Kenali Hal Berikut Sebelum Membeli Pisang untuk Bayi


Pisang untuk bayi tentunya berbeda dengan orang dewasa. Sebelum memberikan pisang untuk MPASI, perhatikan jenis pisang apa yang baik, tinggi nutrisi dan cara mengolahnya berikut.

(0)
07 Mar 2020|Aditya Prasanda
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Rekomendasi pisang untuk bayi salah satunya adalah pisang ambonAnda bisa menjumpai beberapa jenis pisang untuk bayi di pasar maupun supermarket.
Ada beberapa jenis sayur dan buah yang dapat dikonsumsi bayi ketika si kecil memasuki usia 6 bulan. Satu di antaranya adalah pisang. Namun, Anda harus mengetahui jenis pisang untuk bayi ini.Sebab, tidak semua pisang dapat dikonsumsi oleh bayi. Pilihlah jenis pisang dengan tekstur yang lembut. Dengan demikian, Si Kecil mudah melahap dan mencernanya. Ini dia jenis-jenis pisang yang bagus untuk bayi.

Jenis pisang untuk MPASI bayi

Pisang merupakan buah dengan begitu banyak nutrisi dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan antioksidan flavonoid, kalium, zat besi, vitamin B6, vitamin C, magnesium serta serat dalam pisang dapat melancarkan pencernaan, menjaga kesehatan kulit dan mata, menjaga fungsi organ dalam seperti lambung, hingga mencegah terjadinya risiko kanker, stroke dan penyakit jantung.Untuk bayi, nutrisi dalam pisang tak hanya membantu setiap organ dan sistem dalam tubuh Si Kecil berfungsi normal, tapi juga berperan sebagai sumber elektrolit alami bagi tubuh, hingga melancarkan pencernaan bayi.Nah, untuk rekomendasi, berikut 3 jenis pisang untuk bayi 6 bulan yang bagus untuk MPASI.

1. Pisang ambon

Jenis pisang untuk bayi yang pertama yaitu pisang Ambon. Tekstur pisang ambon yang lembut, mudah dikonsumsi dan dicerna oleh bayi. Selain dihaluskan menjadi bubur, Anda pun dapat memberikan potongan kecil pisang ambon pada Si Kecil untuk dikonsumsi secara langsung.Menurut ahli, manfaat pisang ambon untuk bayi salah satunya berasal dari kandungan kalium di dalam pisang tersebut yang baik untuk proses metabolisme Si Kecil. Selain itu, kandungan kalorinya yang tinggi juga bermanfaat untuk melancarkan pencernaan. Tak hanya itu, mengonsumsi pisang ambon untuk bayi juga merupakan pilihan yang tepat karena mengandung vitamin A yang berfungsi menjaga kesehatan mata.

2. Pisang mas

Pisang mas yang kaya kalium dan prebiotik, sangat bermanfaat untuk kesehatan usus dan melancarkan pencernaan karena mengandung probiotik. Si Kecil. Pisang yang banyak ditemukan di kawasan tropis dan sub-tropis ini juga memiliki tekstur lembut, sehingga mudah dikunyah dan dicerna bayi.

3. Pisang susu merah

Pisang susu merah merupakan jenis pisang untuk bayi yang juga memiliki tekstur lembut dan mudah dikunyah serta dicerna. Kandungan vitamin C yang tinggi dalam pisang susu merah berperan menjaga kesehatan kulit serta meningkatkan daya tahan tubuh Si Kecil.

Cara mengolah pisang untuk bayi

Pisang merupakan salah satu buah yang sering dijadikan makanan pendamping ASI (MPASI) terbaik. Beberapa jenis pisang yang baik untuk bayi di antaranya seperti pisang ambon, pisang susu merah, dan pisang mas, memiliki tekstur lembut yang mudah dikunyah dan dicerna bayi.Karena teksturnya inilah, Anda dapat memberikan potongan pisang tersebut kepada Si Kecil secara langsung. Selain dikonsumsi secara langsung, Anda juga dapat mengolah jenis pisang untuk bayi ini menjadi bubur pisang maupun diolah bersama makanan lainnya. Caranya seperti berikut ini:Cara membuat bubur pisang untuk bayi:
  • Kupas dan potong pisang dalam potongan kecil.
  • Haluskan menggunakan garpu atau blender.
  • Tuangkan di dalam wadah kecil seperti mangkuk.
  • Tambahkan ASI atau susu formula.
  • Bubur pisang siap disajikan.
Selain dicampur bersama ASI dan susu formula, Anda juga dapat mencampurkan bubur pisang bersama bahan makanan sehat lainnya seperti yogurt dan potongan buah jeruk.

Alasan mengapa pisang ideal untuk MPASI bayi

Buah pisang dikenal memiliki segudang manfaat untuk bayi. Selain tinggi nutrisi, masih ada banyak alasan mengapa buah ini cocok dan ideal untuk dijadikan menu MPASI. Beberapa alasannya adalah sebagai berikut:

1. Memiliki rasa yang manis

Bayi memiliki ketertarikan khusus pada apa pun yang rasanya manis, termasuk pisang. Satu buah pisang berukuran sedang mengandung 110 kalori dan 19 gram gula.Rasa manis yang dihasilkan oleh pisang tersebut membuatnya mudah diterima oleh bayi ketika mulai mengonsumsi makanan padat.

2. Mudah dicerna

Tekstur pisang yang lembut dan mudah dihaluskan membuatnya mudah ditelan dan dicerna bayi. Meski pisang tidak membuat usus bayi bekerja dengan ekstra, namun tetap pastikan Anda telah menghaluskan pisang hingga lembut sebelum memberikannya pada si Kecil.

3. Tinggi serat

Satu buah pisang berukuran sedang mengandung 3 gram serat yang dapat membantu memenuhi asupan serat harian untuk bayi. Serat yang terkandung dalam pisang juga bisa membantu menjaga pencernaan si Kecil.Akan tetapi, sebaiknya Anda tidak memberikan pisang pada bayi ketika ia sembelit karena tanin dan pati yang terkandung di dalamnya dapat memperburuk konstipasi tersebut.

4. Tinggi nutrisi penting

Selain serat, buah pisang juga sangat kaya akan kalium. Mineral ini dapat membantu mengatur tekanan darah, melindungi diri dari batu ginjal, dan mencegah pengeroposan tulang. Bukan hanya itu, pisang juga mengandung banyak potasium yang dapat mencegah anak mengalami kekurangan gizi. Selain itu, terdapat berbagai nutrisi penting lain dalam pisang, seperti vitamin A, vitamin B6, vitamin B12, dan folat yang baik untuk pertumbuhan bayi.Adapun nutrisi yang terkandung dalam 1 cangkir pisang yang dihaluskan adalah:
  • 144 IU (satuan internasional) vitamin A
  • 0,82 mcg vitamin B6
  • 19,6 mg vitamin C
  • 0,22 IU vitamin E
  • 45 mcg folat
  • 1,49 mg niasin
  • 0,31 mg asam pantotenat
  • 806 mg potasium
  • 61 mg magnesium
  • 50 mg fosfor
  • 11 mg kalisum
  • 58 mg zat besi
  • Seng
  • Mangan
  • Tembaga.

5. Murah, mudah didapat dan disajikan

Selain rasanya enak dan tinggi nutrisi, buah pisang juga murah, mudah didapat dan mudah disajikan. Anda bisa mendapatkan buah ini di mana saja mulai dari pasar hingga toko buah. Menyajikan pisang untuk bayi juga terbilang tak sulit. Buah ini bisa disajikan secara langsung atau hanya perlu dihaluskan tanpa menambahkan rasa apapun karena pisang sudah memiliki rasa yang manis dan ramah untuk lidah bayi.Sebelum memberi pisang untuk bayi, ada baiknya jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter. Setelah mendapat lampu hijau dari dokter, Anda bisa mulai membuat makanan pisang yang dihaluskan untuk bayi.

Sayur dan buah lain untuk bayi selain pisang

Selain pisang, jeruk juga direkomendasikan untuk bayi.
Tak hanya pisang yang dikenal bermanfaat untuk Si Kecil. Dikutip dari NHS UK, olahan sayur dan buah yang juga direkomendasikan untuk dikonsumsi bayi sejak 6 bulan untuk menu MPASI antara lain jeruk, apel, kentang, tomat, stoberi, kiwi, wortel, alpukat, brokoli, dan ubi.Kendati demikian, teksturnya yang tidak terlalu lembut, membuat deretan makanan sehat untuk bayi tersebut harus diproses dan dihaluskan terlebih dahulu sebelum Anda memberikannya pada Si Kecil yang berusia 6-7 bulan. Setelah bayi berusia 9 bulan, Anda baru bisa menyajikan buah dan sayur tersebut sebagai menu finger food.
mpasiresep mpasimakanan bayibuah dan sayuran
Healthline.
https://www.healthline.com/health/food-nutrition/benefits-of-bananas#1
Diakses pada 3 Maret 2020
Moms Junction.
https://www.momjunction.com/articles/yummy-fruit-purees-baby_0085485/#gref
Diakses pada 3 Maret 2020
Science Direct.
https://www.sciencedirect.com/topics/agricultural-and-biological-sciences/musa-acuminata
Diakses pada 3 Maret 2020
Specialty Produce.
https://www.specialtyproduce.com/produce/Lady_Finger_Bananas_14422.php
Diakses pada 3 Maret 2020
Baby Centre.
https://www.babycentre.co.uk/a25010527/first-foods-fruit-vs-vegetables
Diakses pada 3 Maret 2020
Healthline.
https://www.healthline.com/nutrition/red-bananas
Diakses pada 3 Maret 2020
NHS. https://www.nhs.uk/start4life/weaning/what-to-feed-your-baby/around-6-months/ Diakses 2 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait