Penyebab jari bengkak ada banyak faktor
Jari bengkak tiba-tiba bisa berarti adanya gangguan kesehatan

Apakah Anda pernah mendapati jari tangan atau kaki Anda bengkak setelah Anda bangun tidur?  Atau bahkan jari mengalami pembengkakan meskipun beberapa jam sebelumnya keadannya masih normal? Tenang, Anda tidak sendirian. Kondisi jari bengkak cukup umum terjadi. Dan sebagian besar tidak disertai rasa sakit yang membuatnya tidak berbahaya. Namun di sisi lain, kondisi jari bengkak bisa menjadi indikator suatu penyakit.

Jari bengkak bisa disebabkan oleh banyak hal. Untuk mengantisipasi gangguan kesehatan yang muncul, ada baiknya mengetahui penyebab umum munculnya pembengkakan di jari Anda.

Penyebab jari bengkak?

Berikut adalah beberapa pemicu dari jari bengkak yang dapat dialami oleh Anda:

1. Penumpukan cairan dalam tubuh

Cairan yang tertahan pada tubuh dapat menyebabkan beberapa bagian tubuh bengkak seperti perut, tangan, kaki dan tak ketinggalan juga jari. Biasanya, penumpukan cairan tubuh diakibatkan oleh konsumsi makanan dengan kadar garam yang tinggi, memiliki penyakit ginjal kronis, memiliki penyakit jantung dan pembuluh darah. Untuk hal ini, ada baiknya memeriksakan diri Anda ke dokter.

2. Efek samping obat tertentu

Jari bengkak bisa juga dikarenakan efek samping dari obat tertentu. Beberapa obat jenis obat seperti steroid, obat nyeri saraf, obat antinyeri, obat terapi hormon, obat hipertensi, dan obat diabetes memiliki efek samping yang membuat pembengakakan pada jari Anda.

Jika Anda mengalami jari bengkak saat meminum obat-obat ini,sebaiknya konsultasikan ke dokter agar dokter dapat mempertimbangkan penggantian dosis maupun jenis obat.

3. Kehamilan

Bila Anda sedang hamil, jari bengkak dapat terjadi terutama pada jari kaki, tidak hanya jari namun bisa meliputi punggung kaki hingga betis.

Selama hamil, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan kehamilan rutin ke dokter kandungan untuk memantau kesehatan ibu dan janin karena pembengkakan yang terjadi dapat menjadi kondisi yang serius seperti preeklampsia atau tekanan dari tinggi yang membutuhkan perhatian medis.

4. Cedera

Cedera tertentu pada jari, seperti keseleo, dislokasi tulang, patah tulang, robeknya tendon atau ligamen dapat menyebabkan jari bengkak. Kondisi ini biasanya disertai dengan rasa panas dan perih. Bila cedera tidak parah, Anda dapat mengompresnya dengan kain yang berisi es batu.

5. Sindrom terowongan karpal

Sindrom terowongan karpal merupakan kondisi saat saraf di pergelangan tangan terjepit karena gerakan tangan yang berulang. Kondisi tersebut membuat jari bengkak dan terasa sakit, kebas, ataupun mengalami sensasi menggelitik.

6. Artritis

Artritis atau radang sendi jenis rheumatoid arthritis, asam urat, psoriatic arthritis, dan spondyloarthritis dapat memicu jari tangan atau kaki bengkak.

7. Infeksi

Selain cedera, infeksi tertentu pada jari juga dapat mengakibatkan jari bengkak atau kondisi dactylitis yang merupakan peradangan pada jari tangan atau kaki.

Umumnya, jari bengkak karena infeksi akan terasa sakit. Infeksi pada jari yang kerap melanda adalah infeksi kulit akibat Streptococcusparonychia, dan sebagainya.

8. Tuberkulosis

Tuberkulosis tidak hanya menyebabkan kerusakan paru-paru namun juga bisa pada kulit, otak dan tulang. Meskipun jarang terjadi, tuberkulosis dapat menjadi penyebab jari bengkak karena menimbulkan peradangan pada tulang yang tidak hanya membuat jari membengkak, tetapi menimbulkan rasa sakit pada jari tangan dan kaki.

9. Penyakit sel sabit

Penyakit sel sabit membuat sel darah merah memiliki bentuk seperti bulan sabit yang kaku dan dapat menghalangi peredaran darah di tangan dan kaki yang memicu lengan, tungkai hingga jari bengkak dan terasa sakit.

10. Skleroderma

Skleroderma merupakan penyakit yang berkaitan dengan sistem imun yang membuat tubuh memproduksi protein kolagen secara berlebih yang membuat kulit menebal dan menjadi kaku serta menyebabkan jari bengkak.

11. Sarkoidosis

Selain skleroderma, penyakit autoimun lain yang dapat menyebabkan jari bengkak adalah sarkoidosis. Meskipun demikian, jari bengkak akibat sarkoidosis jarang terjadi karena kondisi ini lebih berdampak pada organ dalam.

12. Limfedema

Limfedema adalah kondisi saat cairan dalam sistem limpa tidak bisa terkuras dengan benar dan menyebabkan tungkai hingga jari bengkak. Umumnya kondisi ini dialami karena efek samping dari terapi kanker.

Catatan dari SehatQ

Itu dia beberapa penyebab jari bengkak yang umum terjadi. Meski beberapa penyebabnya tidak berbahaya tetapi apabila jari bengkak terasa mengganggu, muncul secara terus-menerus, terasa sakit, ataupun diiringi dengan gejala lainnya, maka Anda perlu mengunjungi dokter untuk menjalani pemeriksaan dan pemberian penanganan yang tepat.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319855.php
Diakses pada 27 Desember 2019

WebMD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/ss/slideshow-swollen-fingers-reasons
Diakses pada 27 Desember 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed