Jenis Perselingkuhan, Ada Pula yang Tak Berinteraksi Secara Fisik


Perselingkuhan memiliki beragam jenis. Meski tidak pernah berinteraksi secara fisik pun, tetap saja bisa termasuk perselingkuhan. Apa saja?

(0)
28 Nov 2020|Azelia Trifiana
Beragam jenis perselingkuhan yang dapat terjadiPerselingkuhan tak hanya bersifat fisik tapi juga emosional
Hubungan dengan orang selain pasangan yang intens secara emosi dan dekat adalah perselingkuhan. Ada banyak jenisnya, bahkan bentuk pengkhianatan secara online atau cyber affair pun bisa terjadi antara dua orang yang belum pernah bertemu satu sama lain.Umumnya perselingkuhan tidak berlangsung lama, meski ada juga yang sampai menghancurkan sebuah hubungan. Apapun bentuknya, ketidakjujuran ini dapat menyebabkan koneksi menjadi tak lagi seperti semula.

Menakar arti perselingkuhan

Apa yang dianggap berselingkuh bagi satu orang mungkin tidak untuk lainnya. Semisal ada yang menganggap kerap berinteraksi secara intens dengan orang asing di dunia maya adalah hal biasa karena tak bersentuhan secara fisik. Padahal, ini juga bisa termasuk sebuah perselingkuhan.Satu yang pasti, berselingkuh berarti mengkhianati kepercayaan dari pasangan. Ada banyak pemicunya, bahkan tak jarang menuding pasangan yang bersalah sehingga menyebabkan seseorang mendua.Tidak ada yang bisa memprediksi jalannya sebuah hubungan ke depannya. Dari sinilah sebaiknya pasangan menyepakati sejauh mana koneksi sosial dengan orang lain dapat dikatakan sebagai perselingkuhan. Tujuannya agar persepsi sama tentang batasan yang tak boleh ditembus.

Jenis perselingkuhan

Terlepas dari banyaknya sebutan untuk sebuah pengkhianatan, berikut beberapa jenisnya:

1. Romantis

pasangan romantis
Perselingkuhan yang melibatkan perasaan
Jika sudah melibatkan perasaan yang cukup mendalam, sebuah hubungan dikatakan sebagai perselingkuhan romantis. Istilah lainnya adalah “an affair of the heart” yang biasanya juga disertai hubungan seksual. Orang yang menikah tidak hanya dengan satu pasangan juga bisa menjalani hubungan semacam ini.

2. Seksual

Ini merupakan jenis perselingkuhan yang umum terjadi. Rasanya bisa begitu intens, namun juga sangat rentan berakhir. Awal dari pengkhianatan jenis ini adalah ketertarikan secara fisik. Rasa puas dan merdeka dari menjalani hubungan semacam ini terkadang memabukkan dan justru menutup potensi konflik sebenarnya dengan pasangan.Meski demikian, meluap-luapnya perasaan dalam perselingkuhan seksual ini membuatnya mudah mencapai titik balik. Ketika antusiasme tak lagi terasa seperti awal, maka ketertarikan pun bisa berkurang satu sama lain. Tidak ada koneksi yang lebih mendalam selain hanya aktivitas seksual.

3. Balas dendam

Ada perselingkuhan yang terjadi karena sengaja ingin menunjukkan kepada pasangan bahwa dirinya juga bisa berkhianat. Contohnya ketika merasa tidak memiliki pernikahan yang bahagia hingga tak ada kemauan untuk menyelamatkan rumah tangga, perselingkuhan bisa jadi pelarian.Pelaku perselingkuhan jenis ini tahu betul bahwa balas dendam tidak akan lantas mengobati perasaan. Itulah mengapa sangat mungkin hubungan ini menjadi sebuah bencana.

4. Emosional

wanita sedang berbicara pada pria
Berawal dari kedekatan emosional bisa berlanjut ke hubungan seksual
Meski tidak ada keintiman secara seksual, namun intimnya emosi yang dirasakan pada jenis perselingkuhan ini membuatnya juga disebut sebagai pengkhianatan. Dengan mudah, hubungan emosional ini dapat terseret lebih dalam melibatkan aspek seksual.Ingat pula bahwa meski jenis perselingkuhan ini tidak melibatkan interaksi fisik secara intens, dampaknya tetap bisa menghancurkan sebuah hubungan. Keintiman pada sebuah hubungan emosional ini bahkan bisa lebih mendalam dibandingkan dengan perselingkuhan casual.

5. Siber

Perselingkuhan siber berarti terjadi lewat pesan teks, surat elektronik, hingga berinteraksi lewat webcam. Kedua orang yang terlibat dalam cyber affair bisa saja tak mengenal satu sama lain, anonim, hingga belum pernah bertemu secara langsung.Di sisi lain, pengkhianatan jenis ini juga bisa terjadi pada dua orang yang saling mengenal di kehidupan nyata. Kemudian, keintiman berlanjut lewat media digital.Meski tak ada interaksi fisik, kedua belah pihak yang terlibat dalam online affair ini memiliki koneksi emosi dan sensual yang tinggi. Sangat mungkin, kondisi ini merusak hubungan dan komitmen yang telah ada dengan pasangan resmi.

6. Open relationship

Ada juga orang yang menganut open relationship atau open marriage. Keduanya sepakat mengizinkan satu sama lain memiliki hubungan seksual hingga emosional dengan orang lain. Bentuknya bisa dengan berpacaran, polyamory, atau ménage à trois. Ada aturan main dalam perselingkuhan jenis ini. Keduanya sama-sama sepakat dengan serangkaian peraturan sejak awal. Meski sudah disepakati sebelumnya, kemungkinan merusak hubungan yang sudah ada tetap bisa terjadi.

Risiko jika terlalu jauh

Perselingkuhan kerap membuat terlena. Menjalani hubungan yang terlarang bisa saja justru membuat seseorang tertantang. Padahal apapun level selingkuh yang dilakukan, tetap saja berarti mengkhianati kepercayaan orang lain.Saat berkhianat, pasti perhatian dan fokus seseorang tak akan lagi tercurah pada pasangannya. Ada hal baru yang menyita perhatiannya dan tanpa sadar membuatnya abai kepada pasangan resmi.Tak hanya itu, lapisan demi lapisan kebohongan harus tetap dirancang demi melanggengkan perselingkuhan. Akan menjadi mudah mengemukakan beragam alasan demi tak pulang ke rumah atau pergi ke tempat lain bersama selingkuhan.Bagaikan bola salju, satu kebohongan kecil akan terus merambat ke dusta demi dusta lainnya. Bahkan pada open relationship sekalipun, kemungkinan ada kebohongan saat berselingkuh tetap ada.

Ketahui betul risiko berselingkuh sebelum memilih opsi ini. Terlalu banyak hal yang terancam rusak apabila mulai berkhianat. Jika memang belum siap menjalani komitmen dengan pasangan, single pun tetap bisa menjadi jomblo bahagia.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar dampak perselingkuhan terhadap kondisi mental seseorang, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
sekshubungan seksual
Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/marriage-affair-2303083
Diakses pada 14 November 2020
Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/is-online-infidelity-really-cheating-22447
Diakses pada 14 November 2020
Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-new-resilience/201004/having-affair-there-are-six-different-kinds
Diakses pada 14 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait