober 2019
Journal of the European Academy of Dermatology and Venereology. https://www.researchgate.net/publication/51885830_Facial_sebum_affects_the_development_of_acne_especially_the_distribution_of_inflammatory_acne
Diakses pada 1 September 2020
Skin Kraft. https://skinkraft.com/blogs/articles/pimples-on-nose
Diakses pada 28 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/nose-acne#acne-vulgaris-vs-acne-rosacea
Diakses pada 28 Oktober 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320972#causes-of-acne-rosacea
Diakses pada 28 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait