Jenis Cedera Jari dan Penyebabnya yang Harus Anda Waspadai saat Berolahraga

Jenis cedera pada jari banyak macamnya dan untuk mengetahui tergantung oleh penyebabnya
Jari merupakan salah satu bagian tubuh yang banyak melakukan aktivitas sehingga rentan terkena cedera

Sebagai bagian dari tangan, jari memiliki kerja yang cukup banyak dalam melakukan beragam aktivitas. Itulah sebabnya berbagai cedera sangat rawan terjadi pada jari, mulai dari yang paling mudah diobati hingga yang paling berisiko seperti patah jari dan radang sendi. Berikut ini adalah beberapa cedera pada jari beserta penyebabnya yang perlu Anda waspadai:

1. Patah Jari

Patah jari dapat terjadi dalam berbagai tingkat keparahan. Kebanyakan patah jari membutuhkan perawatan yang sederhana. Akan tetapi, Anda tetap harus melakukan pemeriksaan untuk mewaspadai patah jari yang membutuhkan tindakan bedah. Biasanya, patah jari disebabkan oleh kecelakaan saat terjatuh dan menumpu pada jari-jari.

2. Terkilir & Dislokasi

Jari terkilir dan dislokasi adalah cedera jari yang cukup umum. Baik keseleo maupun dislokasi, terjadi akibat kerusakan pada ligamen dan sendi sehingga terjadi cedera parah. Kondisi ini biasanya ditandai dengan adanya jari yang bengkak atau kaku serta nyeri pada persendian.

3. Gamekeeper's Thumb

Gamekeeper's Thumb adalah sebuah kondisi dari dislokasi ibu jari. Pada cedera ini, ligamen agunan ulnaris ibu jari mengalami kerusakan. Akibatnya, ligamen akan sulit bergerak menjauhi area tangan. Untuk mengatasinya, diperlukan perawatan khusus agar ibu jari bisa berada pada fungsi dan posisi semula.

4. Arthritis/Radang Jari

Arthritis merupakan suatu kondisi peradangan pada sendi. Kondisi ini dapat menyerang sendi manapun di tubuh, termasuk pada persendian di tangan dan jari. Ada dua jenis radang sendi yang umumnya terjadi pada jari-jari, yaitu osteoarthritis dan rheumatoid arthritis.

Jari yang mengalami arthritis umumnya akan membengkak. Selain itu, jari-jari juga dapat bergeser makin menjauhi ibu jari. Jari juga akan terlihat membengkok dan akan timbul suara seperti "klik" ketika digerakkan. 

5. Arthritis Ibu Jari

Arthritis pada ibu jari biasanya terjadi pada sendi yang berada di pangkal ibu jari. Persendian ini merupakan lokasi di mana tulang ibu jari bertemu dengan tulang pergelangan tangan. Sendi ini merupakan sendi carpometacarpal (CMC) yang berperan penting ketika seseorang makukan gerakan untuk mencengkeram atau mencubit. Arthritis jempol lebih sering terjadi pada wanita daripada pria dan peningkatan frekuensi di atas usia 40.

6. Trigger Finger

Trigger finger adalah suatu kondisi dimana salah satu jari bengkok atau menutup ke arah telapak tangan. Posisi tersebut akan bertahan dalam waktu lama dan sulit untuk dikembalikan ke posisi semula.

Trigger finger terjadi karena adanya peradangan pada otot yang mengelilingi jari tersebut. Pada keadaan yang parah, jari akan selamanya berada pada posisi menutup dan tidak lagi dapat kembali ke posisi semula.

7. Mallet Finger

Mallet finger adalah cedera yang terjadi pada ujung jari. Biasanya, seseorang yang menderita cedera mallet finger merasakan adanya gangguan pada jari mereka. Setelah cedera terjadi, gejala awal yang muncul adalah seseorang menjadi kesulitan untuk meluruskan jari.

8. Jersey Finger

Jersey finger adalah cedera pada tendon fleksor jari. Tendon fleksor adalah bagian yang menarik jari ke bawah telapak tangan saat Anda mengontraksikan otot-otot fleksor lengan bawah. Cedera terjadi di ujung jari sehingga membuat tendon terkunci kembali ke pangkal jari atau bahkan ke telapak tangan.

9. Ring Injury

Cedera pada jari bisa terjadi saat seseorang mengenakan cincin kawin atau perhiasan lainnya di jari. Meskipun penyebabnya sederhana, cedera ini dapat menyebabkan komplikasi serius jika tingkat keparahan cedera tidak dikenali. Pasalnya, cedera ini dapat berisiko pada timbulnya kerusakan jaringan lunak termasuk aliran darah ke jari.

10. Amputasi Jari

Amputasi jari adalah cedera serius yang dapat menyebabkan perubahan signifikan pada kemampuan dalam aktivitas dengan tangan. Itulah sebabnya, jika jari Anda terputus, ahli bedah dapat mencoba untuk memasang kembali bagian yang terputus.

Namun, tidak semua jari dapat disambungkan, itulah sebabnya Anda harus segera mengevaluasi untuk menentukan perawatan yang tepat untuk cedera Anda.

Mengetahui berbagai jenis cedera jari berguna untuk menentukan perawatan yang paling tepat. Apabila Anda mengalami keluhan seputar nyeri atau cedera pada jari, Anda dapat mengonsultasikannya pada dokter agar diberikan perawatan yang paling tepat serta efektif.

Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/finger-injuries-2549407
Diakses pada Oktober 2018

American Society for the Surgery of the Hand. http://www.assh.org/handcare/hand-arm-conditions/Rheumatoid-Arthritis
Diakses pada 20 Maret 2019

Trigger Finger. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/trigger-finger/symptoms-causes/syc-20365100
Diakses pada 20 Maret 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed