Jangan Terjebak Stigma, Ini 7 Strategi Pahami Pacar Introvert


Sebenarnya, sosok introvert bukan berarti pendiam. Hanya saja, introvert perlu energi lebih untuk bertemu dengan banyak orang. Jika punya pacar introvert, cobalah untuk memahaminya dan tidak mudah terbawa perasaan dengan sikapnya.

0,0
06 May 2021|Azelia Trifiana
Memiliki pacar introvert memiliki keseruan tersendiriMemiliki pacar introvert memiliki keseruan tersendiri
Memutuskan memulai hubungan dengan orang lain perlu komitmen dan juga respek. Termasuk, memahami bahwa setiap orang itu unik termasuk ketika punya pacar introvert. Sebenarnya, sosok introvert bukan berarti pendiam. Hanya saja, introvert perlu energi lebih untuk bertemu dengan banyak orang.Sayangnya, ketika dua orang dengan sifat berbeda yaitu extrovert dan introvert menjalani suatu hubungan, sangat mungkin muncul kebingungan. Preferensi pun bisa bertolak belakang. Di tahap ini, kompromi menjadi kunci.

Mengenal sikap sosok introvert

Bagi yang punya pacar introvert, pahami dulu bagaimana sifat mereka. Sosok introvert adalah mereka yang lebih fokus pada perasaan internal, bukan stimulasi eksternal.Ciri-ciri orang introvert adalah memiliki lingkaran pertemanan kecil tidak seperti social butterfly, menikmati kesendirian, dan kerap merasa kewalahan apabila harus berinteraksi dengan terlalu banyak orang.Mereka juga sangat sadar dengan dirinya sendiri, suka mengobservasi orang dan situasi, serta tertarik pada karir yang perlu kemandirian.Sosok pacar introvert berbeda dengan mereka yang pemalu, antisosial, atau punya gangguan kecemasan sosial. Jangan lantas menganggap sosok introvert tidak seru diajak mengobrol, salah besar. Justru mereka bisa bercerita dengan sangat memikat dan membuat betah orang-orang yang mendengarkannya.

Berkompromi dengan pacar introvert

Setelah tahu bagaimana karakteristiknya, sekarang saatnya menerapkan strategi untuk berkompromi dengan pacar introvert. Beberapa hal yang perlu diketahui adalah:

1. Diam bukan berarti marah

Kerap kali, pacar introvert dianggap sedang marah ketika diam saja. asumsi ini salah. Orang introvert tidak suka menjadi pusat perhatian. Mereka memilih observasi lingkungan dan orang di sekitarnya. Ketika akan bercerita atau berbagi hal dengan orang lain, mereka akan menunggu waktu yang tepat.Jadi, ketika pacar introvert sedang memilih untuk diam, sebaiknya berikan waktu beberapa saat. Jangan mengusiknya. Nanti ketika mereka sudah merasa siap, dengan sendirinya akan kembali membuka diri. Jadi, jangan mudah baper, ya!

2. Tanya sebelum menghubungi

Sosok introvert lebih suka berkomunikasi dalam bentuk tulisan ketimbang berbicara secara langsung. Anda bisa menerapkan ini dalam hubungan, dengan tidak langsung menelepon mereka karena khawatir dirasa mengganggu. Tanya dulu apakah mereka berminat untuk telepon, atau chat saja? Ini akan membuat kedua belah pihak merasa lebih nyaman.

3. Jangan terjebak stigma

Ini juga merupakan hal krusial dalam membangun sebuah hubungan. Jangan percaya stigma yang melekat pada sosok introvert seperti pemalu, angkuh, enggan bersosialisasi, dan sebagainya. Semuanya sangatlah tidak akurat.Sifat introvert bukanlah suatu kelemahan. Mereka juga bukan sosok yang tidak mau terlibat dalam aktivitas sosial sama sekali. Sebagai pacar, bisa jadi Anda harus menjadi sosok yang meluruskan segala stigma tidak tepat ini agar asumsi tidak berkembang semakin liar.

4. Jadi tempatnya mencari rasa aman

Orang introvert hanya akan membuka perasaan atau berbicara dari hati ke hati kepada orang yang bisa memberikannya rasa aman. Jadilah orang itu. Ketika sedang berbincang-bincang, jangan mendominasi seluruh pembicaraan. Berikan mereka ruang untuk bercerita.Pastikan ada komunikasi yang menekankan bahwa mereka penting dan berharga. Jangan fokus pada diri sendiri. Coba menjadi pendengar yang baik dengan menyimak penuturannya. Ini juga menjadi cara agar bisa semakin memahami pasangan.

5. Buat koneksi yang jujur

Pacar introvert tidak perlu dihubungi berkali-kali dalam sehari atau terus menerus memberi kabar setiap saat. Mereka lebih suka koneksi yang bermakna dan jujur. Ketimbang basa-basi, pacar introvert lebih suka berdiskusi tentang hal yang mereka sukai.Jadi, mulailah dengan bertanya apa hal yang disukainya. Koneksi semacam ini akan membuat Anda dan pacar menjadi semakin dekat. Pada tahap awal, jangan ragu untuk memancing terlebih dahulu dengan bertanya hingga mereka merasa nyaman.

6. Pilih konsep kencan yang tepat

Rasanya kurang tepat apabila Anda mengajak pacar yang introvert datang ke acara dengan hingar bingar penuh sesak. Hindari mengajaknya ke acara yang dihadiri banyak orang karena justru bisa membuat mereka merasa terjebak. Sebaiknya, pilih kencan yang bisa memberikan quality time berdua.Barulah setelah semakin mengenal dan terbiasa, ajak pacar menghadiri acara atau pesta. Namun, sebaiknya pilih juga jenis pesta yang intimate dan tidak terlalu ramai.Sebenarnya ini justru menjadi bonus. Ketika kencan diisi dengan hal bermakna dan tidak terlalu banyak distraksi, ini bisa jadi cara untuk semakin mengenal pasangan Anda.

7. Buat kesepakatan

Kedua belah pihak dengan karakteristik berbeda tentu punya preferensi yang bertolak belakang. Oleh sebab itu, tak ada salahnya membuat kesepakatan. Contohnya ketika wajib menghadiri sebuah pesta, sebisa mungkin pilih datang lebih awal sehingga pacar Anda punya waktu untuk observasi terlebih dahulu.Kesepakatan ini juga bisa dibuat dalam bentuk code words. Jadi, ada kata-kata yang ketika diucapkan berarti sinyal saatnya untuk mencari tempat lebih sepi atau undur diri.Kunci dari setiap hubungan adalah menerima satu sama lain. Hubungan bukan validasi untuk mengubah kepribadian seseorang. Jadi, terimalah memiliki pacar introvert sehingga bisa mengupayakan kompromi ketika ada perbedaan-perbedaan yang muncul.Kelebihannya, memiliki pacar introvert akan memberi ruang untuk refleksi pada berbagai hal, tidak tergesa-gesa, dan menjadi media introspeksi. Begitu pula sebaliknya.

Catatan dari SehatQ

Apabila Anda adalah seseorang yang extrovert, menjalani hubungan dengan sifat masing-masing akan memberi peluang baru untuk bertemu orang baru.Saling menyoroti kelebihan satu sama lain juga akan mengurangi risiko terjadinya pertengkaran. Jangan melulu fokus pada hal negatif dan perbedaan di antara kalian berdua.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar sifat introvert dan extrovert, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan mentalmenjalin hubunganpola hidup sehat
Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/what-to-know-when-dating-an-introvert-5093777
Diakses pada 23 April 2021
Science Direct. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1550830716000379?via%3Dihub
Diakses pada 23 April 2021
Bustle. https://www.bustle.com/articles/164477-11-must-know-tips-for-having-a-partner-whos-an-introvert-if-youre-an-extrovert
Diakses pada 23 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait