Jenis-jenis Benjolan di Belakang Telinga Bayi yang Perlu Diwaspadai

(0)
16 Sep 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Benjolan di belakang telinga bayi dapat disebabkan oleh infeksi, masalah kulit, hingga pembengkakan getah beningAdanya benjolan di belakang telinga dapat membuat Si Kecil tidak nyaman
Adanya benjolan di belakang telinga bayi mungkin bisa membuat banyak orangtua merasa khawatir. Benjolan tersebut bisa saja terjadi di kulit atau di bagian tulang Si Kecil. Penyebabnya pun bisa beragam, mulai dari infeksi, pembengkakan kelenjar limfa (getah bening), bahkan kanker.Umumnya benjolan di belakang telinga bayi tidak berkaitan dengan penyakit membahayakan. Sebagian besarnya bahkan dapat sembuh tanpa perawatan khusus. Meski demikian, ada beberapa kondisi yang justru bisa membahayakan jika terlambat ditangani.

Penyebab benjolan di belakang telinga bayi

Benjolan di belakang telinga bayi dapat dibedakan menjadi benjolan pada kulit, benjolan karena infeksi, dan benjolan karena pembesaran kelenjar getah bening. Berikut adalah penjelasannya.

1. Benjolan pada kulit

Penyebab utama benjolan di belakang telinga bayi yang bukan kanker adalah jerawat, lipoma, dan kista kulit. Jerawat dapat muncul akibat penyumbatan pori-pori kulit oleh sebum (minyak) dan kemudian terinfeksi bakteri. Kondisi ini bisa meradang dan berwarna merah atau bernanah.Kemungkinan selanjutnya adalah kista, yakni benjolan berisi cairan. Kista bisa muncul di mana saja, termasuk berupa benjolan di belakang telinga bayi. Terkadang kista memiliki bintik hitam di bagian atasnya yang disebut punctum. Karena isinya cairan, kista dapat bergerak saat digeser.

2. Pembengkakan kelenjar getah bening

Kemunculan benjolan di belakang telinga bayi bisa disebabkan oleh pembengkakan kelenjar getah bening (kelenjar limfa) yang disebut dengan kelenjar getah bening aurikuler posterior. Kondisi pembengkakan kelenjar bening juga dikenal sebagai limfadenopati.Kondisi ini dapat terjadi saat kelenjar getah bening melakukan kontak dengan benda asing. Hal ini bisa disebabkan adanya infeksi di area sekitar kelenjar getah bening aurikuler posterior.Biasanya, infeksi telinga atau infeksi kulit menjadi penyebab umum terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening. Kondisi ini bisa sembuh sendiri tanpa diperlukan perawatan atau pengobatan khusus.

3. Benjolan karena infeksi

Apabila terjadi infeksi di bagian tertentu, maka tubuh akan mengirimkan sel darah putih ke area yang sedang terkena infeksi. Sel darah putih kemudian menyerang penyebab infeksi tersebut (virus atau bakteri) agar infeksi bisa disembuhkan.Akan tetapi, kondisi ini juga bisa mengakibatkan penumpukan cairan sehingga terjadi pembengkakan. Apabila infeksi terjadi di belakang telinga bayi Anda, maka benjolan di belakang telinga bayi bisa muncul.Jenis infeksi yang dapat menyebabkan benjolan di belakang telinga bayi adalah otitis (infeksi telinga) dan mastoidititis (infeksi mastoid). Mastoidititis lebih sering terjadi pada bayi dan anak-anak jika dibandingkan dengan orang dewasa.

4. Mastoidititis

Mastoid adalah bagian tulang yang berada di belakang telinga. Saat tulang tengkorak terinfeksi bakteri, pembengkakan dan benjolan dapat terjadi.Penyakit ini biasanya disebabkan oleh infeksi pada saluran telinga tengah yang tidak diobati. Gejala-gejala mastoidititis meliputi:
  • Rasa nyeri hebat yang berdenyut baik di dalam atau di sekitar telinga
  • Keluar cairan atau nanah dari dalam telinga
  • Mengalami demam atau menggigil
  • Terjadi bengkak di belakang telinga
  • Kemerahan
  • Tercium bau busuk dari telinga
  • Telinga tampak mencuat atau terdorong ke depan
  • Masalah pendengaran atau telinga berdenging.
Jika kondisi ini terjadi pada bayi yang belum mampu berkomunikasi, Anda dapat memerhatikan gejala-gejala, seperti bayi menjadi sangat rewel, sering menangis dan menjerit, memukul sisi kepala, atau menarik telinganya.

Kapan harus menemui dokter?

Mastodititis adalah penyakit infeksi serius yang harus segera ditangani. Apabila terlambat ditangani, infeksi bisa menyebar ke seluruh tengkorak dan bisa mengancam jiwa. Segera hubungi dokter jika Anda curiga bayi mengalami infeksi mastoidititis.Demikian juga dengan penyebab benjolan di belakang telinga bayi lainnya. Segera kunjungi dokter jika benjolan berlangsung lebih dari dua minggu atau semakin meradang dan saat benjolan muncul bersamaan dengan gejala lain, misalnya demam tinggi.Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik atau pengambilan gambar. Jika diperlukan, dokter juga mungkin akan mengambil sampel jaringan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
jerawatkelenjar getah beninginfeksibenjolan lipoma
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324280
https://www.medicalnewstoday.com/articles/313968
Diakses 2 September 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/313968
Diakses 2 September 2020
Parent Tune. https://www.parentune.com/parent-blog/swelling-behind-your-infants-ear/3707
Diakses 2 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait