logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

12 Penyakit Kulit pada Anak yang Umum Terjadi

open-summary

Terdapat sejumlah penyakit kulit pada anak yang umum terjadi, seperti gatal-gatal, kurap, ruam panas, cacar, hingga penyakit kelima (fifth disease). Untuk mengatasinya, orangtua disarankan membawa si kecil ke dokter agar bisa diketahui penyebabnya secara jelas.


close-summary

3.39

(23)

8 Mei 2019

| Maria Yuniar

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Penyakit kulit pada anak

Terdapat sejumlah penyakit kulit pada anak yang umum terjadi.

Table of Content

  • Jenis penyakit kulit pada anak

Ada berbagai macam jenis penyakit kulit pada anak. Jenis-jenis penyakit yang beragam tersebut menunjukkan gejala yang berbeda-beda juga. Penyebabnya pun berbeda, entah karena alergi, virus tertentu, atau tertular orang lain.

Advertisement

Sebelum menyimak penjelasan mengenai jenis penyakit kulit pada anak dan gambarnya ini, pastikan Anda juga berkonsultasi dengan dokter anak supaya lebih pasti dan si kecil mendapatkan penanganan yang tepat.

Jenis penyakit kulit pada anak

1. Gatal-gatal

Banyak hal yang dapat memicu sengatan gatal atau rasa terbakar ini. Obat-obatan seperti aspirin (yang tidak boleh dikonsumsi anak-anak) dan antibiotik penicillin dapat memicu timbulnya gatal pada anak balita ataupun yang lebih tua.

Selain itu, ada beberapa makanan yang bisa memicu masalah yang sama, termasuk telur, kacang, kerang, dan bahan makanan.

Panas, dingin, dan radang tenggorokan pun dapat menyebabkan badan anak gatal. Bilur-bilur bisa muncul di mana saja pada seluruh tubuh menjelang akhir penyembuhan. Terkadang, penggunaan antihistamin dapat membantu.

Gatal-gatal atau biduran bisa saja menjadi tanda masalah serius, terutama jika diiringi dengan masalah pernapasan atau bengkak di wajah. Jika hal tersebut terjadi, jangan ragu untuk langsung mengunjungi dokter.

2. Kurap

Dalam bahasa Inggris, kurap dikenal dengan nama ringworm. Meski demikian, cacing pita bukanlah penyebab penyakit kulit anak ini. Kurap disebabkan oleh adanya jamur yang hidup dari kulit mati, rambut, dan jaringan kuku.

Pada awalnya, bercak kemerahan, bersisik, atau tonjolan bisa muncul, kemudian tanda merah cincin yang terasa gatal. Kurap dapat menular melalui kontak fisik dengan manusia atau binatang.

Anak-anak mungkin terkena kurap dari handuk atau peralatan olahraga yang dikenakan bersama. Biasanya, dokter akan menyarankan penggunaan krim antijamur untuk mengatasi penyakit kulit pada anak ini.

3. Ruam panas

jenis penyakit kulit pada anak dan gambarnya
Ruam panas atau biang keringat.

Ruam panas atau biang keringat pada anak nampak seperti jerawat merah kecil. Anda bisa melihatnya di bagian kepala, leher, dan bahu bayi.

Ruam biasanya terjadi ketika orangtua mendandani anaknya dengan pakaian yang terlalu hangat. Namun, jenis ruam ini juga bisa terjadi saat cuaca sangat panas.

Berikan bayi Anda pakaian yang sejuk untuk mengantisipasinya. Tidak masalah jika kaki dan tangannya terasa sedikit dingin saat disentuh.

4. Cacar

Cacar merupakan salah satu jenis ruam yang semakin jarang terjadi pada anak-anak berkat adanya vaksin cacar. Penyakit kulit anak ini bisa sangat menular dan menyebar begitu cepatnya, serta meninggalkan rasa gatal dan bintik-bintik merah di sekujur tubuh.

Bintik-bintik tersebut terbagi menjadi beberapa tahap. Pertama, bintik akan melepuh, pecah, kering, dan kemudian berkerak. Pastikan anak Anda telah mendapatkan vaksin cacar agar terhindar dari jenis penyakit kulit pada anak ini.

5. Penyakit kelima (fifth disease)

Penyakit kelima bersifat menular dan biasanya ditularkan hanya dalam beberapa minggu saja.

Penyakit kulit pada anak ini disebabkan oleh virus bernama parvovirus B19, yang dimulai dengan gejala mirip flu. Wajah merona (secara klasik digambarkan sebagai 'merah merona') dan diikuti oleh ruam tubuh.

Penyakit kelima menyebar melalui batuk dan bersin, serta paling cepat menular pada minggu sebelum ruam muncul. Penyebab gatal pada anak balita ini bisa sembuh dengan beristirahat, konsumsi cairan, dan obat penghilang rasa sakit.

Jika si kecil memiliki penyakit kelima dan Anda sedang hamil, sebaiknya hubungi dokter untuk konsultasi lebih lanjut.

6. Impetigo

Impetigo
Jenis penyakit kulit pada anak dan gambarnya.

Impetigo adalah penyakit kulit pada anak yang disebabkan oleh bakteri. Penyakit ini menyebabkan timbulnya luka merah atau lecet, kemudian bisa pecah, mengeluarkan cairan, dan timbul kerak kuning-cokelat. Luka bisa muncul di seluruh tubuh, tetapi kebanyakan di sekitar mulut dan hidung.

Impetigo dapat menyebar melalui kontak dekat atau dengan penggunaan handuk dan mainan bersama-sama. Meski gatal, sebisa mungkin anjurkan si kecil untuk jangan menggaruk karena dapat membuat penyakit kulit anak ini menyebar ke bagian tubuh lain.

Untuk mengobati impetigo, Anda bisa memberikan si kecil salep antibiotik atau antibiotik oral.

7. Kutil

Virus menyebabkan pertumbuhan kutil yang berbau busuk, tetapi tidak berbahaya dan menyakitkan. Salah satu infeksi kulit pada anak ini dapat menyebar dengan mudah dari orang ke orang, serta melalui objek atau benda yang digunakan oleh penderitanya.

Kutil paling sering ditemukan di jari dan tangan. Untuk mencegah penyebarannya, beri tahu anak Anda untuk tidak mengorek kutil atau menggigit kuku. Anda juga bisa menutupi kutil dengan perban.

Penyakit kulit pada anak ini umumnya tidak perlu dikhawatirkan karena akan hilang dengan sendirinya.

8. Dermatitis kontak

Sebagian kulit anak dapat bereaksi setelah menyentuh makanan, sabun, atau tanaman tertentu, misalnya poison ivy, sumac, dan oak.

Ruam biasanya dimulai dalam 48 jam setelah kontak kulit. Kasus dermatitis kontak yang ringan dapat menyebabkan kemerahan atau ruam merah kecil.

Dalam kasus yang parah, si kecil dapat mengalami pembengkakan, kemerahan, dan lepuhan yang lebih besar.

Ruam dermatitis kontak biasanya hilang dalam satu atau dua minggu, tetapi dapat diobati dengan krim antiradang seperti hidrokortison.

9. Eksim

Anak-anak yang rentan eksim biasanya memiliki alergi dan asma. Penyebab pasti sakit kulit pada anak ini belum diketahui. Namun, anak-anak yang terkena eksim cenderung memiliki sistem kekebalan tubuh yang sensitif.

Perhatikan ruam yang timbul seiring dengan munculnya kulit kering dan rasa gatal yang hebat. Dermatitis atopik adalah jenis eksim yang paling umum.

Namun, saat dewasa, banyak anak yang sudah tidak mengalaminya lagi, Jikapun masih, biasanya dalam kasus yang lebih ringan.

10. Demam scarlet

Demam scarlet adalah radang tenggorokan dengan ruam. Gejala demam ini meliputi sakit tenggorokan, demam, sakit kepala, nyeri perut, dan membengkaknya kelenjar leher.

Ruam merah dengan tekstur yang kasar biasanya muncul setelah 1-2 hari, kemudian berangsur hilang setelah 7-14 hari.

Demam scarlet sangat menular sehingga kebiasaan mencuci tangan perlu diajarkan kepada si kecil agar penyakit kulit pada anak ini tidak menyebar.

Hubungi dokter anak jika si kecil mengalami gejala-gejalanya. Dokter kemungkinan akan memberikan antibiotik pada anak.

Baca Juga

  • Jangan Panik, Tidak Semua Penyakit Kulit pada Bayi Berbahaya
  • 5 Kandungan Serum Rambut Ini dapat Atasi Rambut Rontok
  • 4 Pantangan Cacar Air yang Sebaiknya Dipatuhi

11. Dermatitis seboroik

Dikutip dari Healthline, dermatitis seboroik juga termasuk sebagai salah satu masalah kulit yang sering dialami oleh anak.

Kondisi ini dapat menyebabkan kulit kepala menjadi bersisik, berwarna kemerahan, hingga mengundang ketombe.

Tidak hanya itu, dermatitis seboroik juga sering menyerang area tubuh lain yang berminyak, seperti wajah, sisi-sisi hidung, alis, telinga, hingga dada.

Selain menyebabkan gatal pada anak balita, kondisi medis ini dapat menyebabkan munculnya bercak kulit berminyak yang diselimuti dengan sisik putih atau kuning.

12. Ruam popok

ruam popok
Jenis penyakit kulit pada anak

Ruam popok menjadi salah satu masalah kulit yang sering dialami oleh anak-anak, terutama mereka yang masih menggunakan popok.

Dikutip dari Mayo Clinic, kondisi ini termasuk dalam jenis peradangan kulit (dermatitis) yang dapat membuat bokong bayi terlihat kemerahan.

Ruam popok dapat menyebabkan badan anak gatal, terutama di bagian bokongnya. Selain itu, kondisi medis ini dapat mengundang gejala lain, seperti rasa tidak nyaman, sering rewel atau menangis ketika area popok disentuh.

Itulah penjelasan seputar penyakit kulit pada anak dan gambarnya. Berbagai penyakit ini tentunya bisa menyebabkan ketidaknyamanan dan mengganggu aktivitas sehari-hari si kecil.

Apabila kondisi anak tidak kunjung membaik, jangan ragu untuk membawanya ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Jika Anda ingin berdiskusi lebih lanjut seputar masalah kulit anak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

kesehatan kulitcacar airgatalpenyakit kulitinfeksi kulitimpetigodermatitis kontak

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved