Jenis Karakter Manusia: Sanguinis, Melankolis, Plegmatis, dan Koleris

(0)
26 Aug 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Karakteristik manusia: sanguis, melankolis, plegmatis, dan kolerisKarakteristik manusia bisa dikelompokkan menjadi 4 jenis
Hingga saat ini, karakteristik manusia sudah banyak dikelompokkan ke dalam berbagai kategori yang berbeda.
Selain yang dimunculkan dari tes MBTI, kepribadian manusia juga bisa dikelompokkan menjadi empat kepribadian yang berbeda, yaitu sanguinis, melankolis, plegmatis, dan koleris.
Masing-masing tipe kepribadian tersebut memiliki karakteristik dasar yang berbeda. Sebagai gambaran, orang dengan kepribadian sanguinis akan memiliki sikap berbeda dari pemilik kepribadian lain dalam menyikapi suatu hal. Begitu juga untuk semua jenis kepribadian.Sejauh ini, pembagian karakter manusia menjadi empat kelompok besar, tidak dijadikan sebagai acuan ilmiah dalam ilmu psikologi. Namun, tentu tidak ada salahnya apabila Anda ingin mencoba mencocokkan karakteristik diri dengan salah satu jenis kepribadian.

Tipe karakter manusia

Pembagian tipe karakter manusia menjadi empat kelompok besar, yaitu sanguinis, melankolis, plegmatis, dan koleris, disebut juga sebagai the four temperament. Tempramen adalah sifat dasar manusia yang terbentuk sejak lahir dan tidak akan pernah berubah.Seiring berjalannya waktu, tempramen mungkin berkembang, tapi dasarnya tetaplah sama. Satu orang juga bisa memilik lebih dari satu tempramen, dengan dominasi salah satunya.Berikut ini tipe karakter manusia berdasarkan teori the four temprament.

1. Sanguinis

Karakter manusia sanguinis adalah ekstrovert dan mudah bergaul
Orang sanguinis mudah bergaul dan ekstrovert
Sanguinis adalah tipe karakteristik manusia yang paling umum. Orang-orang sanguinis memiliki ciri kepribadian seperti berikut ini:
  • Suka bersenang-senang
  • Mudah bergaul dengan orang lain
  • Punya energi yang besar
  • Cenderung ekstrovert
  • Aktif
  • Optimistis
  • Impulsif
  • Punya selera humor yang baik
  • Ekspresif
  • Tidak ragu menunjukkan rasa sayang ke orang lain
  • Perhatian mudah teralih ketika bosan
  • Cenderung pelupa
  • Kurang tertata
  • Kompetitif
Orang yang memiliki tipe kepribadian sangunis biasanya mendominasi di bidang olahraga, politik, dan bisnis. Beberapa orang bahkan ada yang dianggap sebagai super sanguine. Individu dengan kepribadian ini sangat cerewet dan begitu aktif, hingga terkadang membuat orang di sekitarnya merasa terganggu.

2. Melankolis

Karakter manusia melankoli adalah rinci, detail, introvert
Orang yang bersifat melankoli, cenderung detail dalam segala hal
Selama ini, melankolis memiliki konotasi seperti mudah sedih dan berkaitan dengan sesuatu yang berbau depresi. Namun dalam hal tipe temperamen, orang yang melankolis dikenal sebagai individu yang sangat berhati-hati.Orang yang memiliki kepribadian ini adalah tipe pemikir dan perfeksionis. Selain sifat-sifat tersebut, orang melankolis juga memiliki ciri lain, seperti:
  • Sangat detail
  • Menjunjung tinggi kualitas
  • Taat aturan
  • Cemas jika berada di lingkungan baru
  • Bisa agresif di saat-saat tertentu
  • Cenderung introvert dan tertutup
  • Sangat logis, faktual, dan analitis dalam berpikir
  • Selalu membuat rencana detail sebelum melakukan sesuatu
  • Rapi
  • Tepat waktu
  • Tidak malu bertanya dan mencari tahu lebih dalam sebelum memutuskan sesuatu
  • Mudah curiga
  • Teliti
Para melankolis cenderung sulit membangun suatu hubungan dengan orang lain, karena sulit percaya orang lain dan memiliki standar yang tinggi.Namun dalam hal pekerjaan, sifat yang dimiliki orang-orang melankolis membuat mereka cocok menjadi pemimpin. Teliti, detail, taat aturan membuat orang dengan tipe kepribadian ini seringkali terjun dalam bidang:
  • Manajemen
  • Akuntansi
  • Administrasi

3. Plegmatis

Orang tipe plegmatis suka beramal
Kepribadian plegmatis cirinya suka beramal dan pembawaannya tenang
Orang yang punya kepribadian plegmatis biasanya menghargai kedekatan antarmanusia. Sifat seperti ini juga sering disebut sebagai people person.Para plegmatis adalah pemerhati. Mereka senang menganalisis hubungan interpersonal antarmanusia, serta kejadian-kejadian di sekitarnya. Lebih lanjut, berikut ini karakteristik orang dengan tipe plagmatis.
  • Pembawaannya tenang atau kalem
  • Setia pada pasangan dan keluarga
  • Selalu berusaha menjaga hubungan baik dengan teman lama
  • Cenderung menghindari konflik
  • Sering jadi penengah dalam suatu masalah
  • Senang beramal
  • Sering ikut menjadi relawan
  • Pasif
  • Cenderung tidak punya ambisi
  • Mudah setuju dengan keputusan orang lain
  • Apabila bertengkar atau kehilangan kepercayaan, akan sulit dipulihkan
  • Sulit beradaptasi dengan kebiasaan baru
Orang dengan tipe kepribadian ini, seringkali terjun ke profesi-profesi yang berhubungan dengan pelayanan, seperti perawat, guru, psikolog, atau pekerja sosial.

4. Koleris

Orang koleris adalah orang yang percaya diri dan cerdas
Kepribadian koleris bercirikan rasa percaya diri, cerdas, dan mandiri
Koleris adalah tipe kepribadian yang memiliki keinginan besar dan sangat fokus pada tujuannya. Sifat-sifatnya yang lain juga menggambarkan hal serupa, seperti:
  • Cerdas
  • Analitis dan logis
  • Tidak terlalu ramah
  • Lebih suka bekerja sendiri
  • Tidak terlalu suka basa-basi
  • Menyukai percakapan mendalam
  • Lebih suka berkumpul dengan orang-orang dengan sifat yang sama
  • Konsisten dengan tujuannya
  • Percaya diri
  • Ekstrovert
  • Mandiri
  • Cenderung keras kepala
  • Kreatif
  • Tidak mudah terbawa arus pergaulan
Tipe kepribadian ini adalah yang paling jarang dibanding tiga jenis lainnya. Orang-orang koleris jarang berempati kepada orang lain, tapi di saat yang bersamaan juga tidak mudah marah.Hanya saja, mereka suka bicara apa adanya sehingga banyak orang yang menganggapnya sebagai suatu kemarahan, padahal bukan.Karakteristik tersebut membuat orang koleris cenderung akan menekuni bidang teknologi, statistik, teknik, dan pemrograman dalam bekerja.

Catatan dari SehatQ

Mengenali berbagai karakter manusia memang menarik. Namun Anda juga perlu ingat bahwa pengelompokan tersebut bukanlah sesuatu yang pasti. Secara ilmiah, para pakar psikologi pun seringkali tidak menganggap hal ini sebagai hal serius.Jadi, jika Anda ingin mecoba menebak untuk kesenangan belaka, tentu tidak ada salahnya. Namun jika Anda ingin tahu lebih jauh soal kepribadian secara tepat, sebaiknya berkonsultasilah dengan psikolog maupun psikiater.
kesehatan mentalgangguan kepribadiantes psikologi
Biomolecular and Health Science Journal. https://e-journal.unair.ac.id/BHSJ/article/view/9579
Diakses pada 12 Agustus 2020
Psychologia. https://psychologia.co/four-temperaments/
Diakses pada 12 Agustus 2020
Better Help. https://www.betterhelp.com/advice/temperament/4-most-common-temperament-types/
Diakses pada 12 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait