Jangan Sembarangan, Ini Teknik Batuk Efektif dan Etika Batuk yang Benar

Cara batuk efektif dan etika batuk perlu dilakukan agar penyakit tidak semakin parah dan menyebar
Cara batuk efektif bermanfaat untuk cegah keparahan

Batuk sebenarnya merupakan mekanisme alami tubuh yang sedang berusaha mengeluarkan sumbatan yang ada di jalur napas. Namun kalau terus-terusan terjadi, Anda tentu akan merasa lelah. Karena itu, ada baiknya Anda mengikuti tahapan batuk efektif agar sumbatan tersebut bisa lebih cepat keluar.

Selain teknik batuk, Anda pun harus memperhatikan etika batuk yang benar agar air liur yang keluar saat batuk tidak menyebar dan menyebabkan penularan penyakit. Berikut ini penjelasannya.

Manfaat melakukan teknik batuk yang efektif

Batuk adalah salah satu cara untuk membuka jalan napas yang tersumbat. Jika dilakukan dengan teknik yang benar, maka Anda akan bisa bernapas dengan lebih lega dan risiko terjadinya infeksi di saluran pernapasan pun akan menurun.

Melakukan batuk dengan teknik yang efektif juga akan menghemat tenaga. Seperti yang kita tahu, batuk terus-menerus bisa membuat kita lelah. Belum lagi, kondisi ini pun justru akan menahan dahak di dalam hingga susah keluar.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, teknik batuk efektif juga dapat melatih otot pernapasan untuk melakukan fungsinya dengan baik. Dengan teknik ini, Anda pun akan terbiasa melakukan cara bernapas yang baik.

Mempelajari cara batuk yang efektif terutama penting untuk orang-orang yang memiliki riwayat penyakit pernapasan, seperti:

Sementara itu, orang dengan riwayat penyakit seperti di bawah ini, sebaiknya tidak melakukan teknik batuk efektif karena ternyata malah akan memperparah kondisi.

Cara melakukan batuk efektif

Melihat manfaatnya yang cukup signifikan, maka teknik batuk efektif perlu mulai diterapkan oleh siapa saja yang bisa melaukannya. Berikut ini langkah-langkahnya.

  • Duduk di atas kursi atau tepi tempat tidur dengan kedua kaki menapak lantai.
  • Posisikan tubuh sedikit condong ke depan tapi tetap rileks.
  • Lipat lengan di depan perut dan bernapaslah secara perlahan melalui hidung.
  • Saat membuang napas, posisikan tubuh lebih condong lagi dan tekan perut menggunakan lipatan tengan tersebut dan batuklah sebanyak 2-3 kali dengan sedikit membuka mulut.
  • Batuk pertama akan menggerakkan dahak ke atas. Selanjutnya, batuk kedua dan ketiga lah yang akan mendorongnya keluar.
  • Ulangi tahap di atas bila diperlukan.

Saat batuk, Anda tidak disarankan untuk bernapas terlalu cepat dan dalam melalui mulut. Sebab, hal ini bisa mengganggu pergerakan dahak untuk keluar dari paru-paru, dan justru akan membuat batuk Anda semakin parah.

Untuk membantu meredakan batuk, Anda juga disarankan untuk minum 6-8 gelas air dalam sehari. Asupan air akan membuat dahak lebih cair, sehingga lebih mudah keluar.

Teknik batuk efektif di atas mungkin hanya bisa dilakukan apabila Anda sedang berada di rumah atau rumah sakit. Saat berada di luar rumah, Anda bisa melakukannya sambil berdiri dengan tahap yang hampir sama, yaitu:

  • Menarik napas dalam-dalam sebanyak 4-5 kali
  • Pada tarikan napas terakhir, tahan napas selama 1-2 detik
  • Angkat bahu dan dada dan longgarkan, setelah itu batuklah dengan kuat dan spontan
  • Keluarkan dahak sambil berdeham
  • Lakukan ulang sesuai kebutuhan

Saat batuk, baik di rumah maupun di luar rumah, sediakan tempat untuk membuang dahak. Jangan buang dahak sembarangan apalagi jika langsung meludah di jalan. Air liur dan dahak bisa jadi media penularan penyakit.

Etika batuk yang benar

Saat batuk, Anda juga harus mengikuti etika batuk yang benar agar tidak menyebarkan penyakit ke orang-orang di sekitar. Jika merasa akan batuk dan ada orang lain di sekitar Anda, lakukanlah etika batuk berikut ini.

  • Gunakan masker.
  • Jika tidak menggunakan masker, tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau tutup dengan siku bagian dalam.
  • Jangan batuk di depan wajah orang lain, palingkan wajah Anda saat sedang batuk.
  • Langsung buang tisu yang digunakan ke tempat sampah.
  • Cuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer.
  • Jika belum cuci tangan, jangan menyentuh orang lain atau benda yang banyak digunakan bersama.
  • Apabila sudah terlanjur menyentuh benda, langsung bersihkan dengan disinfektan.
  • Saat sedang sakit sebaiknya jangan dekat-dekat dengan orang lain untuk sementara waktu.

Dengan melakukan teknik batuk yang efektif serta etika batuk, pernapasan akan terasa lebih lega dan Anda sudah mencegah penularan penyakit ke orang-orang terdekat.

Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. http://www.yankes.kemkes.go.id/read-teknik-batuk-efektif-4229.html
Diakses pada 30 April 2020

Mount Nittany Health. https://www.mountnittany.org/articles/healthsheets/2634
Diakses pada 30 April 2020

Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/8697-coughing-controlled-coughing
Diakses pada 30 April 2020

Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/cough-etiquette-why-its-so-important/
Diakses pada 30 April 2020

Artikel Terkait