7 Jenis Terapi Pijat yang Umum dan Manfaatnya


Pijat tidak cuma bermanfaat untuk mengatasi pegal dan otot kaku. Terapi pijat tertentu, seperti pijat refleksi dan shiatsu, dipercaya dapat membantu meringankan gejala penyakit tertentu. Namun, terapi pijat sebaiknya tidak dijadikan sebagai pengganti perawatan medis.

0,0
16 Sep 2021|Atifa Adlina
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
perempuan sedang terapi pijatterapi pijat bermanfaat untuk merilekskan otot tubuh yang kaki
Tak hanya untuk menenangkan tubuh, terapi pijat juga mempunyai manfaat untuk membantu mengatasi penyakit tertentu. Apalagi, ada macam-macam terapi pijat yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan. Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini.

Manfaat terapi pijat untuk tubuh

orang pijat
terapi pijat dapat meredakan stres
Di Indonesia, terapi pijat atau massage adalah salah satu pengobatan alternatif yang diminati oleh masyarakat. Popularitasnya pun bukan tanpa alasan. Berbagai penelitian yang ada hingga kini telah membuktikan bahwa pijat tergolong efektif membantu meredakan gejala dari suatu masalah kesehatan.Mengutip dari Mayo Clinic, terapi pijat adalah istilah untuk menekan, menggosok, dan menggerakkan area kulit, otot, tendon, hingga ke bagian ligamen.Umumnya, manfaat utama dari massage adalah untuk membuat tubuh yang terasa kaku menjadi lebih rileks. Pijatan juga dapat memicu pelepasan hormon endorfin sehingga meredakan stres.Selain itu, ada berbagai macam manfaat lain yang bisa Anda rasakan dari terapi pijat secara rutin, di antaranya adalah:
  • Mengurangi ketegangan dan nyeri otot.
  • Meningkatkan sirkulasi dalam tubuh.
  • Menstimulasi sistem kekebalan tubuh.
  • Mengurangi hormon stres.
  • Menjaga keseimbangan tekanan darah.
  • Meningkatkan fleksibilitas sendi.
  • Membantu memulihkan cedera.
  • Mengurangi rasa cemas dan depresi.

Macam-macam terapi pijat

Selain pijat urut yang mungkin sudah biasa Anda rasakan, ada berbagai jenis terapi pijat lain yang perlu Anda ketahui. Siapa tahu, salah satunya bisa membantu Anda meringankan atau mengobati masalah kesehatan yang sedang dialami.Namun, perlu Anda perhatikan pula bahwa terapi pijat sebaiknya tidak dijadikan sebagai pengganti perawatan medis. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter apakah Anda boleh melakukan pijat jika memiliki penyakit atau kondisi kesehatan tertentu.

1. Pijatan dalam

terapi pijatan dalam
deep massage bantu meredakan kecemasan dan nyeri kronis
Pijatan dalam atau deep massage adalah salah satu jenis terapi yang menggunakan teknik tekanan lebih lambat serta kuat. Jenis pijatan ini disebut memengaruhi lapisan otot serta jaringan tubuh yang lebih dalam.Manfaat yang bisa Anda rasakan dari pijatan ini adalah untuk membantu meredakan kecemasan dan memperbaiki kerusakan otot akibat cedera atau nyeri kronis.

2. Pijat Swedia

Terapi pijat Swedia tergolong cocok bagi pemula karena bermanfaat untuk membantu meregangkan otot tubuh yang tegang serta rasa sakit ringan.Biasanya, terapis akan melakukan pijatan yang pelan, gerakan melingkar, mengalir panjang ke arah jantung, hingga pijatan yang terasa cukup menekan.

3. Pijat batu panas

Selain dengan menggunakan tangan, ada pula terapi pijat yang menggunakan alat tertentu seperti batu panas (hot stone). Hampir mirip seperti pijat Swedia, penggunaan batu panas bermanfaat untuk membantu mengurangi rasa sakit, meningkatkan aliran darah, melemaskan otot, serta membuat tubuh menjadi lebih rileks. 

4. Pijat refleksi

Salah satu jenis terapi pijat ini menggunakan prinsip titik refleksi pada setiap bagian tubuh, seperti kaki, tangan, wajah, kepala, perut, dan sebagainya.Setiap titik tersebut merespons tekanan sehingga membantu merangsang proses penyembuhan alami. Sebagai contoh, titik refleksi pada tangan dianggap bermanfaat untuk mengatasi sembelit, penyakit jantung, pilek, hingga masalah pernapasan.Begitu juga ketika Anda melakukan pijat refleksi kaki yang juga bermanfaat untuk membantu melancarkan aliran darah, menjaga kesehatan mata, hingga mengurangi stres.

5. Pijat shiatsu

pijat shiatsu
Pijat shiatsu berguna untuk meredakan stres dan sakit kepala tegang
Teknik terapi pijat yang berasal dari Jepang ini cukup mirip dengan akupunktur karena fokusnya pada titik tertentu. Walaupun begitu, pijat shiatsu tidak menggunakan jarum khusus dan manfaatnya akan terasa untuk meningkatkan aliran energi ke seluruh tubuh.Hal ini karena pijatan dapat membantu mengurangi ketegangan, rasa sakit, stres, serta sakit kepala.

6. Pijat olahraga

Agar cedera karena olahraga tidak semakin parah, Anda juga bisa mencoba terapi pijat khusus olahraga. Dengan catatan, dokter sudah memperbolehkan untuk melakukannya.Apalagi, teknik yang digunakan pun tergantung dengan kondisi cedera. Pijat olahraga adalah perpaduan teknik untuk membantu meningkatkan kinerja otot agar pulih lebih cepat. 

7. Pijat trigger point

Saat mengalami cedera, nyeri kronis, masalah pada jaringan otot, atau kondisi lainnya, Anda juga bisa mencoba terapi pijat titik pemicu. Fokus dari pijatannya adalah kombinasi tekanan yang kuat dan juga dalam untuk mengurangi rasa sakit. Meskipun akan membuat tubuh terasa lebih nyaman, sebagian jenis terapi pijat juga mungkin bisa membuat tubuh terasa sakit.Maka dari itu, selain berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, pastikan Anda juga memilih terapis pijat terpercaya.  Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar manfaat terapi pijat, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
cedera otottips kesehatanmenjaga kesehatanhidup sehatpijat
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/stress-management/in-depth/massage/art-20045743. Diakses pada September 2021Better Health Channel. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/massage. Diakses pada September 2021Healthline. https://www.healthline.com/health/types-of-massage#trigger-point. Diakses pada September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait