logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

6 Obat Sesak Napas yang Bisa Ditemukan di Apotek

open-summary

Obat sesak napas dapat dibeli di apotek dengan atau tanpa resep dokter. Tak hanya obat medis, ada pula beberapa cara alami mengatasi sesak napas yang bisa Anda coba.


close-summary

3.87

(55)

5 Feb 2020

| Asni Harismi

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Obat sesak napas yang ada di apotek

Bantu atasi dan redakan sesak napas dengan mengonsumsi obat rekomendasi dokter

Table of Content

  • Obat medis di apotek untuk mengatasi sesak napas
  • Cara alami mengatasi sesak napas
  • Kapan harus ke dokter?

Saat berbagai pertolongan pertama sesak napas sudah dilakukan, Anda tetap sulit bernapas lega, tak ada salahnya untuk mulai mencoba obat sesak napas yang biasa dijual di apotek.

Advertisement

Obat-obatan ini dapat melegakan saluran napas sehingga bernapas pun terasa lebih ringan. Apalagi, mengalami sesak napas bisa menjadi pengalaman menakutkan bagi sebagian orang, karena sesak yang dirasakan. Simak lengkapnya dalam artikel ini.

Obat medis di apotek untuk mengatasi sesak napas

Mengutip Mayo Clinic, sesak napas (dyspnea) adalah kondisi ketika tidak ada cukup udara pada paru-paru. Hal ini membuat Anda kesulitan bernapas, dada terasa sesak, dan tidak bisa bernapas dalam.

Sesak napas adalah gejala, bukan penyakit. Penyebab sesak napas bisa berbeda-beda. Itu sebabnya, pengobatannya pun akan disesuaikan dengan penyebabnya.

Berikut ini adalah beberapa obat sesak napas yang bisa Anda beli di apotek:

1. Bronkodilator

Salah satu obat sesak napas yang umum digunakan adalah golongan bronkodilator. Biasanya, obat ini dikemas dalam bentuk inhaler agar dapat langsung masuk ke paru-paru untuk membantu mengatasi sesak napas akibat asma.

Obat ini dapat membuat otot di saluran pernapasan menjadi lebih rileks, sehingga membuka jalan napas dengan cepat. Beberapa jenis obat bronkodilator, antara lain:

  • Short-acting beta-agonist
  • Antikolinergik
  • Teofilin

Salbutamol adalah salah satu contoh obat bronkodilator. Selain dalam bentuk inhaler, pemberian obat ini bisa dilakukan dengan alat nebulizer yang dapat membantu mengatasi sesak napas pada anak-anak. Sebab, anak-anak umumnya tidak dapat menghirup inhaler.

2. Kortikosteroid

Obat yang mengandung steroid atau kortikosteroid dapat mengatasi pasien sesak napas akibat asma. Biasanya, kortikosteroid juga dapat diminum bersamaan dengan obat antiperadangan.

Ini karena sesak napas dapat disebabkan oleh peradangan yang membuat saluran pernapasan menyempit. Obat ini juga dapat mengontrol dan mencegah asma datang kembali.

Obat sesak napas jenis ini biasanya digunakan dengan cara dihirup. Obat yang tergolong kortikosteroid, yaitu beclomethasone, budesonide, fluticasone, dan mometasone.

Kortikosteroid hirup yang beredar di pasaran terdiri dari tiga bentuk sesuai dengan penggunaannya, seperti:

  • Hidrofluoroalkane (dahulu dikenal sebagai inhaler dosis meter)
  • Inhaler bubuk kering
  • Cairan yang digunakan pada nebulizer

3. Antibiotik

Antibiotik digunakan bila penyebab sesak napas adalah infeksi bakteri di paru-paru, seperti pneumonia. Antibiotik tidak bisa Anda beli secara bebas di apotek. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan dosis dan aturan minum yang tepat.

Ikuti petunjuk pemakaian yang diresepkan oleh dokter. Minum antibiotik secara sembarangan malah dapat menyebabkan resistensi antibiotik, yang membuat bakteri penyebab penyakit jadi kebal terhadap obat yang diberikan.

Baca Juga

  • 5 Cara Pulihkan Tenaga dan Hilangkan Lemas Setelah Tipes
  • Dari 5 Jenis Malaria, Kenali Mana yang Paling Mematikan
  • Mengenal Super Spreader dan Kemampuannya dalam Menularkan Virus Corona

4. Obat anti kecemasan

Sesak napas juga dapat terjadi akibat serangan panik atau kecemasan. Hiperventilasi (napas cepat dan berat) adalah kondisi yang umum muncul.

Untuk itu, apabila Anda mempunyai gangguan kecemasan, dokter mungkin akan memberikan obat anti kecemasan yang sekaligus dapat meredakan sesak napas.

Obat yang disebut sebagai ansiolitik ini akan membantu Anda untuk lebih rileks dan tenang, seperti lorazepam atau alprazolam. Anda hanya boleh meminumnya hanya pasa saat merasa cemas.

5. Obat alergi

Saat reaksi alergi kambuh, salah satu gejala yang mungkin muncul adalah sesak napas. Maka dari itu, dokter mungkin akan memberikan obat alergi untuk meredakan sesak napas dan gejala lainnya.

Sebagai contoh, obat antihistamin atau imunoterapi yang dapat membantu mengobati gejala alergi serta meminimalisasi sensitivitas alergen.

6. Pengencer darah

Anda perlu mendapatkan obat pengencer darah apabila penyebab sesak napas adalah munculnya gumpalan darah di paru-paru (emboli paru).

Seperti obat antiokagulan yang bermanfaat untuk mencegah dan mengatasi pembekuan darah.

Cara alami mengatasi sesak napas

Tak hanya obat medis untuk mengatasi sesak napas yang dijual di apotek maupun resep dokter, Anda bisa mencoba cara mengatasi sesak napas secara alami dengan tips berikut ini:

1. Bernapas lewat hidung

Bernapas lewat hidung adalah cara paling sederhana untuk mengatur irama napas Anda. Selain itu, gerakan ini juga bisa membuat Anda bernapas lebih dalam dan efektif.

Caranya melakukannya adalah:

  • Lemaskan otot leher dan pundak
  • Perlahan ambil napas melalui hidung selama 2 detik dengan posisi bibir terkatup
  • Keluarkan napas lewat mulut dengan bibir seolah ingin bersiul
  • Biarkan udara keluar dari mulut secara perlahan agar napas lebih teratur.

2. Duduk agak bungkuk

Posisi duduk agak bungkuk ini mirip ketika Anda beristirahat, sehingga tubuh lebih rileks dan napas lebih teratur.

Caranya, duduklah di kursi dengan telapak kaki menyentuh lantai, taruh lengan di atas paha agar lebih rileks atau telapak tangan menyangga dagu. Pastikan otot leher dan pundak Anda juga rileks.

3. Berdiri dengan punggung bersandar

Posisi ini juga dapat membantu tubuh rileks dan melancarkan sistem pernapasan. Caranya, senderkan punggung hingga pinggang ke tembok, tangan menggantung di depan paha, dan lemaskan bahu Anda.

Kapan harus ke dokter?

Penanganan sesak napas pada dasarnya dilakukan sesuai penyebabnya. Selain obat-obatan di atas, ketahui pula bagaimana pertolongan pertama untuk mengatasi sesak napas.

Anda juga sebaiknya jangan meremehkan sesak napas. Dalam situs NHS, menyarankan untuk segera kunjungi dokter jika mengalami sesak napas yang disertai dengan:

  • Dada terasa sesak dan berat
  • Merasa nyeri hingga ke lengan, punggung, leher, dan rahang
  • Sesak napas berlangsung lebih dari sebulan
  • Sesak napas semakin memburuk saat Anda berbaring
  • Anda mengalami batuk selama 3 minggu atau lebih
  • Anda memiliki pergelangan kaki yang bengkak

Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai berbagai macam-macam obat medis untuk mengatasi sesak napas? Tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ.

Download sekarang di App store dan Google Play.

Advertisement

asmasesak napaspenyakitpenyakit pernapasangangguan pernapasan

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved