5 Jenis Rumput Laut yang Sehat untuk Dimakan


Wakame, kombu, kelp, hingga spirulina adalah jenis rumput laut yang menyehatkan untuk dikonsumsi. Umumnya mengandung protein, serat, karbohidrat, vitamin A, vitamin B, dan C.

0,0
13 Aug 2021|Azelia Trifiana
Mengonsumsi rumput laut menyehatkan bagi tubuhMengonsumsi rumput laut menyehatkan bagi tubuh
Tumbuh di laut, ada banyak jenis rumput laut yang bisa dimakan. Bahkan, banyak rumput laut yang punya khasiat menyehatkan bagi tubuh. Mulai dari nori, kelp, wakame, dan banyak lagi.Rumput laut bermanfaat untuk kesehatan sebab di dalamnya terdapat mineral yang mudah dicerna tubuh. Jadi, tak ada salahnya menambahkan rumput laut dalam menu makanan sehari-hari demi kesehatan pencernaan, fungsi tiroid, hingga menurunkan berat badan.

Kandungan nutrisi rumput laut

Setiap jenis rumput laut memiliki kandungan nutrisi dan mineral yang berbeda. Secara umum, rumput laut menjadi pilihan bagi yang ingin memenuhi asupan vitamin dan mineral tanpa menambah kalori.Lebih spesifik lagi, rumput laut mengandung nutrisi berupa:
  • Protein
  • Karbohidrat
  • Serat
  • Mineral
  • Asam lemak tak jenuh ganda
  • Vitamin A
  • Vitamin B
  • Vitamin C
  • Vitamin E
  • Zat besi
  • Yodium
Selain itu, rumput laut juga mengandung antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari stres oksidatif dan mengurangi peradangan sel-sel tubuh.

Jenis rumput laut yang bisa dimakan

Lalu, apa saja jenis rumput laut yang bisa dimakan dan menyehatkan?

1. Wakame

wakame mengandung yodium
Wakame mengandung yodium
Sejak berabad silam, wakame telah dibudidayakan di Jepang dan Korea. Dalam 10 gram atau dua sendok makan wakame saja, sudah memenuhi 280% kebutuhan yodium harian. Kalorinya rendah namun telah memberi asupan nutrisi penting melimpah.Banyak orang menyukai wakame karena teksturnya lembut dan rasanya tidak terlalu dominan. Jika ingin mengonsumsinya, ada baiknya merendam terlebih dahulu untuk mengurangi kelebihan garam. Wakame bisa jadi pengganti sayuran berdaun seperti selada atau bayam.

2. Kelp

Termasuk dalam alga cokelat, rumput laut kelp biasanya tumbuh di perairan dangkal di area beriklim sedang. Ada banyak varietas dari kelp, salah satunya yang paling populer adalah kombu. Orang Jepang banyak mengonsumsi kombu karena diyakini bisa memperpanjang usia.Antioksidan di dalam kelp dapat mencegah seseorang menderita penyakit kronis. Selain itu, cocok juga dikonsumsi bagi yang sedang ingin menurunkan berat badan. Kelp biasa dikonsumsi sebagai campuran dalam sup, salad, atau jus.

3. Kombu

kombu
Rumput laut kombu
Rumput laut yang satu ini berukuran besar dengan penampang yang cukup lebar. Kombu umumnya digunakan sebagai bahan kaldu atau kuah rebusan. Rasanya sangat gurih dan merupakan bagian dari resep sup khas Jepang.Menariknya, kandungan yodium dalam kombu juga bermanfaat untuk perkembangan otak. Selain itu, ini juga merupakan nutrisi penting bagi ibu hamil dan ibu menyusui.Ada baiknya, pilih kombu organik yang sisa zat kimianya lebih sedikit. Secara alami, kombu memiliki rasa gurih jadi tidak perlu diberi tambahan garam.

4. Rumput laut cokelat

Disebut juga dulse, rumput laut cokelat biasanya diolah menjadi sup di Korea dan Jepang. Hebatnya lagi, rumput laut cokelat memiliki zat yang diklaim bisa mengobati kondisi medis tertentu seperti kanker dan obesitas. Namun, tentu masih perlu elaborasi dan penelitian lebih lanjut terkait hal ini.Biasanya, orang menambahkan rumput laut cokelat ke dalam sup, salad, dan masakan lainnya. Ada pula suplemen yang mengandung rumput laut cokelat. Konsultasikan terlebih dahulu dengan ahlinya sebelum mengonsumsi suplemen ini.

5. Spirulina

Merupakan superfood yang populer, spirulina terbuat dari ganggang laut berwarna biru kehijauan (blue-green algae). Khasiat dari spirulina dapat menurunkan kadar gula darah serta mengoptimalkan produksi insulin dan enzim di hati.Selain itu, spirulina juga dapat menjadi penawar keracunan logam berat meski masih perlu penelitian lebih lanjut. Kandungan nutrisi spirulina yang paling luar biasa adalah mineral seperti kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, dan natrium.

Efek samping makan rumput laut

Meskipun beberapa jenis rumput laut di atas aman dikonsumsi, tetap saja ada beberapa efek samping dan risiko yang perlu diperhatikan, seperti:
  • Kelebihan yodium

Mengingat kandungan yodiumnya cukup tinggi, mengonsumsi rumput laut berlebihan bisa menyebabkan kelebihan yodium. Dampaknya mulai dari berat badan bertambah, dada sesak, hingga disfungsi tiroid.
  • Keracunan logam berat

Ada pula kekhawatiran bahwa mengonsumsi rumput laut berlebih dapat memicu keracunan logam berat. Sebab, rumput laut menyerap mineral dan nutrisi dari laut. Apabila air laut terkontaminasi logam berat, ini juga turut terserap.Studi yang dimuat di Chemosphere mencatat bahwa jenis rumput laut mengandung logam berat cukup rendah. Hanya saja jika dikonsumsi terus menerus dalam jangka panjang, bisa menyebabkan keracunan.

Cara konsumsi rumput laut

Menambahkan rumput laut dalam menu makanan sehari-hari sangatlah sederhana. Sebab, ada banyak cara untuk mengonsumsinya. Mulai dari dikonsumsi dalam bentuk rumput laut kering seperti di sushi atau dicampurkan dalam salad.Selain itu, memberikan kaldu dari rumput laut untuk bahan sup juga disukai banyak orang. Sebagai contoh kombu, bisa mengurangi risiko perut kembung karena enzim menyehatkan yang ada di dalamnya.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar nutrisi dalam rumput laut, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehathidup sehatpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/wakame#TOC_TITLE_HDR_9
Diakses pada 30 Juli 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/why-is-brown-seaweed-good-for-you#takeaway
Diakses pada 30 Juli 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323916#how-to-eat-seaweed
Diakses pada 30 Juli 2021
Chemosphere. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/28152409/
Diakses pada 30 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait