Cara Memakai Kondom yang Benar Agar Tidak Hamil dan Tertular Penyakit Kelamin

(0)
01 Jul 2020|Maria Yuniar
Ditinjau olehdr. Reni Utari
bagaimana cara memakai kondom yang benar sebelum seksCara memakai kondom yang benar menghindari risiko tertular penyakit kelamin dan kehamilan tidak terencana
Berdasarkan analisa data atas 50 studi yang dilakukan di 14 negara, ada banyak kesalahan cara memakai kondom yang sering terjadi sehingga menyebabkan kehamilan tidak diinginkan dan penyakit menular seksual (PMS). Lantas, bagaimana cara pakai kondom yang benar?

Cara yang salah memakai kondom

Stephanie Sanders dan rekan di The Kinsey Institute di Indiana University mempelajari data yang dikumpulkan selama 16 tahun atas beragam kesalahan cara pakai kondom yang paling umum, terutama di negara Amerika Serikat dan Inggris.Temuan faktanya adalah sebagai berikut:
  • Sekitar 17-51% orang baru menggunakan kondom ketika penetrasi (berbahaya karena pertukaran cairan praejakulasi bisa terjadi).
  • Sekitar 13-45% responden sudah mencopot kondom sebelum sesi seks berakhir.
  • Sekitar ¼ hingga ½ jumlah responden tidak menyisakan ruang pada bagian ujung kondom untuk menampung sperma, alias memakainya terlal ketat.
  • 75% pria dan 82% wanita tidak mengecek kondisi kondom sebelum digunakan.
  • Kondom pecah terjadi pada sekitar 1-41% responden.
  • Sekitar 13-19% responden mengalami kondom melorot, lepas, dan terselip dalam vagina.
  • Sekitar 4-30% lebih responden menggunakan kondom secara terbalik lalu memasangnya kembali dengan benar, sehingga timbul risiko transmisi cairan tubuh.
  • Sekitar 2-11% orang membuka pembungkus kondom dengan benda tajam sehingga berisiko kondom rusak/koyak.
  • 1-3 responden pernah menggunakan kondom bekas untuk aktivitas seksual selanjutnya.

Cara memakai kondom yang benar dan aman

Gunakan langkah ini untuk tahu cara pakai kondom yang benar dan aman:
  1. Pilih ukuran kondom yang tepat, tidak terlalu besar sehingga kelonggaran atau terlalu kecil sampai terasa sesak dan kesempitan.
  2. Cek kondisi dan kelayakan bungkus kondom, termasuk tanggal kedaluwarsa sebelum memakainya.
  3. Sebelum membuka kemasan, dorong kondom ke sisi berlawanan agar tidak ikut robek bersama kemasan.
  4. Buka pembungkus kondom mulai dari sisi paling pinggirnya ke arah luar, jangan ke tengah. Robek pembungkus pakai jari dengan hati-hati supaya tidak merusak kondom. Jangan gunakan gunting atau merobeknya dengan gigi.
  5. Jepit lembut ujung kondom (bagian yang mencuat) yang ada di bagian tengah lingkaran dengan ibu jari dan telunjuk. Ini berfungsi untuk mencegah udara terperangkap di dalam. Kondom berpotensi koyak jika ada udara yang masuk di dalamnya.
  6. Perhatikan letak gulungan karet kondom. Gulungan karet harus berada di luar, bukan di dalam. Jika gulungan karetnya mengarah ke dalam, kondom Anda terbalik.
  7. Sambil memegang ujung kondom, tempatkan bukaan kondom di atas kepala penis. Cara yang aman: pastikan penis sudah ereksi sempurna saat memakai kondom.
  8. Sambil menahan bagian atas kondom di kepala penis dengan satu tangan, buka gulungan kondom dengan tangan yang lain. Gulirkan lembut ke arah pangkal penis sampai kondom menutupi keseluruhan batang penis.
  9. Jika pada tahap ini gulungan kondom tidak bisa diturunkan, berarti cara pakai Anda tidak tepat atau sisi kondom terbalik.
  10. Ambil kondom baru dan mulai lagi dari awal. Dikhawatirkan kondom yang gagal tadi sudah terkontaminasi oleh sperma.
Pastikan cara pakai kondom sudah benar dan kondom tetap terpasang selama berhubungan seks.Jika kondom terlepas, hentikan aktivitas seksual dan gunakan kondom yang baru.

Cara melepas kondom yang benar setelah seks

Setelah ejakulasi dan saat penis masih ereksi, segera cabut penis dari dalam vagina agar tidak membuka risiko isi kondom bocor di dalamnya.Cara amannya, pegang dan tahan bagian pangkal lingkar karet kondom yang ada di luar vagina dengan satu tangan. Kemudian, tarik penis keluar secara perlahan.Lepas kondom hanya jika posisi penis berada jauh dari lubang vagina, anus, atau mulut agar tidak ada cairan ejakulasi yang bocor menetes masuk.Dengan satu tangan masih memegang pangkal karet kondom, gunakan tangan yang satunya untuk menahan ujung kondom di kepala.Pelan-pelan gulirkan karet lingkar kondom ke arah luar sampai terlepas seutuhnya. Lepaskan kondom secara hati-hati. Setelah itu, ikat ujung kondom agar cairan mani di dalamnya tidak bocor.Bungkus kondom dengan tisu, kertas, atau plastik dan segera buang ke tong sampah.Hindari membuang kondom ke dalam toilet demi kelancaran toilet dan alasan lingkungan.Jika kondom Anda kondom bocor saat bercinta dan kemungkinan telah terjadi pertukaran cairan tubuh termasuk cairan ejakulasi dan sperma, segera hubungi dokter.Konsultasi ke dokter membantu Anda mengetahui kondisi kesehatan seksual terkini, juga mengenai peluang terjadinya kehamilan yang tidak terencana.
tips pemakaian kondom
tips sekspenyakit menular seksualinfografiskontrasepsi
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/contraception/how-do-i-use-condom/
Diakses pada Februari 2019
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/erectile-dysfunction/condom-mistakes-you-dont-want-to-make.aspx
Diakses pada Februari 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait