Jenis Suplemen Otot untuk Memperkuat Tubuh


Kreatin, protein, beta-alanin, hingga HMB adalah beberapa suplemen yang bisa Anda gunakan untuk membentuk otot. Konsumsi zat berikut ditambah dengan olahraga untuk mengembangkan otot secara maksimal.

0,0
23 Aug 2021|Azelia Trifiana
Suplemen otot dapat Anda yang ingin meningkatkan massa ototSuplemen otot dapat Anda yang ingin meningkatkan massa otot
Apa manfaat yang paling Anda incar dari berolahraga rutin? Tubuh semakin kuat? Checked. Tidur nyenyak? Checked. Satu lagi, otot semakin kuat. Untuk membantu mewujudkan yang terakhir, suplemen otot bisa jadi pilihan. Bukan hanya penampilan fisik, ini akan membantu Anda lebih bugar dan tidak rentan cedera.Meski demikian, tentu suplemen pembentuk otot bukan satu-satunya cara yang manjur. Perlu ada hal lain yang dilakukan secara bersamaan, yaitu mengonsumsi kalori sesuai kebutuhan utamanya protein, serta tentu saja berolahraga yang memperkuat otot.

Suplemen pembentuk otot

Meski tanpa suplemen pun, sebenarnya Anda bisa saja memiliki otot yang kuat. Namun, ada beberapa suplemen otot tertentu yang dapat membantu mewujudkannya, seperti:

1. Kreatin

Secara alami, tubuh manusia memproduksi molekul berupa kreatin. Kreatin memberikan energi untuk otot dan jaringan-jaringan tubuh. Mengonsumsi suplemen otot ini dapat meningkatkan kandungan kreatin dalam otot hingga 40% di atas normal.Tentu saja, efeknya adalah sel-sel otot dan performa berolahraga menjadi lebih optimal. Bagi yang ingin meningkatkan massa otot, suplemen satu ini bisa dicoba.Lebih jauh lagi, kreatin juga meningkatkan kandungan air dalam sel-sel otot. Dengan demikian, sel-sel otot akan sedikit membengkak dan memberi sinyal untuk pertumbuhan otot.Dari seluruh jenis suplemen pembentuk otot, kreatin merupakan yang paling aman dan telah banyak dipelajari secara ilmiah. Artinya, cocok bagi yang pertama kali mencari suplemen otot.

2. Protein

Mengonsumsi cukup protein adalah hal penting untuk membentuk massa otot. Secara spesifik, Anda seharusnya mengonsumsi lebih banyak protein ketimbang yang dibakar. Sayangnya bagi beberapa orang, tidak mudah memenuhi kebutuhan protein hanya dari makanan.Jika ini yang terjadi, tak ada salahnya mencoba suplemen otot berupa protein. Contoh yang paling populer adalah kasein dan kedelai. Terbukti dalam penelitian dari Baylor University, Texas, AS, suplemen protein lebih efektif meningkatkan massa otot ketimbang menambah karbohidrat.Bagi individu yang aktif berolahraga, idealnya asupan protein setiap harinya adalah 2 gram per kilogram berat badan.

3. Beta-alanine

Ini adalah jenis asam amino yang dapat meredakan kelelahan serta mengoptimalkan performa fisik seseorang. Tak hanya itu, beta-alanine juga membantu meningkatkan massa otot bagi yang aktif berolahraga.Sebuah studi pada tahun 2011 menemukan bahwa konsumsi 4 gram beta-alanine setiap hari dapat meningkatkan massa otot. Hasil ini diperoleh dari penelitian pemain bola dan atlet angkat beban selama delapan pekan.Namun tidak seperti suplemen pembentuk otot yang lain, masih perlu ada lebih banyak lagi bukti ilmiah untuk memperkuat apa manfaatnya.

4. Asam amino rantai cabang

Disebut juga branched-chain amino acids atau BCAA, suplemen ini terdiri dari tiga asam amino yaitu leusin, isoleusin, dan valin. Asam amino ini banyak ditemukan dalam sumber protein hewani seperti daging sapi, daging unggas, produk olahan susu, telur, dan ikan.Setidaknya 14% asam amino dalam otot terdiri dari asam amino rantai cabang. Konsumsi asam amino rantai cabang dalam bentuk suplemen pun juga populer. Klaimnya dapat menambah massa otot, utamanya pada orang yang tidak mengonsumsi cukup protein dari makanan.

5. HMB

Beta-hydroxy beta-methylbutyrate atau HMB adalah molekul yang terbentuk ketika tubuh memproses asam amino leusin. Fungsinya cukup penting terutama untuk mengurangi terpecahnya protein otot.Meski secara alami diproduksi tubuh, mengonsumsinya sebagai suplemen otot dapat memberikan manfaat tersendiri. Utamanya untuk meningkatkan massa otot. Namun, tentu khasiat ini bergantung pada level aktivitas fisik dan intensitas olahraga individu tersebut.

Catatan dari SehatQ

Ada banyak jenis suplemen pembentuk otot dengan beragam klaim. Apabila dipadukan dengan pola makan tinggi protein serta olahraga fisik secara rutin, hasilnya bisa terlihat.Bagi yang baru memulai dan bimbang memilih suplemen pembentuk otot, kreatin adalah salah satu yang teraman dan bisa jadi pilihan. Namun, tentu perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan juga riwayat medis.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar aman tidaknya suplemen otot dan efek sampingnya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
suplemenhidup sehatpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/supplements-for-muscle-gain
Diakses pada 9 Agustus 2021
The Journal of Strength & Conditioning Research. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/21659893/
Diakses pada 9 Agustus 2021
The Journal of Strength & Conditioning Research. https://ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/16937979   
Diakses pada 9 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait