Mengenal 8 Spesialisasi Kedokteran Gigi di Indonesia, Apa Saja?


Rongga mulut Anda berisiko terhadap sejumlah masalah kesehatan, seperti penyakit gigi, penyakit gusi, hingga masalah struktur gigi. Masalah tersebut membutuhkan dokter gigi spesialis yang berbeda. Berbagai spesialis di bidang kedokteran gigi terlah dilatih untuk mengatasi permasalahan gigi dan mulut, sesuai dengan kebutuhan Anda.

0,0
spesialis kedokteran gigi terdiri atas berbagai macam spesialisTak hanya mencabut dan menambah, dokter gigi spesialis menangani masalah gigi dan mulut sesuai area yang terdampak
Profesi dokter gigi dikenal luas sebagai praktisi kesehatan yang menangani berbagai masalah gigi, gusi, dan mulut. Tak hanya satu, nyatanya dokter gigi juga memiliki spesialis.Spesialis kedokteran gigi umumnya dibagi berdasarkan area atau masalah gigi dan mulut yang Anda alami. Mengetahui jenis-jenis dokter gigi spesialis dapat membantu Anda untuk pergi ke dokter yang tepat sesuai dengan permasalahan Anda.

Macam-macam dokter gigi spesialis dan perannya 

Terdapat beberapa macam dokter gigi spesialis yang menangani permasalahan berbeda
Terdapat beberapa macam dokter gigi spesialis yang menangani permasalahan berbeda
Rongga mulut Anda berisiko terhadap sejumlah masalah kesehatan gigi dan mulut, baik masalah gigi, gusi, hingga yang berkaitan dengan estetika. Untuk menanganinya, dibutuhkan dokter gigi spesialis yang berbeda sesuai dengan kebutuhan Anda. Berikut beberapa spesialisasi profesi dokter gigi dengan gelar dokter gigi yang berbeda beserta perannya dalam menangani masalah gigi dan mulut.

1. Spesialis bedah mulut (Sp. BM)

Dokter spesialis bedah mulut adalah seorang ahli yang melakukan berbagai jenis prosedur bedah di area mulut dan rahang. Spesialis bedah mulut juga memberikan pelayanan bedah rekonstruktif, implan gigi, tumor, hingga kista rahang.Dokter spesialis bedah mulut menjalani 4-8 tahun pelatihan tambahan setelah sekolah kedokteran gigi.Salah satu prosedur yang biasa ditangani oleh dokter gigi spesialis bedah mulut adalah operasi gigi bungsu

2. Spesialis prostodonsia (Sp.Pros)

Dokter gigi spesialis periodonsia berfokus dalam menangani masalah restorasi gigi
Masalah gigi yang membutuhkan pembuatan gigi palsu ditangani oleh dokter gigi spesialis prostodonsia 
Dokter gigi spesialis prostodonsia adalah seorang ahli yang khusus melakukan perbaikan gigi asli dan penggantian gigi yang hilang. Spesialis prostodonsia menggunakan gigi tiruan, mahkota gigi, implan gigi, atau veneer untuk menggantikan gigi yang dicabut atau hilang. 

3. Spesialis ortodonti (Sp.Ort)

Dokter spesialis ortodonti adalah seorang ahli yang mendiagnosis dan merawat posisi atau susunan gigi dan rahang yang tidak normal (maloklusi). Tujuan utama dari spesialisasi ini adalah memperbaiki penampilan hingga fungsi gigitan gigi. Jika Anda ingin memasang behel atau kawat gigi, spesialis ortodonti dapat membantu Anda. Dokter gigi spesialis ortodonti menjalani 2-3 tahun pelatihan tambahan setelah sekolah kedokteran gigi. 

4. Spesialis periodonsia (Sp.Perio)

Spesialis periodonsia adalah seorang dokter gigi yang khusus melakukan diagnosis, perawatan, dan pencegahan penyakit pada jaringan lunak mulut (gusi) dan struktur pendukung lainnya (tulang gigi). Melansir dari laman American Academy of Periodontology, seorang dokter gigi spesialis periodonsia juga ahli dalam mengatasi masalah peradangan pada mulut. Orang yang mengalami penyakit gusi berat dengan riwayat kesehatan yang rumit mungkin membutuhkan dokter spesialis periodonsia untuk mengatasi masalahnya.Dokter spesialis periodonsia menjalani 3 tahun pelatihan tambahan setelah sekolah kedokteran gigi. Mereka juga dilatih untuk mampu mengatasi masalah gusi yang mungkin membutuhkan pembedahan.

5. Spesialis konservasi gigi (Sp.KG)

Dokter spesialis konservasi gigi menangani prosedur perawatan akar (root canal treatment)
Dokter spesialis konservasi gigi menangani prosedur perawatan akar (root canal treatment)
Dokter spesialis konservasi gigi atau endodontist adalah seorang ahli yang melakukan perawatan fungsi, estetika gigi, dan mengobati penyakit gigi dan jaringan sekitarnya, termasuk akar gigi. Dokter spesialis konservasi gigi juga dapat melakukan veneer dan bleaching gigi. Akan tetapi, spesialisasi utamanya adalah perawatan gigi berlubang, penambalan gigi, dan bedah akar gigi.Untuk Anda yang mungkin memerlukan perawatan akar gigi, dokter spesialis konservasi gigi menjadi solusinya. Beberapa pasien mungkin memilih untuk mencabut giginya jika sakit gigi terus-menerus dirasakan dan berulang.Namun, dokter spesialis konservasi gigi akan berusaha menemukan dan mengatasi penyebab sakit gigi yang Anda rasakan. Mereka akan berusaha mempertahankan gigi Anda seoptimal mungkin, sebelum memutuskan untuk mencabutnya.Dokter spesialis konservasi gigi menjalani 2-3 tahun pelatihan tambahan setelah sekolah kedokteran gigi. 

6. Spesialis penyakit mulut (Sp.PM)

Dokter spesialis penyakit mulut adalah seorang ahli yang melakukan identifikasi dan diagnosis penyakit mulut, gigi, dan sekitarnya. Spesialisasi kedokteran gigi ini juga melakukan penelitian terkait penyakit gigi dan mulut. Dokter spesialis penyakit mulut menjalani 3 tahun pelatihan tambahan setelah sekolah kedokteran gigi. 

7. Spesialis radiologi kedokteran gigi (Sp.RKG)

Dokter spesialis radiologi kedokteran gigi adalah seorang ahli yang khusus melakukan pengambilan dan interpretasi gambar dan data sinar-x (rontgen). Hasil interpretasi gambar dan data tersebut akan digunakan untuk penegakan diagnosis dan pengelolaan penyakit atau kondisi mulut dan rahang atas. Dokter spesialis radiologi kedokteran gigi menjalani 2 tahun pelatihan tambahan setelah sekolah kedokteran gigi. 

8. Spesialis ilmu kedokteran gigi anak (Sp.KGA)

Spesialis kedokteran gigi anak menangani permasalahan gigi anak
Spesialis kedokteran gigi anak menangani permasalahan gigi anak, dari bayi hingga remaja
Dokter spesialis ilmu kedokteran gigi anak atau pedodontis adalah ahli yang melakukan diagnosis dan perawatan gigi anak-anak, tepatnya dari bayi hingga remaja. Dokter gigi anak memiliki kualifikasi khusus untuk merawat gigi dan mulut anak sesuai dengan tahap perkembangannya. Tanpa perawatan yang tepat, anak mungkin akan mengalami kerusakan gigi seumur hidupnya. Dokter spesialis kedokteran gigi anak menjalani 2-3 tahun pelatihan tambahan setelah sekolah kedokteran gigi. 

Masalah apa saja yang ditangani oleh dokter gigi spesialis?

Berdasarkan spesialisasi tersebut, dokter gigi spesialis biasanya melakukan berbagai tindakan pencegahan, perawatan, dan pengobatan terhadap masalah gigi dan mulut. Berikut beberapa penyakit yang biasa ditangani oleh dokter gigi maupun dokter gigi spesialis.
  • Kerusakan gigi
  • Gigi sensitif 
  • Gigi patah 
  • Masalah estetika dan fungsi gigi 
  • Impaksi gigi
  • Bau mulut
  • Mulut kering
  • Radang mulut (oral lichen planus)
  • Sariawan
  • Temporomandibular disorder (TMD)
  • Masalah tenggorokan 
  • Radang amandel (tonsilitis)
  • Masalah kelenjar ludah
  • Bercak putih atau abu-abu di mulut (leukoplakia)
  • Lidah dan bibir pecah-pecah
  • Bibir sumbing
  • Mukokel
  • Radang mulut (stomatitis)
  • Rahang patah 
  • Kanker mulut 

Kapan harus ke dokter gigi?

Sebagian orang menganggap gejala yang ditimbulkan masalah gigi dan mulut bukan termasuk keadaan darurat. Namun, Anda perlu waspada dan segera ke spesialis kedokteran gigi jika mengalami beberapa kondisi berikut.
  • Gigi patah atau tercabut akibat trauma 
  • Luka pada pipi, gusi, dan lidah akibat trauma 
  • Nyeri pada gigi, rahang, atau mulut
  • Sakit gigi 
  • Gusi bengkak dan kemerahan
  • Terjadi perdarahan pada gigi dan mulut 
  • Sariawan yang tak kunjung sembuh

Catatan dari SehatQ

Itulah beberapa spesialis kedokteran gigi yang perlu Anda ketahui untuk mencegah, merawat, dan mengobati berbagai masalah gigi dan mulut. Sebagaimana bagian tubuh lainnya, kesehatan gigi dan mulut juga perlu Anda perhatikan. Jangan tunggu masalah gigi dan mulut muncul baru Anda ke dokter gigi.Usahakan untuk merawat kesehatan gigi dan mulut dengan rutin menggosok gigi 2 kali sehari dan membersihkan area mulut laki seperti gusi, langit-langit mulut, pipi bagian dalam, dan lidah. Jangan lupa untuk memeriksakan kesehatan gigi dan mulut Anda pada dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Jika Anda mengalami masalah gigi dan mulut atau ingin berkonsultasi dengan dokter gigi spesialis, Anda bisa berkonsultasi online menggunakan fitur chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
kesehatan gigisakit gigiimpaksi gigi bungsugigi berlubangkawat gigi
Konsil Kedokteran Indonesia. http://www.kki.go.id/assets/data/arsip/Standar_Kompetensi_Dokter_Gigi_Spesialis.pdf
Diakses pada 15 Juli 2021
Universitas Padjajaran. https://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/07/06-F-KG1.pdf
Diakses pada 15 Juli 2021
Web MD. https://www.webmd.com/oral-health/guide/oral-health-care-providers
Diakses pada 15 Juli 2021
Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/family-life/health-management/pediatric-specialists/Pages/What-is-a-Pediatric-Dentist.aspx
Diakses pada 15 Juli 2021
e-Medicine Health. https://www.emedicinehealth.com/when_to_visit_the_dentist/article_em.htm#routine_dental_care
Diakses pada 15 Juli 2021
American Dental Association. https://www.ada.org/en/about-the-ada/dentists-doctors-of-oral-health
Diakses pada 15 Juli 2021
American Association of Endodontists. https://www.aae.org/patients/why-see-an-endodontist/whats-difference-dentist-endodontist/
Diakses pada 16 Juli 2021
American Academy of Periodontology. https://www.perio.org/consumer/what-is-a-periodontist
Diakses pada 16 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait