Jangan Sepelekan Jari Tangan Kaku, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Jari tangan kaku bisa disebabkan oleh cedera hingga kelainan pada telapak tangan
Kelainan pada telapak tangan juga bisa menjadi penyebab jari tangan kaku

Kondisi jari tangan kaku bisa sangat mengganggu aktivitas. Ada banyak hal yang dapat menyebabkan jari-jari tangan sulit digerakkan. Mulai dari cedera hingga arthritis. Mari kenali lebih jauh penyebabnya.  

Apa saja penyebab jari tangan kaku?

Jari tangan kaku tidak terjadi begitu saja. Ada sebuah proses yang memungkinkan jari-jari tangan menjadi sulit digerakkan atau terjebak pada posisi tertentu.

Berikut adalah empat hal yang dapat menyebabkan Anda mengalami jari tangan kaku:

1. Cedera

Jari-jari tangan yang kaku dan bisa diakibatkan oleh adanya cedera. Jenis-jenis cedera tersebut meliputi:

  • Keseleo atau terkilir. Kondisi ini dapat terjadi karena robeknya otot, ligamen, maupun tendon. Robekan juga bisa sebagian maupun total.
  • Dislokasi, yaitu pergeseran tulang yang keluar dari sendi.
  • Patah tulang.

Gejala yang mungkin Anda rasakan ketika mengalami cedera tangan bisa berupa nyeri, bengkak, kulit tampak kemerahan dan terasa hangat ketika disentuh, serta munculnya memar.

2. Arthritis

Di Indonesia, arthritis dikenal dengan istilah radang sendi. Kondisi ini sering membuat tangan dan jari-jari kaku.

Gejala arthritis bisa semakin memburuk seiring waktu. Karena itu, penting untuk melakukan deteksi sejak dini demi memperlambat perkembangan  penyakit ini.

Meski begitu, radang sendi termasuk penyakit yang tidak bisa disembuhkan sepenuhnya. Pengobatannya bertujuan meringankan gejala serta menghambat perkembangannya.

Selain jari tangan kaku, arthritis juga dapat memunculkan gejala berupa:

  • Rasa nyeri.
  • Pembengkakan.
  • Sulit menggerakkan sendi.
  • Kemerahan pada sekitar sendi.

3. Trigger finger

Dalam dunia medis, trigger finger atau jari pelatuk memiliki nama lain stenosing tenosynovitis. Kondisi ini terjadi ketika selubung tendon mengalami peradangan, sehingga jari-jari Anda tidak dapat bergerak dengan leluasa.

Jari-jari tangan bisa terkunci dalam posisi bengkok dan tidak bisa diluruskan, atau lurus dan sulit ditekuk. Nyeri juga bisa dialami oleh penderita.

Kondisi ini bisa berlangsung beberapa jari sekaligus dalam satu waktu, dan tidak terbatas hanya pada salah satu tangan. Ini berarti, jari-jari di kedua tangan bisa mengalaminya bersamaan.

Rasa kaku umumnya timbul pada pagi hari, ketika terlalu erat menggenggam benda, atau saat meluruskan jari-jari.

Pemicu kondisi ini meliputi kebiasaan atau pekerjaan yang berkaitan dengan menggenggam objek terlalu lama, pernah mengalami cedera pada area jari, atau memiliki penyakit seperti kencing manis dan asam urat.

4.   Palmar fibromatosis

Palmar fibromatosis atau kontraktur dupuytren adalah penebalan jaringan kolagen di bawah kulit telapak tangan. Selain menebal, jaringan kolagen juga akan mengencang, sehingga jari-jari tangan kaku serta tertarik ke posisi bengkok.

Kelingking dan jari manis merupakan jari yang paling sering terkena penyakit yang umumnya berkembang dengan lamban ini. Selain jari tertekuk, gejala lainnya yang harus diwaspadai meliputi:

  • Muncul benjolan-benjolan di telapak tangan, namun tidak terasa sakit.
  • Kulit telapak tangan yang berlesung.

Untuk menemukan penyebab jari tangan kaku, Anda butuh bantuan dokter dan pemeriksaan medis. Dokter akan menanyakan semua gejala yang Anda alami, rutinitas Anda, serta faktor risiko (misalnya, riwayat cedera).

Setelah itu, dokter melakukan pemeriksaan fisik untuk menilai kemampuan gerak maupun tanda-tanda pada jari yang kaku. Bila diperlukan, dokter bisa menganjurkan pemeriksaan penunjang berupa rontgen, CT scan, atau MRI.

Setelah diagnosis dan penyebab jari tangan kaku diketahui, dokter bisa menentukan penanganan yang sesuai untuk Anda.

Cara mengatasi jari tangan kaku

Penanganan jari tangan kaku bisa berbeda-beda, tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Berikut contohnya:

  • Pada cedera seperti keseleo atau patah tulang, dokter bisa memberikan gips guna meminimalisir gerakan pada jari tangan Anda. Dengan ini, jari tangan yang kaku bisa diistirahatkan.
  • Jika penyebabnya adalah arthritis, dokter bisa memberikan steroid guna meredakan nyeri dan bengkak.
  • Untuk menanganni trigger finger, operasi dan fisioterapi dibutuhkan guna menyembuhkan kekakuan pada jari tangan.

Sementara untuk mengurangi gejala, langkah-langkah di bawah ini bisa dianjurkan:

Kompres hangat atau dingin

Untuk meredakan gejala nyeri, kompres hangat atau dingin bisa dicoba. Dokter akan menganjurkan jenis kompres mana yang Anda cocok untuk menangani sesuai kondisi Anda.

Obat pereda nyeri

Dokter juga bisa memberikan Anda obat-obatan pereda nyeri agar Anda tidak terganggu dengan gejala ini. Misalnya, ibuprofen.

Jari tangan kaku mungkin terasa sepele. Namun penyebabnya harus segera diketahui agar gejala ini tidak terus berlangsung dan mengganggu rutinitas Anda.

Untuk memastikan penyebab jari tangan kaku, pemeriksaan medis umumnya diperlukan. Melalui konsultasi dengan dokter, pengobatan yang tepat pun bisa Anda dapatkan.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326867.php
Diakses pada 21 Desember 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/trigger-finger/symptoms-causes/syc-20365100
Diakses pada 21 Desember 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/sprain-vs-strain
Diakses pada 21 Desember 2019

Artikel Terkait