Jenis Alat Kesehatan dan Fungsinya agar Tahu Mana yang Diperlukan di Rumah

(0)
01 Sep 2020|Annisa Trimirasti
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Daftar alat kesehatan dan fungsinya perlu Anda perhatikanNebulizer termasuk alat kesehatan yang sebaiknya ada di rumah
Memiliki alat kesehatan dapat membantu mengontrol kondisi kesehatan sekaligus membuat Anda lebih siap dalam menghadapi bahaya. Beberapa alat kesehatan dapat dimiliki oleh semua orang sedang beberapa yang lain lebih dibutuhkan oleh orang dengan kondisi tertentu.Alat kesehatan yang sebaiknya dimiliki semua orang adalah kotak P3K untuk potensi cedera atau kecelakaan. Contohnya adalah perban, plester, kain kasa, pinset, dan cairan antiseptik. Selain itu, obat-obatan dasar, seperti obat anti-alergi, obat diare, dan obat pereda nyeri, juga sebaiknya tersedia dalam kotak P3K.

Beragam alat kesehatan dan fungsinya di rumah Anda

Selain kotak P3K untuk potensi cedera, sejumlah alat kesehatan di bawah ini juga sebaiknya Anda miliki. Beberapa umum dimiliki oleh semua orang sedang beberapa yang lain bersifat khusus untuk suatu kondisi tertentu.
  • Alat ukur pinggang

Anda sebaiknya memiliki alat ukur pinggang di rumah. Alat ini banyak dijual di supermarket, toko online, ataupun klinik. Bentuknya mirip dengan meteran gulung yang sering digunakan oleh penjahit.Memiliki alat ukur pinggang penting untuk memantau ukuran lingkar pinggang Anda. Lingkar pinggang dapat menjadi tolok ukur beberapa kondisi kesehatan. Kenapa?Pasalnya, semakin besar lingkar pinggang Anda, semakin banyak pula simpanan lemak di perut. Tumpukan lemak ini dapat berbahaya bagi kesehatan.Banyaknya lemak di perut dapat meningkatkan sejumlah risiko penyakit, seperti obesitas, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung. Pria Asia sebaiknya memiliki lingkar pinggang kurang dari 94 cm, sedangkan wanita Asia sebaiknya memiliki lingkar pinggang kurang dari 80 cm.Meski demikian, saat Anda memiliki lingkar pinggang lebih dari angka tersebut, Anda tidak serta-merta langsung berpotensi mengalami penyakit tertentu. Lingkar pinggang juga bisa dipengaruhi oleh faktor genetik dan kerangka tubuh. Jadi sejumlah tes lanjutan diperlukan hingga bisa mendiagnosis seseorang menderita kondisi tertentu.
  • Timbangan

Timbangan berat badan juga penting Anda miliki di rumah. Fungsinya kurang lebih serupa dengan alat ukur pinggang atau waist ruler, yaitu untuk memantau berat badan Anda dan berusaha tetap berada pada rentang sehat.Hal ini karena berat badan berlebih berkaitan dengan berbagai potensi terjadinya penyakit, mulai dari sleep apnea, tekanan darah tinggi, stroke, diabetes, penyakit jantung, penyakit ginjal, penyakit hati, hingga gangguan kehamilan.
  • Termometer

Termometer berfungsi untuk mengukur suhu tubuh. Alat kesehatan ini perlu Anda miliki di rumah, terutama bila ada anak-anak. Pemantauan suhu tubuh merupakan hal penting karena peningkatan suhu tubuh atau demam pada temperatur tertentu dapat menjadi tanda sejumlah kondisi.Kondisi tersebut meliputi heat stroke, infeksi virus atau bakteri, hingga efek samping obat-obatan atau imunisasi tertentu, seperti obat antibiotik atau pasca imunisasi tetanus.
  • Tensimeter

Tensimeter adalah alat untuk mengukur tekanan darah. Memiliki alat kesehatan ini lebih diutamakan bagi Anda yang pernah mengalami hipertensi ataupun berisiko mengalaminya, seperti mengalami obesitas atau memiliki keluarga dengan kondisi serupa.Dengan memiliki tensimeter, Anda dapat memantau tekanan darah dengan lebih baik dan mengantisipasi lebih awal bila angka tekanan darah di luar normal. Tekanan darah yang terlalu tinggi ataupun rendah bisa menjadi tanda bahaya, seperti hipertensi dan gangguan jantung.
  • Alat tes gula darah

Alat kesehatan ini juga biasa disebut sebagai glucose meter. Alat tes gula darah lebih diutamakan dimiliki oleh penderita diabetes atau seseorang yang berpotensi mengalaminya, seperti memliki keluarga dengan kondisi serupa.Dengan memiliki alat tes gula darah, kondisi kesehatan Anda akan terpantau sehingga potensi terjadinya bahaya akan jauh lebih kecil.
  • Inhaler dan nebulizer

Inhaler adalah alat kesehatan untuk mengantarkan obat langsung ke paru-paru. Alat ini digunakan dengan cara dihisap.Alat ini biasa digunakan untuk mengontrol gejala ataupun mengatasi sejumlah gangguan yang berhubungan dengan paru-paru, seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronik. Oleh karena itu, bila Anda memiliki gangguan paru-paru, sangat penting memiliki alat ini.
  • Tabung oksigen

Kekurangan oksigen bisa menjadi kondisi darurat. Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja dan umumnya ditandai dengan sesak napas, napas terengah-engah, bengek, berkeringat, hingga berubahnya warna kulit menjadi ungu atau kebiruan.Oleh karena itu, tabung oksigen penting untuk dimiliki, terutama bagi Anda yang memiliki riwayat anemia, gangguan paru-paru dan penyakit jantung. Anda bisa memilih tabung oksigen ukuran kecil sehingga mudah disimpan dan dibawa bepergian.Keberadaan alat kesehatan di rumah sangat penting untuk memantau kondisi kesehatan dan mengantisipasi terjadinya bahaya. Alat-alat kesehatan tersebut pun umumnya mudah didapat dan praktis. Jadi, mari siapkan beberapa di antaranya.
tips kesehatanmenjaga kesehatan
Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/use-this-emergency-first-aid-kit-checklist-to-be-prepared/
Diakses pada 1 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/waistline
Diakses pada 1 September 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/fever/symptoms-causes/syc-20352759
Diakses pada 1 September 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-pressure/in-depth/high-blood-pressure/art-20047889
Diakses pada 1 September 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/in-depth/blood-glucose-meter/art-20046335Diakses pada 1 September 2020National Institute of Health. https://www.niddk.nih.gov/health-information/weight-management/health-risks-overweight
Diakses pada 1 September 2020
Patient. https://patient.info/news-and-features/how-do-inhalers-work
Diakses pada 1 September 2020
WebMD. https://www.webmd.com/asthma/guide/hypoxia-hypoxemia
Diakses pada 1 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait