6 Jenis Permainan Anak Perempuan yang Bermanfaat untuk Si Kecil

Permainan anak perempuan cenderung bersifat feminim seperti masak-masakan
Masak-masakan merupakan salah satu jenis permainan anak perempuan yang populer

Ada berbagai jenis permainan anak perempuan yang tak hanya menyenangkan, namun juga dapat menumbuhkan keterampilan anak. Berikut macam-macam jenis permainan untuk anak perempuan yang dapat Anda lakukan bersama si Kecil.

Berbagai pilihan permainan anak perempuan

Lain halnya dengan anak laki-laki yang menyukai permainan yang bersifat maskulin, anak perempuan cenderung menyukai permainan yang feminim. Berikut jenis-jenis permainan yang biasanya dilakukan anak perempuan:

  • Bermain hula hoop

Anak perempuan dapat bermain hula hoop di luar ataupun di dalam rumah. Dalam permainan hula hoop, biasanya anak akan menghitung berapa banyak putaran yang dapat dilakukannya atau berapa lama bulatan tersebut berputar di pinggulnya tanpa terjatuh.

Biarkan hula hoop tersebut berputar selama yang anak bisa. Bermain hula hoop tak hanya menyenangkan, namun juga dapat melatih kelenturan tubuh anak.

  • Permainan menari

Menari dengan musik merupakan permainan yang dapat dilakukan oleh anak perempuan. Dalam permainan ini, ketika musik berdendang anak bebas menari sesuai keinginannya. Lalu, ketika musik berhenti anak juga harus berhenti menari.

Lakukanlah berulang kali selama yang anak mau. Permainan ini dapat melatih keterampilan anak dalam membangun kepercayaan diri.

  • Membuat karya seni atau kerajinan

Anak perempuan biasanya suka membuat karya seni atau kerajinan. Anda dapat mendorong mereka untuk belajar menggambar, melukis, menganyam, menyulam, dan lainnya. Melakukan hal ini bisa mendorong kreativitas anak dan mengeksplorasi imajinasinya.

  • Membangun istana pasir

Membuat istana pasir merupakan salah satu permainan untuk anak perempuan yang menyenangkan. Untuk membangun istana pasir, anak memerlukan sekop, ember, dan beberapa cetakan plastik.

Biarkan anak menggali dan membangun istana pasir sesuka hatinya. Selain istana pasir, anak juga dapat membentuk pasir menjadi berbagai bentuk.

  • Bermain boneka

Ketika bermain boneka, anak dapat memainkan peran sesuai yang mereka inginkan, seperti menjadi seorang putri yang mengadakan pesta teh atau menjadi dokter yang memeriksa pasien.

Melakukan permainan anak perempuan akan memicu mereka menggunakan imajinasinya untuk membuat cerita dan menciptakan karakter lain.

  • Masak-masakan

Masak-masakan umumnya menjadi permainan yang paling disukai anak perempuan. Dalam melakukan permainan ini, anak biasanya akan berpura-pura mengambil pesanan, memasak, dan menyajikan makanan tersebut.

Bermain masak-masakan bisa menumbuhkan keinginan dalam diri anak untuk membantu Anda memasak. Anda dapat memberi si Kecil tugas-tugas yang mudah, seperti membantu menambahkan garam yang telah ditakar ke dalam masakan atau mencuci sayur dan buah.

Manfaat bermain untuk anak

Meski banyak permainan yang bermanfaat, ada sebagian kecil orangtua yang melarang anaknya untuk bermain. Padahal bermain dapat memberi banyak manfaat dan keterampilan baru bagi anak selama dilakukan dengan aman dan tahu batasan waktu. Beberapa manfaat bermain untuk anak, di antaranya:

  • Membangun imajinasi

Banyak permainan yang dapat memacu imajinasi anak dan mendorong keterampilan anak dalam berkreativitas. Bermain imajinatif dapat memberi anak ruang untuk menafsirkan apa yang terjadi sehari-hari dan melatih dirinya untuk menaati perilaku sosial.

  • Mendorong keterampilan sosial

Bermain dapat mendorong keterampilan sosial anak dengan melakukan interaksi, bekerja sama, berbagi, dan bernegosiasi. Hal ini tentu baik untuk anak, Anda pun akan melihat berbagai keterampilan sosial yang dimilikinya.

  • Baik untuk fisik dan psikis

Bermain dapat membantu anak mengatasi stres dan kecemasan. Tanpa waktu yang cukup untuk bermain aktif, anak dapat menjadi pemarah, kaku, dan punya risiko terkena obesitas.

Oleh sebab itu, ajaklah anak melakukan permainan aktif daripada menyuruhnya bermain gadget atau menonton tv.

  • Membantu mengatasi emosi

Jauh sebelum anak dapat mengekspresikan perasaannya melalui kata-kata, mereka dapat mengekspresikannya melalui permainan. Selama bermain, anak mungkin menunjukkan emosinya.

Tugas Anda sebagai orangtua tentu meresponsnya dengan tepat, serta cobalah membuat anak tertawa untuk meredakan ketegangan.

Ketika bermain, biarkan anak menentukan apa yang harus dilakukan dan bagaimana melakukannya, selama masih berada dalam batasan yang aman. Ini dapat membantu anak menunjukkan pada Anda apa yang disukainya.

Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang orangtuanya ikut bermain bersama mereka cenderung lebih bahagia, serta kecil kemungkinan untuk mengalami depresi dan kecemasan. Oleh sebab itu, tak ada salahnya untuk bermain dengan anak.

Akan tetapi, sebaiknya lakukan jika anak meminta atau mengizinkan Anda untuk bermain bersamanya. Tunjukkan pula perhatian Anda agar ikatan bersama anak semakin intim dan membangun kepercayaan yang kuat.

Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/ideas-to-encourage-pretend-play-and-why-its-so-good-for-kids-3894828
Diakses pada 14 November 2019

Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/games-for-kids-to-play-alone-1256807
Diakses pada 14 November 2019

Baby Center. https://www.babycenter.com/0_how-your-child-benefits-from-play_64065.bc
Diakses pada 14 November 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed