6 Jenis Olahraga untuk Saraf Kejepit yang Aman bagi Anda


Jenis olahraga untuk saraf kejepit adalah latihan dengan gerakan sederhana dan santai. Tanpa gerakan berat, Anda bisa melakukannya di rumah.

(0)
26 Nov 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Jenis olahraga untuk saraf kejepit bisa dilakukan di lantaiGlute bridges adalah salah satu jenis olahraga untuk saraf kejepit
Jenis olahraga untuk saraf kejepit bisa dilakukan untuk meringankan kondisi yang sangat menyiksa akibat gangguan tersebut. Jika kondisi Anda tidak terlalu parah, Anda bisa mencoba beberapa jenis gerakan olahraga tersebut.Yang dimaksud dengan satraf kejepit adalah kondisi ketika akar saraf yang merupakan bagian dari tulang belakang tertekan sehingga rusak dan meradang. Saraf kejepit dapat terjadi di bagian tulang belakang manapun. Beberapa titik yang paling sering mengalaminya ialah tulang leher, toraks (dada bagian atas, dekat ketiak), atau lumbar (punggung bagian bawah).Saraf kejepit sering dijumpai pada orang yang berusia di atas 50 tahun karena adanya degenerasi tulang belakang yang mengakibatkan ruas-ruas tulang menekan saraf di sekitarnya. Gejala saraf kejepit yang paling khas adalah rasa seperti tertusuk jarum di area yang disebutkan di atas, dan kadang kala menimbulkan kesemutan maupun kebas pada tangan serta bahu.

Jenis olahraga untuk saraf kejepit yang aman dilakukan

Pada umumnya, berolahraga saat saraf kejepit sedang kumat sangat tidak disarankan. Pasalnya, kondisi ini bisa mengakibatkan otot tubuh bagian atas melemah, sehingga sulit melakukan aktivitas berat dan bila dipaksakan dikhawatirkan dapat memperburuk kondisi Anda.Meskipun demikian, Anda tidak boleh sepenuhnya berdiam diri sehingga tubuh menjadi pasif dan otot pun kaku. Anda dapat melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki atau peregangan otot dengan gerakan yang pelan dan santai.Sebelum mencoba gerakan di bawah ini pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

1. Glute bridge

Gerakan glute bridge mampu memperkuat otot perut
Latihan ini bertujuan memperkuat otot perut dan inti (core) tubuh sehingga nyeri akibat saraf kejepit mereda. Cara melakukannya adalah dengan:
  • Berbaring terlentang dengan kaki di lantai.
  • Angkat pinggul dari lantai dan tahan selama 5 detik.
  • Turunkan punggung secara perlahan ke lantai.
  • Ulangi 10 kali.

2. Knee-to-chest stretch

Gerakan stretching ini efektif untuk meregangkan punggung
Gerakan ini bertujuan meregangkan punggung. Cara melakukan salah satu jenis olahraga untuk saraf kejepit ini ialah sebagai berikut ini.
  • Angkat lutut dan tarik ke bagian dada.
  • Putar dari kiri ke kanan, lalu tahan selama 5 detik.
  • Ulangi 10 kali.

3. Pelvic tilt

Latihan pelvic tilt akan memperkuat lekukan punggung bawah
Latihan ini bertujuan memperkuat lekukan di punggung bawah. Anda bisa melakukannya dengan:
  • Berbaring di lantai dengan lutut ditekuk dan telapak kaki rata di lantai.
  • Putar panggul sehingga punggung bawah menjadi serata mungkin dengan lantai.
  • Tahan selama 5 detik.
  • Lepaskan secara perlahan.

4. Belly to spine

Latihan ini bisa dilakukan sembari berbaring
Gerakan ini dapat memperkuat inti tubuh sehingga saraf kejepit tidak sering kumat. Cara melakukannya adalah dengan langkah mudah berikut ini.
  • Mulailah dengan posisi berbaring atau duduk di kursi.
  • Tarik pusar ke arah tulang belakang sehingga perut seperti terisap.
  • Tahan beberapa detik.

5. Chin tuck

Gerakan chin tuck bisa meredakan tekanan di sekitar leher
Latihan ini sangat cocok dilakukan bila Anda mengalami saraf kejepit di sekitar leher, karena dapat mengurangi tekanan di sekitar daerah tersebut. Cara melakukannya adalah dengan:
  • Tarik dagu ke arah leher sehingga Anda seperti memiliki dagu ganda.
  • Tahan selama 5 detik.
  • Ulangi 10 kali.

6. Leg lifts

Latihan leg lifts mampu menguatkan otot perut
Jenis olahraga untuk saraf kejepit ini dapat menguatkan otot perut dan bisa dilakukan sambil Anda berbaring. Caranya ialah:
  • Berbaring miring dan luruskan kaki bagian atas.
  • Angkat kaki itu ke langit-langit dan kembali lagi.
  • Ulangi 5 kali.
  • Lakukan pada sisi yang berlawanan.
Penting diingat bahwa kemampuan fisik setiap orang berbeda-beda. Oleh karena itu, jenis olahraga untuk saraf kejepit yang bisa Anda lakukan juga beragam. Yang penting, selalu konsultasikan jenis latihan Anda dengan dokter agar saraf kejepit bisa lekas pulih, bukannya malah bertambah parah.

Penanganan saraf kejepit yang tepat

Dari sisi medis, ada beberapa opsi yang dapat Anda pilih untuk menyembuhkan saraf kejepit, yaitu dengan:

1. Terapi fisik

Terapi ini mirip dengan olahraga, tapi di bawah pengawasan terapis atau tenaga medis yang kompeten. Anda mungkin akan diminta untuk mengubah posisi tubuh saat duduk, tidur, atau berdiri agar saraf tidak semakin sakit.

2. Penggunaan obat-obatan

Obat yang direkomendasikan untuk menghilangkan nyeri akibat saraf kejepit adalah jenis obat anti-inflamatori non-steroid (OAINS) termasuk ibuprofen atau naproxen sodium. Dokter juga bisa meresepkan obat yang mengandung steroid, baik melalui oral (diminum) maupun injeksi dengan tujuan yang sama.

3. Operasi

Jika terapi fisik dan obat-obatan tidak juga dapat mengatasi masalah Anda, dokter akan merekomendasikan operasi yang jenisnya berbeda-beda, tergantung lokasi saraf kejepit.

Catatan dari SehatQ

Jika saraf kejepit yang Anda alami menimbulkan nyeri yang kronis dan tak tertahankan, segera periksakan ke dokter. Jangan melakukan aktivitas berat, termasuk berolahraga, tanpa lampu hijau dari dokter yang menangani Anda.Untuk mengetahui lebih lanjut tentang jenis olahraga untuk saraf kejepit, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
olahragatips olahragasaraf terjepit
Healthline. https://www.healthline.com/health/pinched-nerve-in-neck-exercises
Diakses pada 16 November 2020
Livestrong. https://www.livestrong.com/article/382115-is-it-okay-to-exercise-with-a-pinched-nerve/
Diakses pada 16 November 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pinched-nerve/diagnosis-treatment/drc-20354751
Diakses pada 16 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait