Jenis-Jenis Gangguan Jiwa Berat dan Cara Mengatasinya dengan Tepat


Gangguan jiwa berat adalah masalah kesehatan mental yang ditandai dengan terganggunya kemampuan menilai realitas. Penderita gangguan jiwa berat biasanya mengalami delusi, halusinasi, gangguan proses berpikir, hingga melakukan perilaku yang tak wajar.

0,0
Gangguan jiwa berat adalah masalah kesehatan mental yang ditandai dengan terganggunya kemampuan menilai realitasPenderita gangguan jiwa berat memerlukan bantuan medis untuk mengatasi gejalanya
Masalah kesehatan mental merupakan kondisi yang nyata adanya, namun kebanyakan orang seringkali mengabaikannya. Stigma yang melekat di masyarakat mengenai gangguan mental membuat penderitanya enggan berobat karena takut dianggap aneh dan dikucilkan.Padahal, masalah kesehatan mental tidak dapat sembuh dengan sendirinya dan perlu segera mendapat penanganan agar tak bertambah parah. Apabila dibiarkan begitu saja, kondisi yang semula masih bisa tertangani dengan mudah dapat berkembang menjadi gangguan jiwa berat.

Apa itu gangguan jiwa berat?

Gangguan jiwa berat adalah masalah kesehatan mental yang ditandai dengan terganggunya kemampuan untuk menilai realitas. Kondisi tersebut membuat penderitanya mengalami delusi, halusinasi, gangguan proses berpikir, hingga melakukan perilaku-perilaku yang tidak wajar.Orang yang menderita gangguan jiwa berat kondisinya masih dapat dipulihkan dan diobati, asal perawatan serta pengelolaan penyakit dilakukan dengan tepat. Dalam prosesnya mungkin perlu waktu yang cukup lama dan usaha keras agar kondisi penderitanya dapat kembali sehat seperti semula.

Kondisi-kondisi yang termasuk dalam gangguan jiwa berat

Menurut data National Institute of Mental Health, gangguan jiwa berat merupakan kondisi yang tergolong langka. Kondisi ini hanya dialami sekitar 5 persen dari populasi orang dewasa berusia di atas 18 tahun.Beberapa kondisi yang termasuk dalam gangguan jiwa berat, meliputi:

1. Skizofrenia

Skizofrenia adalah gangguan jiwa berat yang ditandai dengan gangguan emosi, pola pikir, dan perilaku, serta kesulitan dalam menerima realita. Gejalanya terbagi ke dalam empat kategori, di antaranya:Gejala psikotik
  • Halusinasi
  • Persepsi yang salah
  • Keyakinan yang salah
  • Tingkah laku aneh
  • Masalah dalam berbicara
  • Delusi
Gejala negatif
  • Apatis atau sikap acuh
  • Kehilangan minat untuk melakukan suatu hal
  • Kehilangan perasaan untuk merasakan kesenangan
  • Kurangnya ekspresi wajah dan intonasi vokal ketika berbicara
Gejala kognitif
  • Mengalami masalah dalam fokus atau memperhatikan sesuatu
  • Pemrosesan informasi dan memori yang lebih lambat
  • Kemampuan perencanaan dan pengorganisasian yang lambat
Gejala suasana hati
  • Depresi
  • Mudah marah
  • Gangguan kecemasan
  • Perubahan suasana hati

2. Gangguan skizoafektif

Salah satu jenis gangguan jiwa berat ini yang mirip dengan skizofrenia. Bedanya, gejala depresi atau manik yang dirasakan penderitanya cenderung lebih berat dan berlangsung dalam jangka waktu lebih lama.Berikut ini beberapa gejala yang umumnya dirasakan oleh penderita gangguan skizoafektif:Gejala depresi
  • Sedih
  • Putus asa
  • Mudah marah
  • Kehilangan minat pada hal yang disuka
  • Perubahan berat badan secara signifikan
  • Kesulitan tidur atau tidur berlebihan
  • Sering merasa gelisah
  • Perasaan bersalah atau tidak berharga
  • Kesulitan untuk berkonsentrasi
  • Munculnya pikiran untuk bunuh diri
Gejala manik
  • Mudah tersinggung
  • Kebutuhan tidur yang berkurang
  • Grandiosity (berpikir bahwa Anda mempunyai kekuatan tertentu, padahal tidak)
  • Menghabiskan lebih banyak uang daripada yang dimiliki
  • Bicara dan melakukan gerakan dengan cepat

3. Gangguan bipolar

Gangguan bipolar adalah gangguan jiwa berat yang menyebabkan perubahan suasana ekstrem pada penderitanya. Orang yang menderita kondisi ini dapat tiba-tiba sedih atau marah, padahal sebelumnya terlihat senang dan banyak tertawa.Selain suasana hati, orang yang menderita bipolar juga mengalami perubahan dramatis dalam pandangan, perilaku, dan tingkat energi. Berikut beberapa gejala yang umumnya dialami oleh penderitanya:
  • Tidak bisa diam
  • Berkurangnya kebutuhan tidur
  • Rasa senang dan kepercayaan diri yang berlebihan
  • Beralihnya pola pikir dengan cepat
  • Fokus yang mudah teralihkan

Bagaimana cara mengatasi gangguan jiwa berat?

Cara mengatasi gangguan jiwa berat bergantung pada kondisi yang dialami oleh penderitanya. Sejumlah tindakan yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasi masalah kesehatan mental antara lain:
  • Menjalani psikoterapi

Perawatan terapeutik ini bertujuan untuk mengeksplorasi pikiran, perasaan, perilaku penderita gangguan jiwa berat. Melalui tindakan ini, ahli kesehatan mental juga akan berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan penderitanya. Contoh psikoterapi yang mungkin akan dilakukan seperti terapi perilaku kognitif (CBT) dan terapi pemaparan.
  • Konsumsi obat-obatan tertentu

Konsumsi obat-obatan tertentu tidak akan menyembuhkan gangguan jiwa berat yang Anda alami. Pemberian obat umumnya dilakukan untuk membantu meredakan gejala. Dokter mungkin akan mengombinasikan obat dan terapi untuk mengoptimalkan proses penyembuhan.
  • Mengikuti support group

Bergabung ke dalam support group bisa membantu proses pemulihan. Nantinya, tiap anggota akan saling berbagi pengalaman dan tips untuk dapat melewati kondisi yang mereka alami.

Catatan dari SehatQ

Masalah kesehatan mental adalah kondisi yang perlu segera mendapat penanganan. Jika dibiarkan begitu saja, kondisi ini ditakutkan akan berkembang menjadi gangguan jiwa berat, sehingga nantinya semakin sulit untuk ditangani.Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
bipolargangguan mentalskizofreniaskizoafektif
Mental Health America. https://www.mhanational.org/mental-health-treatments
Diakses pada 11 Agustus 2021
Mental Illness Policy. https://mentalillnesspolicy.org/serious-mental-illness-not/
Diakses pada 11 Agustus 2021
Behavioral Health Evolution. https://www.bhevolution.org/public/severe_mental_illness.page
Diakses pada 11 Agustus 2021
Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI. https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/InfoDatin-Kesehatan-Jiwa.pdf
Diakses pada 11 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait