Jenis Jamur yang Bisa Dimakan dan Bisa Divariasikan di Tiap Sajian

Jenis jamur yang bisa dimakan sangatlah beragam, termasuk jamur enoki dan jamur shittake
Jamur enoki dan jamur shittake merupakan contoh dari jamur yang bisa dimakan

Jamur merupakan makhluk yang tergolong ke dalam kingdom Fungi, sehingga tak masuk ke dalam kelompok tumbuhan maupun hewan. Ada banyak jenis jamur yang bisa ditemukan. Beberapa di antaranya bisa dimakan dan bernutrisi tinggi. Apa saja jenis jamur yang bisa dimakan?

Jenis jamur yang bisa dimakan beserta khasiat kesehatannya

Menjadi panganan yang bernutrisi, berikut ini jenis jamur yang bisa dimakan dan potensi manfaatnya:

1. Jamur shiitake

Shiitake merupakan salah satu jamur yang populer di dunia. Berasal dari Asia Timur, jamur ini sangat kaya dengan nutrisi dan khasiat kesehatan. Dilaporkan bahwa jamur shiitake membantu menjaga kesehatan jantung, menjaga kesehatan imun, hingga berpotensi untuk melawan sel kanker.

Jamur shiitake juga memiliki potensi khasiat untuk menguatkan tulang, serta memiliki sifat antibakteri dan antivirus.

2. Jamur maitake

Dalam bahasa Jepang, ‘maitake’ artinya jamur menari. Konon katanya, nama tersebut diberikan kepada jamur ini karena orang cenderung bahagia saat menemukannya di alam liar. Jamur maitake memang bersifat adaptogen, yakni makanan atau zat yang mampu melawan stres di tubuh.

Jamur maitake juga memiliki potensi khasiat lain, seperti dilaporkan untuk melawan sel kanker, mengendalikan kolesterol, menjaga kesehatan imun, hingga mengontrol tekanan darah.

3. Jamur tiram

Jamur tiram mungkin menjadi salah satu jenis jamur yang bisa dimakan dan populer di Indonesia. Jamur yang kaya nutrisi namun rendah gula ini memiliki beragam potensi manfaat kesehatan, seperti mengendalikan kolesterol, menjaga kesehatan jantung, bahkan mengandung senyawa yang berpotensi untuk melawan sel kanker.

Jamur tiram juga mengandung senyawa yang dapat bertindak sebagai imunomodulator, untuk membantu menjaga daya tahan tubuh.

4. Jamur kancing dan jamur portobello

Jamur kancing merupakan jenis jamur yang paling banyak dibudidayakan di dunia. Saat masih muda, jamur ini berwarna putih sehingga disebut sebagai white mushroom. Kemudian, jamur putih akan menjelma menjadi jamur portobello saat berusia ‘matang’ dengan sempurna. Jamur portobello cenderung lebih besar dan lebih gelap.

Seperti kebanyakan jamur lainnya, jamur kancing juga cenderung rendah kalori. Jamur ini dilaporkan memiliki sifat antikanker serta mengendalikan gula darah. Kandungan polisakarida pada jamur ini juga berpotensi untuk menjaga kesehatan pencernaan, karena bisa menjadi makanan untuk bakteri baik.

5. Jamur enoki

Tampilannya memang agak berbeda dari jenis jamur yang bisa dimakan lainnya. Namun, walau cenderung ‘kurus’ dan kecil, jamur enoki juga bernutrisi tinggi dan memiliki sejumlah manfaat kesehatan.

Jamur enoki yang bisa dimakan
Jamur enoki memiliki bentuk kurus nan kecil

Salah satu potensi manfaat jamur enoki adalah menjaga sistem imun, manfaat khas jamur-jamur lain. Studi pada hewan juga menemukan, kandungan proflamin pada jamur enoki berpotensi untuk melawan tumor.

6. Jamur chaga

Jamur chaga merupakan jamur yang umumnya tumbuh di area yang dingin. Bentuknya yang ‘tak menawan’ berkebalikan dengan nutrisi dan khasiatnya. Jamur chaga juga sering dijual dalam bentuk bubuk.

Riset terkait jamur chaga masih terus berlanjut. Beberapa potensi manfaat dari jamur ini termasuk meningkatkan daya tahan tubuh, melawan peradangan, melawan sel kanker, hingga mengendalikan gula darah. Jamur chaga juga memiliki potensi untuk mengontrol kolesterol.

Cara mengolah jamur yang bisa dimakan

Jamur merupakan panganan yang sangat fleksibel. Jamur bisa diolah dengan berbagai cara dan mencampurkannya dengan berbagai variasi makanan lain. Misalnya, irisan jamur bisa dimasukkan ke salad, dipanggang, atau ditumis.

Jamur yang bisa dimakan
Jamur bisa dicampurkan dengan panganan lain, seperti telur

Kita juga bisa mencampurkan jamur ke sup, sandwich, atau mungkin masakan Italia seperti pasta. Jamur Portobello sering disajikan sebagai "steak" karena teksturnya yang seperti daging, terutama bagi Anda yang tidak mengonsumsi panganan hewani.

Apa pun cara yang Anda gunakan untuk mengolah jamur, makanan ini bisa menyumbang citarasa pada sajian di rumah.

Catatan dari SehatQ

Jenis jamur yang bisa dimakan cukup banyak tersedia. Karena beberapa jamur bisa sangat beracun, Anda lebih disarankan untuk membeli jamur di supermarket atau pasar yang sudah dijamin kualitasnya

Healthline. https://www.healthline.com/health/food-nutrition/are-mushrooms-good-for-you
Diakses pada 28 April 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/food-nutrition/maitake-mushroom
Diakses pada 28 April 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/shiitake-mushrooms
Diakses pada 28 April 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/white-mushroom-nutrition
Diakses pada 28 April 2020

Nutrition Advance. https://www.nutritionadvance.com/enoki-mushrooms
Diakses pada 28 April 2020

Verywell Fit. https://www.verywellfit.com/the-benefits-of-oyster-mushrooms-89610
Diakses pada 28 April 2020

Artikel Terkait