Jenis Antibiotik untuk Amandel dan Perawatan Lainnya


Jenis antibiotik untuk amandel biasanya diresepkan untuk mengobati radang amandel karena infeksi bakteri. Jenis antibiotik yang biasanya diberikan adalah penicillin.

0,0
12 Nov 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Antibiotik untuk amandel yang biasa diberikan adalah penicillinPenicillin adalah antibiotik untuk radang amandel yang biasanya diberikan
Radang amandel atau tonsilitis dapat disebabkan karena infeksi virus (viral) atau infeksi bakteri. Kedua penyebab radang amandel ini pun memerlukan perawatan yang berbeda. Khusus untuk mengatasi tonsilitis karena infeksi bakteri, masalah ini bisa diatasi dengan obat-obatan antibiotik untuk amandel yang diresepkan dokter.

Jenis antibiotik untuk amandel

Infeksi yang disebabkan oleh virus biasanya dapat ditangani dengan perawatan rumahan. Tonsilitis akut umumnya akan menunjukkan tanda-tanda membaik dalam 3-4 hari, tapi juga bisa bertahan hingga 2 minggu.Radang amandel yang disebabkan oleh bakteri dapat berlangsung lama, bahkan berpotensi menimbulkan komplikasi jika terlambat ditangani. Penyakit ini juga dapat kambuh berulang hingga menjadi tonsilitis kronis.Dalam menangani tonsilitis karena infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik untuk amandel. Berikut adalah beberapa jenis antibiotik untuk amandel yang sering diresepkan dokter:Biasanya dokter akan meresepkan penisilin sebagai antibiotik untuk amandel selama 10 hari, terutama bila tonsilitis disebabkan oleh infeksi bakteri streptokokus grup A. Jika Anda memiliki alergi pada penicillin, dokter akan meresepkan jenis antibiotik lainnya.Pastikan obat antibiotik tersebut dikonsumsi sesuai dosis yang ditentukan dan dihabiskan. Konsultasikan juga pada dokter mengenai apa yang harus Anda dilakukan jika jadwal minum obat antibiotik untuk amandel terlewat.Selain obat antibiotik untuk amandel, dokter juga mungkin meresepkan obat penghilang nyeri dan penurun demam, seperti ibuprofen, acetaminofen atau parasetamol.Anak-anak dan remaja tidak boleh mengonsumsi aspirin untuk mengobati gejala penyakit seperti flu, termasuk amandel. Kondisi ini dikaitkan dengan risiko terjadinya sindrom Reye, yakni kondisi langka yang berpotensi mengancam nyawa.Jika radang amandel akibat infeksi bakteri tidak segera ditangani atau antibiotik untuk amandel yang diberikan dokter tidak dihabiskan, sejumlah masalah ini dapat muncul:
  • Infeksi bertambah buruk atau menyebar ke jaringan tubuh lain
  • Pembengkakan bernanah
  • Komplikasi demam rematik
  • Peradangan ginjal serius.
Apabila tonsilitis akibat infeksi bakteri tidak dapat ditangani dengan antibiotik, kondisi ini menandakan bahwa bakteri telah kebal terhadap antibiotik. Anda mungkin akan disarankan untuk menjalani operasi pengangkatan amandel (tonsilektomi) untuk mengatasi masalah ini.Untuk tonsilitis karena infeksi virus, perawatan akan difokuskan untuk mengurangi gejala-gejala yang dirasakan selama peradangan terjadi. Antibiotik untuk amandel tidak diperlukan karena infeksi ini disebabkan oleh virus.

Cara mengatasi radang amandel lainnya

Baik karena infeksi bakteri atau virus, perawatan rumahan berikut ini dapat membantu mempercepat penyembuhan radang amandel.

1. Istirahat yang cukup

Usahakan untuk tidur dan beristirahat secukupnya untuk memulihkan kembali tenaga dan sistem imun tubuh Anda.

2. Jaga kecukupan cairan tubuh

Penuhi kebutuhan cairan tubuh Anda setiap harinya untuk menjaga tenggorokan tetap lembap dan mencegah dehidrasi. Banyak minum air putih juga membantu untuk membersihkan tenggorokan.

3. Konsumsi makanan dan minuman yang melegakan tenggorokan

Hindari makanan yang keras dan dapat menyakiti tenggorokan Anda. Kaldu hangat, teh bebas kafein, atau air hangat yang dicampur madu mampu menenangkan dan meredakan sakit tenggorokan karena radang amandel.

4. Konsumsi tablet isap

Pasien berusia 4 tahun ke atas bisa mengisap tablet pelega tenggorokan untuk mengatasi radang dan sakit tenggorokan. Tidak seperti antibiotik untuk amandel, tablet pelega tenggorokan ini dijual bebas dan bisa didapatkan tanpa resep dokter.

5. Berkumur air garam

Berkumur dengan air garam dapat membantu membersihkan dan membunuh bakteri penyebab radang. Campurkan 1 sendok teh garam dan satu gelas air hangat hingga membentuk larutan. Gunakan larutan tersebut untuk berkumur tiga kali sehari dan jangan ditelan.

6. Menjaga kelembapan udara

Udara kering dapat mengiritasi tenggorokan. Oleh karena itu, gunakan pelembap udara atau jaga kelembapan udara untuk membantu tenggorokan cepat pulih. Anda juga dapat menghirup uap hangat selama beberapa menit sebagai alternatif.

7. Hindari iritan

Selalu jaga kondisi rumah Anda supaya terbebas dari berbagai penyebab iritasi tenggorokan, seperti asap rokok atau debu.Radang amandel merupakan kondisi yang sering terjadi, khususnya pada anak-anak. Namun, jika gejala penyakit ini memburuk dalam dua hari, sebaiknya Anda segera hubungi dokter. Khususnya jika sakit tenggorokan menyebabkan rahang sulit dibuka dan Anda tidak bisa makan atau minum.Apabila Anda punya pertanyaan lebih lanjut seputar radang amandel atau tonsilitis, Anda bisa bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
radang amandeltonsilitis
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21146-tonsillitis/management-and-treatment
Diakses 29 Oktober 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tonsillitis/diagnosis-treatment/drc-20378483
Diakses 29 Oktober 2020
Web MD. https://www.webmd.com/oral-health/understanding-tonsillitis-treatment#1
Diakses 29 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait