13 Jenis Penyakit Kulit dan Cara Mengobatinya


Ulasan lengkap jenis penyakit kulit pada orang Indonesia: herpes, eksim, panu, kanker melanoma dan lainnya. Lihat foto dan kenali gejala, cara mencegah, dan pengobatannya.

(0)
15 Mar 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Penyakit kulit menular tidak hanya menyebabkan gatal, namun juga ada gejala lainnyaIlustrasi seorang wanita sedang menggaruk tangannya yang gatal akibat penyakit kulit
Apabila Anda seperti kebanyakan orang, maka akan ada suatu waktu dimana Anda tiba-tiba melihat ‘keanehan’ pada salah satu bagian kulit Anda. Kulit boleh dibilang merupakan tameng pertama dari segala paparan langsung ke tubuh. Jadi tak heran kalau ada beragam jenis penyakit kulit yang bisa muncul pada organ tubuh paling besar ini.Penyakit kulit bisa terjadi ketika ada parasit, jamur, virus, maupun bakteri yang menyebabkan infeksi. Beda penyebab, akan berbeda gejala dan pengobatannya. Selain itu, munculnya perubahan pada kulit bisa menjadi pertanda penyakit menular atau bahkan berbahaya. Apa saja jenis penyakit kulit yang umum di Indonesia?

1. Kurap

Kurap atau ringworm adalah penyakit infeksi jamur yang berkembang di bagian kulit yang lembap dan hangat, misalnya pada sela-sela jari kaki.

Gejala penyakit kulit kurap

penyakit kulit kudis
Kurap disebabkan oleh jamur dan akan terasa gatal
  • Kulit bersisik, merah, dan berbentuk lingkaran yang menonjol
  • Terasa gatal
  • Penyakit menular

Cara mengobati penyakit kulit kurap

Untuk mengobati kurap kadas, Anda bisa menggunakan krim antijamur yang dijual bebas. Sebaiknya Anda meminta panduan dokter mengenai jenis krim serta berapa lama pemakaian krim tersebut dianjurkan.Hindarilah menggunakan handuk, kaus kaki maupun barang lainnya bersamaan dengan orang lain, karena jamur penyebab kurap mudah menular. Selain itu, pastikan Anda menjaga kebersihan tubuh dengan baik.

2. Cacar air (varicella zoster) dan cacar ular (herpes zoster)

Cacar air merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus, dan ditandai dengan keluarnya bintik-bintik merah berisi cairan pada kulit. Penyakit ini lebih umum terjadi pada anak-anak, tapi juga bisa menyerang kaum dewasa.

Gejala cacar air

Bintik-bintik merah kulit cacar air
Gangguan pada kulit penderita cacar air
  • Sekumpulan bintik-bintik merah berisi cairan pada kulit
  • Bintik-bintik dapat terlihat seperti lepuhan kulit
  • Bila dipecahkan mengakibatkan bekas luka yg dalam
  • Ruam biasanya bersamaan dengan demam
  • Penyakit menular
Pada sebagian orang yang pernah terkena cacar air, virus Varicella zoster yang menyebabkannya dapat bersemayam dalam tubuh meskipun telah sembuh. Virus tersebut dapat kembali menjadi aktif dan menyebabkan herpes zoster bertahun-tahun setelahnya.Agak berbeda dengan gejala cacar air, penderita herpes zoster akan mengalami ruam kemerahan melepuh pada kulit yang terasa nyeri. Herpes zoster berbeda dengan herpes yang disebabkan oleh virus herpes simplex.

Gejala cacar ular (herpes zoster)

Ruam kulit herpes zoster
Gangguan pada kulit penderita herpes zoster
  • Ruam merah yang biasanya hanya muncul di area tertentu
  • Ruam bisa terlihat melepuh yang tampak seperti kulit ular
  • Terasa perih
  • Keluhan dapat berulang pada area sekitar yang masih dalam persarafan yang sama (dermatomal)
  • Bisa menularkan kepada orang lain

Cara mengobati cacar air dan herpes zoster

Kedua penyakit ini dapat sembuh sendiri dengan perawatan di rumah. Dokter juga bisa merekomendasikan obat antivirus ataupun pereda nyeri untuk membantu penyembuhan.Untuk kesehatan kulit, potong pendek kuku dan usahakan untuk tidak menggaruk. Anda juga bisa menutup ruam kulit herpes zoster agar tidak tergesek-gesek dan memperparah lepuhan.Pencegahan penyakit ini bisa dilakukan dengan imunisasi. Selain itu, karena cacar air menular dan bahkan bisa menyebar melalui udara, maka penderitanya sangat dianjurkan untuk berdiam di rumah hingga lentingnya mengering.

3. Herpes simpleks

Berbeda dengan herpes zoster, herpes adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh virus herpes simplex tipe 1 (HSV-1) atau tipe 2 (HSV-2). Virus ini biasanya menyerang area mulut, kemaluan, maupun rektum yang ditandai dengan munculnya lentingan berisi cairan.Cairan pada lenting itulah yang berisi virus dan dapat menulari orang lain. Penularan herpes yang terdapat di mulut bisa terjadi melalui ciuman, sedangkan herpes di kemaluan menyebar melalui hubungan seksual.Anda tetap bisa menulari orang lain, bahkan jika herpes tidak sampai memunculkan gejala apa pun.

Gejala herpes

Penyakit kulit herpes simplex
Salah satu gejala penyakit herpes adalah luka melepuh di sekitar mulut
  • Lenting melepuh berisi cairan
  • Sering muncul di sekitar mulut, hidung, area genital
  • Penyakit menular

Cara mengobati herpes

Tidak ada obat yang dapat menghilangkan herpes sepenuhnya, namun dokter bisa meresepkan acyclovir atau valacyclovir untuk meredakan gejala Anda serta mempercepat waktu penyembuhannya.

4. Panu

Kalau bercak di kulit terlihat rata (tidak menonjol) dan berwarna lebih terang atau justru lebih gelap dari warna kulit, mungkin ini adalah penyakit kulit panu. Panu disebabkan oleh infeksi jamur. Meskipun tidak menular, bercak panu bisa terus melebar apabila didiamkan, sehingga mengganggu penampilan.

Gejala penyakit kulit panu

  • Bercak-bercak kecil yang berbeda warna dengan kulit
  • Tidak menular

Cara mengobati panu

Panu bisa diobati di rumah dengan krim antijamur yang dijual bebas. Apabila panu cukup parah, dokter juga dapat meresepkan obat untuk menangani penyakit pada kulit ini.

5. Eksim

Penyakit kulit yang satu ini dipicu oleh alergi atau iritasi terhadap bahan tertentu, yang kemudian menyebabkan terjadinya peradangan pada kulit. Gejala utama eksim adalah kulit yang merah, gatal, dan kering.Ada beberapa jenis eksim yang bisa terjadi pada anak maupun dewasa, di antaranya eksim atau dermatitis atopik dan dermatitis kontak.

Gejala penyakit kulit eksim

eksim di pipi bayi
Eksim menyebabkan pipi kemerahan pada bayi
  • Kulit kering dan kemerahan
  • Umum terjadi di tangan, kaki, pipi
  • Tidak menular

Cara mengobati eksim

Eksim merupakan penyakit kulit yang terjadi berulang-ulang, sehingga fokus utama Anda sebaiknya adalah mengenali pemicu terjadinya peradangan pada kulit ini. Apabila kulit mulai kering dan gatal, maka Anda bisa segera menggunakan pelembap. Pada kasus eksim yang sudah cukup parah, dokter bisa meresepkan obat yang biasanya berupa krim steroid.

6.  Biduran

Ruam biduran terlihat berupa bentol-bentol kemerahan yang gatal. Penyakit kulit yang juga dikenal dengan urtikaria ini bisa dipicu banyak hal, salah satunya karena reaksi alergi.

Gejala biduran

  • Bentol-bentol gatal
  • Ukuran dan bentuk bentol bisa bervariasi
  • Tidak menular

Cara mengobati biduran

Biduran bisa sembuh dengan sendirinya, tapi Anda bisa membantu mengurangi rasa gatal dengan menempel kompres dingin. Apabila sering berulang atau mengganggu aktivitas, dokter bisa meresepkan obat antihistamin atau antiradang.

7. Impetigo

Penyakit kulit menular ini paling banyak menyerang anak-anak, terutama di area wajah dan tangan. Lesi impetigo awalnya berwarna merah dan basah, kemudian membentuk kerak yang berwarna kekuningan.Impetigo menular ketika disentuh, baik disentuh langsung maupun ketika cairannya menempel di benda-benda seperti baju atau mainan anak.

Gejala penyakit kulit impetigo

impetigo
Kondisi kulit dengan impetigo
  • Seringkali muncul di hidung, mulut, tangan, kaki
  • Terlihat seperti bisul dan luka kemerahan
  • Penyakit menular

Cara mengobati impetigo

Kondisi ini bisa diobati dengan mengoleskan obat antibiotik yang biasanya berbentuk krim.

8. Bisul

Penyakit kulit ini sangat umum terjadi, dan bisa muncul di berbagai area kulit. Bisul disebabkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus. Benjolan merah bisul bisa terasa sakit dan membesar ketika terbentuk nanah di dalamnya.

Gejala penyakit kulit bisul

  • Bisul terlihat merah dan terasa nyeri
  • Akan tumbuh ‘mata’ bisul berwarna putih atau kuning
  • Bisa menular

Cara mengobati bisul

Bisul biasanya dapat dirawat di rumah dengan mengompres dengan kain hangat. Apabila bisul pecah, tutuplah bisul dengan kain kasa untuk mencegah penyebaran infeksi.

9. MRSA (Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus)

Penyakit kulit ini disebabkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus  dan menyebabkan munculnya lenting kecil, bengkak, dan meradang berisi cairan. Beda MRSA dengan bisul biasa adalah penyakit ini kebal terhadap antibiotik yang biasanya diberikan oleh dokter. MRSA sangat menular dan bisa menyebar ke seluruh bagian tubuh dengan cepat.

Gejala penyakit kulit MRSA

  • Bengkak merah yang kemudian berubah menjadi abses
  • Terasa panas dan sakit
  • Penyakit menular

Cara mengobati MRSA

Meski disebabkan oleh bakteri, tidak semua antibiotik dapat menyembuhkan penyakit ini. Ikuti petunjuk dokter untuk pengobatan.Untuk menghindari penularan ke orang lain, Anda harus menjaga kebersihan diri dengan selalu mencuci tangan, menutup lesi, dan tidak berbagi barang-barang pribadi seperti handuk.

10. Scabies atau kudis

Penyakit kudis disebabkan oleh kutu kulit yang berada di lapisan kulit terluar sehingga menyebabkan munculnya semacam jerawat yang terasa gatal. Kutu ini bisa menular ke orang lain lewat kontak langsung atau melalui perantara baju maupun benda lainnya.

Gejala penyakit kulit scabies

  • Gejala khas adalah rasa sangat gatal, terutama di malam hari
  • Ruam merah seperti jerawat
  • Penyakit menular
  • Banyak ditemukan sekumpulan orang yang tinggal bersama contoh : asrama, barak, kamp pengungsian

Pengobatan scabies

Jika Anda menderita penyakit ini, periksakan diri ke dokter. Pengobatan scabies mungkin memakan waktu 4 minggu atau lebih, dan direkomendasikan untuk dilakukan sekaligus pada pasien dan orang yang tinggal serumah.

11. Kanker kulit melanoma

Tahi lalat yang berubah bentuk, warna, atau ukuran perlu segera dikonsultasikan ke dokter, karena merupakan salah satu gejala melanoma. Paparan sinar UV yang berlebih bisa menyebabkan penyakit ini.

Gejala kanker kulit melanoma

  • Bentuk tahi lalat asimetris dan berbatas tidak jelas
  • Ada perubahan bentuk atau warna
  • Tidak menular

Cara mengobati kanker kulit melanoma

Deteksi dini kanker kulit melanoma sangat penting untuk pengobatan yang efektif. Penanganan yang bisa direkomendasikan oleh dokter antara lain adalah operasi pengangkatan melanoma dan kemoterapi.

12. Psoriasis

Gejala penyakit kulit psoriasis adalah kulit bersisik, kering dan kasar. Psoriasis sering muncul di siku, lutut, leher dan kulit kepala. Pada sebagian orang, kondisi kulit ini juga menyebabkan rasa gatal.  

Gejala psoriasis

Gejala penyakit kulit psoriasis bisa berupa kulit kering, bersisik, dan memerah
Psoriasis bisa menyebabkan kulit kering, bersisik, dan memerah
  • Plak di kulit terlihat tebal, bersisik, dan memerah
  • Pada sebagian orang, terasa gatal
  • Tidak menular

Cara mengobati psoriasis

Psoriasis merupakan penyakit autoimun, dan tidak dapat disembuhkan. Namun, ada segenap regimen perawatan untuk membantu penderitanya mengurangi gejala yang mengganggu, mulai dari obat oles hingga obat suntik.

13. Kutil

Kutil adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh virus HPV. Terlihat seperti bentolan kasar dengan warna kecokelatan maupun merah muda, penyakit ini dapat menular.

Gejala penyakit kulit kutil

Penyakit kulit kutil
Kutil adalah penyakit pada kulit yang disebabkan virus
  • Benjolan kecil, kasar, berbintik hitam
  • Tidak berbahaya dan dapat hilang sendiri
  • Penyakit menular

Cara mengobati kutil

Walaupun kutil dapat hilang dengan sendirinya, dokter dapat menganjurkan beberapa pengobatan untuk menghilangkannya. Beberapa metode pengobatan mulai dari cryotheraphy, asam salisilat, hingga operasi kecil.

Cara menghindari terkena penyakit kulit menular

Sebagian besar penyakit kulit menular bisa dihindari dengan melakukan praktik kebersihan yang baik. Anda pun sebaiknya meminimalisir kontak dengan area yang terinfeksi, termasuk dengan tidak menggaruknya.Beberapa hal lain yang dapat Anda lakukan, antara lain:
  • Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir
  • Tidak berbagi benda-benda yang sama dengan penderita penyakit kulit menular, misalnya baju, handuk, sisir, atau barang pribadi lainnya
  • Ganti sprei tempat tidur, sarung bantal, sofa, maupun penutup perabotan lainnya secara berkala.
Ajari juga anak Anda untuk melakukan hal yang sama. Jika si kecil menunjukkan tanda-tanda terkena penyakit kulit menular, periksakan ia ke dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat-obatan tertentu.
cacar airpenyakit kulitherpesimpetigokurap
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324654
Diakses pada 14 Maret 2020
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/are_skin_rashes_contagious/article.htm
Diakses pada 14 Maret 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/contagious-skin-rashes
Diakses pada 14 Maret 2020
Family Doctor. https://familydoctor.org/condition/herpes/
Diakses pada 14 Maret 2020
WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/ss/slideshow-contagious-rashes
Diakses pada 14 Maret 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait