Kenali Cara Mengatasi Kaki Bengkok pada Bayi Baru Lahir


Cara mengatasi kaki bengkok pada bayi baru lahir terbagi atas dua jenis, yaitu nonoperasi dan operasi. Kaki Pengkor atau clubfoot adalah kelainan kaki yang membengkok ke dalam sehingga menyulitkan anak untuk berjalan.

0,0
27 May 2019|Giovanni Jessica
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Cara mengatasi kaki bengkok pada bayi baru lahir dapat dilakukan dengan metode ponsetiKaki pengkor atau clubfoot pada bayi adalah kelainan kondisi kaki yang membengkok ke dalam
Kaki pengkor atau clubfoot adalah kondisi pergelangan kaki bengkok ke dalam. Kondisi ini merupakan kelainan yang terjadi sejak lahir. Diperkirakan setiap 1 dari 1000 bayi lahir dengan kelainan kaki ini. Kaki bengkok pada bayi dapat terjadi pada salah satu kaki, namun pada sebagian kasus tertentu, kedua kaki bisa mengalami kelainan.

Penyebab kaki bengkok pada bayi baru lahir

Dikutip dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), sebenarnya semua bayi baru lahir memiliki kondisi lutut bengkok atau clubfoot, yaitu kedua tumit saling mendekat dan kedua lutut saling menjauh yang tampak seperti huruf O. Normalnya, kondisi ini akan dialami bayi sampai usianya 3 tahun, dan mungkin baru disadari orangtua saat anaknya mulai berjalan. Kaki bengkok pada bayi baru lahir bisa merupakan kondisi postural atau bisa juga merupakan kelainan struktural. Clubfoot postural disebabkan oleh posisi bayi dalam rahim dan dalam kondisi ini tidak ada kelainan struktural pada tulang.Jika tidak ada kelainan struktural, maka kaki pengkor akan membaik dalam waktu 2 sampai 3 minggu. Sedangkan clubfoot pada bayi yang disebabkan kelainan struktural haruslah mendapatkan penanganan khusus seperti mengikuti metode ponseti.

Jenis-jenis clubfoot

Kelainan clubfoot pada bayi terbagi menjadi dua kelompok besar, yaitu terisolasi (idiopatik) atau tidak terisolasi. Clubfoot terisolasi atau idiopatik merupakan jenis yang umum terjadi. Pada kondisi ini, kelainan pada kaki tidak diikuti dengan masalah kesehatan lainnya.Pada kelompok kelainan Clubfoot tidak terisolasi, bayi memiliki kelainan bawaan lainnya atau gangguan neuromuskular, seperti arthrogryposis dan spina bifida. Apabila anak Anda mengalami Clubfoot yang disertai spina bifida atau kelainan neuromuskular lainnya, maka terapi yang dibutuhkan akan lebih lama karena lebih resisten.Kondisi kaki bengkok tidak dapat membaik dengan sendirinya. Pada saat baru lahir, kondisi Clubfoot tidak mengganggu dan tidak menimbulkan nyeri. Akan tetapi, seiring pertambahan usia, Clubfoot bisa membuat anak kesulitan berjalan.Apabla anak memaksa untuk berjalan dengan kondisi Clubfoot, akan terbentuk kaku pada kaki sisi samping. Hal ini menyebabkan anak tidak bisa menggunakan sepatu. Selain itu, callus (kapalan) yang terbentuk akibat Clubfoot bisa menyebabkan nyeri dan mengganggu aktivitas. Penanganan awal kaki bengkok pada bayi dapat memperbaiki kondisi ini.[[artikel-terkait]]

Cara mengatasi kaki bengkok pada bayi

Kelainan club foot pada bayi dapat diketahui sejak lahir, bahkan bisa ditemukan sejak dalam kandungan saat melakukan pemeriksaan ultrasnonografi. Oleh karena itu, cara mengatasi kaki bengkok pada bayi perlu dilakukan sedini mungkin. Idealnya pada 1-2 minggu setelah bayi lahir.Tujuan pengobatan penyakit ini adalah memberikan kondisi kaki yang fungsional, bebas nyeri, dan dapat berjalan dengan telapak kaki yang menapak. Pilihan cara mengatasi kaki bengkok pada bayi baru lahir dapat berupa tindakan operasi dan nonoperasi.

1. Penyembuhan clubfoot nonoperasi

Perawatan nonoperasi merupakan penanganan awal pada Clubfoot, tanpa mempertimbangkan tingkat keparahannya. Terdapat dua metode yang dapat digunakan, yaitu metode ponseti atau metode French.Kedua metode ini dilakukan dengan memanipulasi kaki bayi sedemikian rupa sehingga memiliki posisi yang lebih baik. Kemudian bayi akan memakai cast/penyangga untuk mempertahankan posisi tersebut. Hal ini akan dilakukan berulang setiap minggu selama 5-8 minggu.Pada tahap akhir setelah cast dilepaskan, bayi mungkin melakukan operasi kecil untuk melonggarkan tendon achilles. Tindakan ini akan membantu kaki bayi berada pada posisi normal. Dalam melakukan prosedur ini, cukup dilakukan dengan anestesi lokal.Setelah operasi, anak perlu mengenakan sepatu khusus selama 3 bulan pertama, kemudian dilanjutkan pada malam hari hingga usia 5 tahun. Penggunaan sepatu untuk bayi dengan clubfoot ini bertujuan untuk mencegah posisi kaki kembali menjadibengkok.Metode ponseti merupakan cara yang sangat efektif untuk mengatasi Clubfoot. Hal terpenting adalah peran dan komitmen dari orangtua untuk memasangkan brace/penopang setiap hari. Apabila hal ini tidak dilakukan dengan telaten, maka bayi berisiko tinggi untuk kembali mengalami Clubfoot.

2. Penyembuhan club foot dengan operasi

Sebagian besar kasus Clubfoot akan membaik tanpa membutuhkan operasi. Akan tetapi, terkadang deformitas yang dialami tidak membaik secara sempurna atau Clubfoot kembali lagi. Penanganan Club Foot dengan operasi akan menghasilkan kaki yang lebih kaku. Oleh karena itu, operasi merupakan pilihan terakhir yang dilakukan.Operasi dilakukan untuk menyesuaikan kondisi tendon, ligamen, dan persendian di kaki. Pada kasus Clubfoot yang telah membaik sebagian, operasi yang dibutuhkan tidak sebesar jika dibandingkan deformitas yang berat. Operasi dilakukan hanya pada tendon dan persendian yang berperan dalam deformitas.Operasi rekonstruktif yang besar, yaitu pelepasan menyeluruh dari jaringan tisu pada kaki. Setelah kondisi kaki beranjak normal, dilakukan stabilisasi kaki dan persendian dengan penyangga untuk memberikan waktu penyembuhan jaringan.

Segera berkonsultasi ke dokter jika bayi mengalami kondisi ini

Kondisi lutut bengkok pada bayi yang disebabkan oleh kelainan medis, misalnya seperti blount disease, celebral palsy atau penyakit riketsia membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.Berikut adalah sejumlah gejala yang menjadi tanda clubfoot pada bayi perlu penanganan lebih lanjut dari dokter.
  • Lutut bayi masih bengkok sampai di atas usia 3 tahun
  • Bengkok lututnya tidak simetris, yaitu ada sisi kanan atau kiri kaki yang lebih bengkok
  • Bengkok pada kaki berkembang secara progresif, yakni semakin membengkok seiring bertambahnya usia
  • Lutut bayi terlihat sangat bengkok, yaitu sudut antara tulang paha dan betis leih dari 15 derajat
  • Lutut bayi disertai perawakan pendek
  • Kaki pengkor menyebabkan aktivitas terganggu, misalnya bayi terlihat lebih dominan menggunakan kaki kanan
Jika Anda menemukan tanda tersebut pada bayi, segera bawa anak ke dokter. Dikhawatirkan kondisi tersebut mengganggu tumbuh kembang si kecil.

Pesan dari SehatQ!

Meski kaki bengkok pada bayi baru lahir merupakan hal yang biasa terjadi, namun kondisi ini tidak bisa dibiarkan. Jika Anda ingin berkonsultasi pada dokter secara langsung terkait clubfoot pada bayi, Anda bisa konsultasikan langsung dengan chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
spina bifida
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2019448/
Diakses pada 24 Juni 2019
OrthoInfo. https://www.orthoinfo.org/en/diseases--conditions/clubfoot/
Diakses pada Mei 2019
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/club-foot/
Diakses pada Mei 2019
IDAI. https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/mengenal-lutut-dan-kaki-bengkok-pada-bayi Diakses 5 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait