Jenis dan Tips Olahraga untuk Penderita Asam Lambung


Jenis olahraga yang aman untuk penderita asam lambung antara lain jalan kaki, joging, berenang, yoga, atau sepeda statis. Lari sprint, angkat beban, hingga lompat tali tidak disarankan karena intensitasnya terlalu tinggi.

0,0
17 Jun 2021|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Jenis olahraga yang aman untuk penderita asam lambung adalah jalan kaki dan joggingJenis olahraga yang aman untuk penderita asam lambung salah satunya jalan kaki
Olahraga untuk penderita asam lambung bisa menguntungkan tapi juga berisiko merugikan. Pasalnya, ada beberapa jenis olahraga yang justru memperparah kondisi ini. Agar terhindari dari risiko tersebut, ada beberapa jenis olahraga dan tips yang bisa dilakukan.Untuk para penderita asam lambung atau bahkan GERD, olahraga adalah salah satu cara mencapai berat badan ideal. Saat berat badan turun, maka risiko terjadinya gangguan lambung akan menurun dan gejala asam lambung maupun GERD juga akan berkurang.Orang yang punya kelebihan berat badan akan mengalami gejala yang lebih parah dari penderita asam lambung kebanyakan. Selain hubungannya dengan penurunan berat badan, olahraga juga akan membuat saluran pencernaan lebih sehat, sehingga risiko kekambuhan penyakit lambung akan berkurang.

Jenis olahraga yang tepat untuk penderita asam lambung

Sepeda statis adalah jenis olahraga yang cocok untuk penderita asam lambung
Bersepeda statis cocok untuk penderita asam lambung
Berikut ini beberapa jenis olahraga yang cocok untuk penderita asam lambung:
  • Jalan kaki
  • Jogging
  • Yoga
  • Bersepeda statis
  • Berenang
Jenis olahraga di atas adalah olahraga dengan intensitas rendah. Sebab, olahraga dengan intensitas tinggi justru berisiko memicu naiknya asam lambung.Tidak semua penderita asam lambung pasti akan mengalami kekambuhan saat berolahraga dengan intensitas tinggi. Namun tidak ada salahnya kalau Anda lebih berhati-hati dan memulai aktivitas fisik dengan kegiatan yang ringan terlebih dahulu.Jika setelahnya tidak ada gejala gangguan lambung yang dirasakan, barulah Anda bisa sedikit demi sedikit meningkatkan intensitas latihan. Apabila saat intensitas latihan naik, gejala naiknya asam lambung seperti nyeri di ulu hati mulai dirasakan, kembalilah ke rutinitas olahraga yang ringan.

Olahraga yang sebaiknya dihindari penderita asam lambung

Angkat beban sebaiknya tidak dilakukan oleh penderita asam lambung
Angkat beban adalah olahraga yang perlu dihindari penderita asam lambung
Beberapa jenis olahraga yang terlalu berat bisa membuat aliran darah ke saluran pencernaan berkurang. Hal ini akan memicu cairan lambung menumpuk dan menyebabkan peradangan dan iritasi lambung.Berada di satu posisi terlalu lama atau mengangkat beban yang terlalu berat juga memicu kambuhnya asam lambung.
Olahraga berat juga akan membuat Anda berusaha lebih banyak menelan udara saat kelelahan (ngos-ngosan). Pada beberapa orang, ini bisa memicu naiknya asam lambung.
Jenis olahraga intensitas tinggi yang bisa memicu kekambuhan pada penderita asam lambung antara lain:
  • Lari sprint
  • Angkat beban
  • Senam
  • Lompat tali
  • Bersepeda dengan intensitas tinggi
  • Naik turun tangga

Tips olahraga untuk penderita asam lambung

Penderita asam lambung perlu banyak minum air putih sebelum olahraga
Minum air putih mengurangi risiko asam lambung naik saat olaharga
Meski berolahraga menyimpan risiko untuk penderita asam lambung, aktivitas fisik seperti ini tetap penting untuk dilakukan secara teratur. Ditambah dengan pola makan yang sehat, keduanya bisa membantu mencegah risiko kambuhnya asam lambung dalam jangka panjang.Anda hanya perlu memperhatikan beberapa hal agar risiko asam lambung naik saat berolahraga bisa berkurang. Berikut ini tipsnya.

• Tidak langsung olahraga setelah makan

Berolahraga dengan kondisi perut yang penuh akan menambah tekanan pada sfingter, otot yang ada di antara lambung dan esofagus. Hal ini akan menyebabkan naiknya asam lambung.Anda disarankan untuk tidak berolahraga setidaknya dua jam setelah makan.

• Hindari makanan penyebab asam lambung sebelum olahraga

Jenis makanan yang dikonsumsi sebelum berolahraga juga penting diperhatikan. Meski Anda sudah makan lebih dari dua jam sebelum berolahraga, tapi jika jenis makanan yang dikonsumsi salah, asam lambung tetap berisiko untuk naik.Beberapa makanan yang sebaiknya dihindari antara lain cokelat, minuman berkafein, minuman yang asam, makanan pedas dan berlemak, serta buah-buahan asam seperti lemon.Sementara itu, jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi sebelum berolahraga adalah yang rendah protein, rendah lemak, tapi tinggi karbohidrat.

• Perbanyak minum air putih

Minum air putih akan membantu proses pencernaan berjalan lancar, sehingga risiko terjadi gangguan lambung pun akan berkurang.

• Perhatikan posisi tubuh saat berolahraga

Berada di posisi terlentang akan mempermudah naiknya asam lambung. Oleh karena itu saat berolahraga, Anda disarankan untuk tidak menempatkan tubuh di posisi tersebut.Ketika melakukan crunches, sit up, atau angkat beban, misalnya, tambahkan bantal atau alat lain untuk mengganjal tubuh agar tidak sepenuhnya terlentang.Jenis olahraga yang paling baik untuk pengidap asam lambung adalah yang dilakukan sambil duduk atau berdiri secara perlahan.

• Pilih pakaian yang tepat

Kalau punya riwayat asam lambung dan ingin berolahraga, sebaiknya gunakan pakaian yang longgar dan nyaman. Sebab, memakai celana atau pakaian yang terlalu ketat terutama di bagian perut bisa menambah tekanan di area tersebut dan memicu gangguan.Menderita asam lambung memang membuat Anda perlu melakukan banyak penyesuaian dalam hidup, mulai dari mengganti pola makan, jenis olahraga, hingga posisi tidur. Namun jika bisa dilakukan dengan baik, hal ini akan membantu mengurangi frekuensi kekambuhan.
asam lambungtips olahragagerd
Healthline. https://www.healthline.com/health/digestive-health/acid-reflux-exercise
Diakses pada 9 Juni 2021
WebMD. https://www.webmd.com/heartburn-gerd/features/workouts-without-heartburn
Diakses pada 9 Juni 2021
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/gerd/best-exercises-to-beat-heartburn.aspx
Diakses pada 9 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait