Jenis-jenis Gangguan Pendengaran dan Cara Menanganinya

(0)
17 Aug 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ada tiga jenis gangguan pendengaran yang berbedaGangguan pendengaran memiliki beberapa jenis yang berbeda
Gangguan pendengaran adalah kondisi di mana seseorang mengalami penurunan kemampuan mendengar. Hal ini dapat terjadi ketika bagian dari sistem pendengaran mengalami gangguan atau kerusakan.Orang dengan gangguan pendengaran bisa mengalami kesulitan mendengar atau bahkan tidak dapat mendengar sama sekali (tuli). Gangguan pendengaran yang terjadi seiring bertambahnya usia (presbikusis) merupakan jenis gangguan pendengaran yang paling umum terjadi.Gangguan pendengaran dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yakni gangguan pendengaran konduktif, gangguan pendengaran sensorienural, dan gangguan pendengaran campuran. Berikut adalah penjelasan sekaligus tindakan penanganan yang bisa dilakukan.

Gangguan pendengaran konduktif

Gangguan pendengaran konduktif disebabkan adanya masalah pada saluran telinga, gendang telinga, atau telinga tengah dan osikel (tiga tulang kecil malleus, incus, dan stapes yang terdapat di telinga tengah).

Penyebab gangguan pendengaran konduktif

Berbagai penyebab terjadinya gangguan pendengaran konduktif atau tuli konduktif, di antaranya:
  • Malformasi telinga luar, saluran telinga, atau struktur telinga tengah
  • Terdapat cairan di bagian telinga tengah saat sedang pilek
  • Infeksi telinga seperti otitis media, yaitu infeksi telinga tengah di mana terjadi akumulasi cairan yang dapat mengganggu pergerakan gendang telinga dan osikel
  • Alergi
  • Memburuknya fungsi tabung eustachius
  • Gendang telinga berlubang atau robek akibat infeksi, cedera, atau goresan.
  • Terdapat tumor jinak
  • Kotoran telinga yang menumpuk
  • Infeksi pada saluran telinga
  • Masuknya benda asing ke dalam telinga
  • Otosklerosis, yaitu pertumbuhan tulang abnormal yang terbentuk di telinga tengah.

Penanganan gangguan pendengaran konduktif

Obat-obatan, seperti obat antibiotik atau antijamur, dapat digunakan untuk mengobati gangguan telinga akibat infeksi.Sementara itu, beberapa jenis gangguan dapat diatasi dengan pembedahan, misalnya pada gangguan pendengaran yang disebabkan tidak adanya saluran telinga bawaan atau kegagalan saluran telinga terbuka sejak lahir.Pembedahan juga dilakukan ketika terjadi malformasi atau disfungsi struktur telinga tengah baik karena bawaan atau trauma kepala dan otosklerosis. Pembedahan juga biasanya dilakukan untuk mengangkat tumor jinak yang terdapat di dalam telinga.Penanganan gangguan pendengaran konduktif juga dapat dilakukan dengan penggunaan alat bantu dengar konduksi tulang atau alat osseointegrasi. Alat bantu dengar ini ditanamkan melalui operasi. Tergantung pada kondisi saraf pendengaran, alat bantu konvensional juga mungkin bisa digunakan untuk mengatasi gangguan pendengaran konduktif.

Gangguan pendengaran sensorineural

Gangguan pendengaran sensorineural (SNHL) atau tuli sensorineural disebabkan oleh rusaknya struktur telinga bagian dalam atau terjadi kerusakan pada saraf pendengaran. Gangguan pendengaran sensorineural merupakan penyebab sekitar 90 persen ketulian pada orang dewasa.

Penyebab gangguan pendengaran sensorineural

Ada beberapa penyebab terjadinya gangguan pendengaran sensorineural, namun yang paling umum adalah akibat paparan terhadap suara keras, faktor genetik, dan penuaan (presbikusis). Selain itu, ketulian sensorineural juga diakibatkan oleh:

Penanganan gangguan pendengaran sensorineural

Gangguan pendengaran sensorineural mendadak yang berasal dari virus merupakan kondisi darurat yang dapat diobati dengan kortikosteroid.Kortikosteroid juga dapat digunakan untuk mengurangi pembengkakan dan peradangan sel rambut koklea setelah terpapar suara keras. Pada penyakit autoimun yang menyerang telinga bagian dalam, kortikosteroid diberikan dalam jangka panjang dan mungkin bersamaaan dengan terapi obat lainnya.Apabila gangguan pendengaran terjadi karena trauma kepala yang menyebabkan kompartemen telinga dalam pecah dan meracuni telinga bagian dalam, maka operasi darurat dapat dilakukan untuk menangani kondisi ini.Sementara itu, gangguan pendengaran akibat penyakit Ménière dapat diobati secara medis dengan diet rendah sodium, pemberian diuretik, dan kortikosteroid.Gangguan pendengaran sensorineural yang terjadi akibat penyakit pada sistem saraf, akan ditangani berdasarkan jenis penyakit yang menjadi penyebabnya.Sementara jika gangguan pendengaran bersifat tidak dapat dipulihkan, maka penggunaan alat bantu dengar akan disarankan. Apabila kondisi belum membaik setelah penggunaan alat bantu dengar, operasi implan koklea mungkin dilakukan.

Gangguan pendengaran campuran

Gangguan pendengaran campuran atau tuli campuran merupakan kombinasi gangguan konduktif pada telinga luar atau tengah dan gangguan sensorineural pada telinga bagian dalam atau saraf pendengaran. Kondisi ini dapat mengindikasikan adanya gangguan pada bagian telinga luar atau tengah dan bagian telinga dalam atau saraf pendengaran.

Penyebab gangguan pendengaran campuran

Gangguan pendengaran campuran dapat disebabkan oleh beberapa kondisi berikut:
  • Cedera kepala
  • Infeksi jangka panjang
  • Riwayat gangguan pendengaran dalam keluarga.
Kondisi ini dapat menyebabkan kehilangan pendengaran pada salah satu atau kedua telinga, dan dapat terjadi secara tiba-tiba atau perlahan-lahan yang semakin buruk seiring berjalannya waktu.Jika Anda merasa mengalami kehilangan pendengaran secara tiba-tiba, segera konsultasikan masalah ini ke dokter spesialis THT terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Perawatan untuk gangguan pendengaran campuran

Ketika seseorang mengalami gangguan pendengaran campuran, maka ia direkomendasikan untuk menjalani perawatan komponen konduktif terlebih dahulu.Penanganan pada gangguan pendengaran campuran dapat berupa perawatan kombinasi antara pemberian obat, pembedahan, serta penggunaan alat bantu pendengaran atau implan koklea.
gangguan pendengaran
Medline Plus
https://medlineplus.gov/hearingdisordersanddeafness.html
Diakses 3 Agustus 2020
Mayo Clinic
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hearing-loss/symptoms-causes/syc-20373072
Diakses 3 Agustus 2020
Web MD
https://www.webmd.com/healthy-aging/qa/what-is-mixed-hearing-loss
Diakses 3 Agustus 2020
Hearing Loss
https://www.hearingloss.org/hearing-help/hearing-loss-basics/types-causes-and-treatment/
Diakses 3 Agustus 2020
Hear-it
https://www.hear-it.org/mixed-hearing-loss
Diakses 3 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait