Mengenal Cara Sterilisasi Botol Susu Bayi yang Aman dan Tepat

(0)
Cara membersihkan botol susu bayi yang benarMencuci botol susu bayi tidak boleh sembarangan
Membersihkan botol susu bayi dengan tepat termasuk cara jitu untuk menjaga kesehatan Si Kecil. Pasalnya, botol susu akan menempel dengan mulut bayi dan mengalirkan air susu yang akan diminum oleh buah hati Anda.Maka dari itu, orangtua perlu mempelajari cara membersihkan botol susu bayi yang benar dan tidak boleh sembarangan. Simak langkah-langkahnya di sini!

Ketahui cara tepat mensterilkan botol susu bayi yang aman

Ada beberapa cara berbeda untuk membersihkan botol susu bayi sendiri. Anda bisa mencuci botol bayi dengan tangan atau menggunakan mesin khusus. Berikut penjelasannya:

1. Cara membersihkan botol susu bayi dengan tangan

Jika Anda ingin membersihkan botol susu secara manual dengan tangan, ikuti langkah-langkah berikut:
  • Cuci kedua tangan Anda terlebih dahulu menggunakan sabun dan air bersih yang mengalir. Gosok sela-sela jari dan punggung tangan selama kurang lebih 20 detik. 
  • Ambil botol susu bayi dan pisahkan seluruh bagian botol. Mulai dari botol, dot, katup, dan tutup botol.
  • Gunakan air mengalir yang dingin atau hangat untuk membersihkan seluruh bagian botol susu satu per satu. 
  • Siapkan sebuah baskom berisi air hangat dan sabun khusus.
  • Rendam semua bagian botol susu bayi di dalamnya. Tapi Anda sebaiknya tidak meletakkan baskom di wastafel karena dapat meningkatkan risiko kontaminasi bakteri dan kuman. 
  • Setelah itu, bersihkan bagian botol satu per satu dengan sikat khusus. 
  • Untuk membersihkan dot bayi, Anda bisa menekan-nekan dot dengan jari untuk mengeluarkan air dari lubang dot. Hal ini bertujuan memastikan bahwa dot bayi sudah benar-benar dalam kondisi bersih.
  • Bilas kembali seluruh bagian botol menggunakan air bersih yang mengalir. 
  • Keringkan semua bagian botol dengan cara menempatkannya di atas handuk bersih, lalu biarkan kering dengan sendirinya.
  • Ingat, jangan gunakan handuk untuk menyeka botol karena berpotensi memindahkan kuman ke botol susu bayi. 

2. Cara membersihkan botol susu bayi dengan mesin khusus

Selain dengan cara manual, Anda juga bisa mencuci botol susu bayi menggunakan mesin khusus. Berikut langkah-langkahnya:
  • Pisahkan seluruh bagian botol susu.
  • Gunakan air mengalir yang dingin atau hangat untuk membilas bagian-bagian botol susu bayi satu per satu.
  • Letakkan semua bagian botol tersebut ke dalam mesin pencuci khusus.
  • Untuk bagian botol yang berukuran kecil, Anda sebaiknya memasukkannya dalam kantong atau keranjang tertutup.
  • Lalu, isi mesin dengan air panas dan nyalakan tombol pembersihnya. 
  • Jika memungkinkan, Anda bisa mengisi mesin pencuci botol dengan air hangat agar lebih efektif dalam membunuh kuman.  
  • Cuci tangan Anda menggunakan air bersih dan sabun sebelum mengambil botol susu bayi dari dalam mesin serta menyimpannya.
  • Apabila sudah selesai, angkat seluruh bagian botol dari mesin cuci dan letakkan di atas handuk bersih.
  • Sama seperti cara membersihkan botol susu bayi dengan tangan, Anda juga dilarang untuk menyeka borol dengan handuk atau kain. Pasalnya, cara ini berisiko memindahkan kuman ke botol susu bayi. 
Setelah mencuci botol bayi, orangtua terkadang melakukan langkah sterilisasi botol bayi. Seperti apakah caranya?

Cara mensterilkan botol susu bayi yang benar

Tak hanya membersihkan botol susu bayi, Anda pun disarankan untuk melakukan sterilisasi botol susu bayi. Cara ini merupakan proses untuk membunuh kuman-kuman berbahaya yang menempel pada botol dan perlengkapan lainnya. Sterilisasi botol termasuk krusial, khususnya untuk bayi dengan sistem kekebalan tubuh lemah, rentan terhadap infeksi dan penyakit, berusia kurang dari 3 bulan, dan bayi yang lahir prematur. Proses sterilisasi ini bisa Anda lakukan sehari sekali.Selain menggunakan mesin khusus untuk sterilisasi botol susu, Anda juga bisa menerapkan salah satu cara tradisional, yaitu dengan merebusnya. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda praktikkan:
  • Masukkan semua bagian botol susu yang telah dicuci bersih ke dalam sebuah panci besar berisi air mendidih selama kurang lebih lima menit. 
  • Setelah itu, matikan kompor dan biarkan botol susu dan bagian-bagiannya terendam dalam air hingga airnya dingin.
  • Cuci kedua tangan Anda menggunakan air dan sabun sebelum mengambil peralatan botol susu bayi tersebut.
  • Tiriskan botol susu guna menghilangkan sisa-sisa air yang masih menempel.
  • Letakkan peralatan botol susu bayi di atas handuk bersih dan biarkan kering sendiri. 
  • Jika Anda tidak langsung menggunakannya, tempatkan botol susu bayi dan peralatannya dalam sebuah wadah, lalu masukkan dalam kulkas. 

Masa pemakaian botol susu bayi

Masa penggunaan botol susu bayi juga perlu diperhatikan demi menjaga kebersihan dan kualitas puting dot yang akan digunakan pada bayi. Umumnya, botol susu bayi hanya bisa digunakan dalam waktu tiga hingga empat bulan. Sebagai panduan, Anda bisa memperhatikan tanda-tanda botol susu sudah perlu diganti berikut:
  • Perubahan warna pada puting dot dan botol susu
  • Jika ASI maupun susu formula menetes dari botol yang sedang digunakan
  • Penipisan pada bagian puting, berarti puting dot sudah melemah dan perlu diganti
  • Botol retak ataupun berlubang
Meski botol sudah bersih, Anda perlu mengulangi langkah sterilisasi botol tersebut apabila botol susu tidak digunakan dalam waktu 24 jam. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis anak apakah cara yang Anda gunakan sudah benar dan aman. Dengan ini, kesehatan buah hati Anda akan lebih terjamin.
bayi & menyusuimenyusuimakanan bayisusu formula
Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/healthywater/hygiene/healthychildcare/infantfeeding/cleansanitize.html
Diakses pada 7 November 2019
Pregnancy Birth and Baby. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/cleaning-and-sterilising-baby-bottles
Diakses pada 7 November 2019
The Bump. https://www.thebump.com/a/how-to-sterilize-baby-bottles
Diakses pada 7 November 2019
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/sterilising-bottles/
Diakses pada 29 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait