Jenis Jerawat, Mulai dari yang Mudah hingga yang Sulit Diatasi

Ada enam jenis jerawat yang paling sering terjadi, salah satunya adalah jerawat batu
Jenis jerawat memengaruhi cara penanganannya.

Siapa yang tidak kesal ketika muncul jerawat di wajah? Berbagai obat dan penanganan dilakukan untuk membasmi beragam jenis jerawat yang mengganggu penampilan.

Namun, apakah Anda sudah cukup memahami jenis-jenis jerawat yang dapat menghampiri wajah? Jenis-jenis jerawat memiliki bentuk dan karakteristik yang berbeda, tetapi satu hal yang sama dari semua jenis jerawat, yaitu menimbulkan kekesalan.

[[artikel-terkait]]

Apa saja jenis jerawat yang bisa muncul di wajah?

Semua jerawat memiliki cara penanganan dan penyebab yang berbeda-beda. Ada yang cukup mudah untuk ditanggulangi dan ada pula yang sulit diatasi. Berikut adalah beberapa jenis jerawat yang dapat timbul di wajah Anda!

  • Blackhead

Seperti namanya, blackhead memiliki ciri khas seperti titik-titik kecil berwarna hitam yang umumnya muncul di wajah. Blackhead adalah tipikal dari komedo yang biasa dialami dan merupakan gangguan jerawat yang ringan.

Jenis jerawat blackhead muncul karena tertutupnya folikel rambut di wajah atau daerah tubuh lainnya. Folikel rambut tertutupi dengan minyak sebum atau minyak yang berfungsi untuk melembutkan wajah dan sel-sel kulit mati.

Tumpukan minyak sebum dan sel-sel kulit mati yang terekspos dengan udara akan berubah warna menjadi hitam dan memunculkan jenis jerawat blackhead

Anda akan lebih rentan mengalami blackhead apabila terdapat penumpukan bakteri Propionibacterium acnes, adanya iritasi pada folikel rambut ketika sel-sel kulit mati tidak mengelupas, dan tubuh yang memproduksi terlalu banyak minyak.

  • Whitehead

Jenis jerawat whitehead sebenarnya merupakan salah satu jenis komedo dan hampir serupa dengan jenis jerawat blackhead. Terkadang jenis jerawat whitehead mampu menimbulkan bekas luka yang permanen.

Serupa dengan jenis jerawat blackhead, jenis jerawat whitehead juga disebabkan oleh penumpukan minyak sebum dan sel-sel kulit mati pada folikel rambut. 

Hanya saja, jenis jerawat whitehead muncul karena pori-pori tertutup yang membuatnya tidak terpapar dengan udara luar. Umumnya, jenis jerawat whitehead berukuran kecil dan berwarna putih atau kuning, serta tidak memicu peradangan.

Tidak sama dengan blackhead, jenis jerawat whitehead tidak dapat dikeluarkan dan bisa terinfeksi dan berkembang menjadi jenis jerawat papula atau pustula (benjolan berisi nanah).

  • Jerawat batu

Jerawat batu atau istilah lainnya, jerawat kistik merupakan salah satu jenis jerawat yang cukup sulit untuk ditangani dengan ciri khas berupa benjolan-benjolan besar berwarna merah dan menyakitkan. 

Jerawat batu adalah salah satu jenis jerawat yang menimbulkan bekas luka yang permanen. Jerawat batu diakibatkan karena adanya infeksi pada pori-pori kulit yang terhalang dengan sel-sel kulit mati.

Infeksi tersebut terjadi saat bakteri juga ikut terperangkap di dalam pori-pori kulit dan menyerang bagian kulit dalam sehingga menimbulkan bengkak yang lunak, kemerahan, dan bernanah. 

Jerawat batu tidak hanya terasa sakit, tetapi terkadang dapat membuat gatal. Ketika salah satu nanah pecah, maka infeksi dapat menyebar ke bagian kulit wajah lainnya.

Meskipun demikian, Anda tidak perlu khawatir karena jenis jerawat ini bisa disembuhkan dengan berkonsultasi ke dokter.

  • Papula

Jenis jerawat papula terlihat seperti benjolan merah di kulit dan mampu berkembang menjadi jenis jerawat pustula. Papula merupakan salah satu jenis jerawat yang dikenal sebagai jerawat pada umumnya. 

Pembentukan awal jenis jerawat ini adalah ketika pori-pori tersumbat dengan minyak berlebih dan sel-sel kulit mati. Sel-sel kulit mati dan minyak berlebih tersebut menjadi sumber makanan bagi bakteri Propioni acnes dan membuatnya semakin berkembang.

Pada akhirnya, folikel rambut tertekan dan robek serta mengeluarkan tumpukan bakteri, sel-sel kulit mati, dan minyak berlebih yang kemudian menimbulkan iritasi di kulit atau kemunculan dari papula.

  • Pustula

Pustula merupakan perkembangan lanjutan dari papula dan memiliki ciri khas berupa benjolan di kulit yang dipenuhi dengan nanah yang berwarna kuning. Pustula muncul ketika folikel rambut telah robek dan iritasi di kulit sudah terjadi.

  • Jerawat nodul

Selain jerawat batu, jenis jerawat lain yang sulit untuk diobati adalah jerawat nodul. Jerawat nodul terjadi saat pori-pori yang terhalang dengan sel-sel kulit mati dan minyak sebum terinfeksi dengan bakteri P.acne yang menyerang bagian dalam kulit.

Pada awalnya jerawat nodul terlihat seperti benjolan kecil di bawah kulit, tetapi perlahan-lahan berubah warna menjadi merah dan sakit ketika disentuh.

Jerawat nodul memerlukan penanganan lebih lanjut dan tidak bisa semata-mata disembuhkan dengan obat-obatan dari apotek. 

Bila jerawat muncul terus-menerus dan tidak dapat dihilangkan dengan obat jerawat yang dijual bebas, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/nodular-acne
Diakses pada 01 Juli 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/blackheads
Diakses pada 01 Juli 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/315104.php
Diakses pada 01 Juli 2019

Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/papule-definition-of-an-acne-papule-15541
Diakses pada 01 Juli 2019

WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/guide/pustules-facts
Diakses pada 01 Juli 2019

WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/cystic-acne#1
Diakses pada 01 Juli 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed