Ini Cara Memakai Kondom yang Benar Agar Terhindar dari Kehamilan Tak Terencana

Cek kondisi dan kelayakan kondom, termasuk tanggal kedaluwarsa sebelum menggunakan
Ketahui cara pakai kondom yang benar agar Anda terlindungi dari risiko saat berhubungan seks.

Berdasarkan analisa data atas 50 studi yang dilakukan di 14 negara, ditemukan kesalahan cara pakai kondom yang sering terjadi sehingga menyebabkan kehamilan yang tidak diinginkan dan penyakit menular seksual (PMS).

Stephanie Sanders dan rekan di The Kinsey Institute untuk Riset Seks, Jenis Kelamin dan Reproduksi di Indiana University mempelajari data yang dikumpulkan selama 16 tahun atas masalah ini, terutama dari negara Amerika Serikat dan Inggris. Temuan faktanya adalah sebagai berikut:

  • Sekitar 17-51% orang baru menggunakan kondom ketika penetrasi (berbahaya karena pertukaran cairan bisa terjadi sebelum masa ejakulasi). Sedangkan 13-45% responden sudah mencopot kondom sebelum sesi seks berakhir.
  • Sekitar ¼ hingga ½ jumlah responden tidak menyisakan ruang pada bagian ujung kondom untuk menampung sperma.
  • 75% pria dan 82% wanita tidak mengecek kondisi kondom sebelum digunakan.
  • Kondom pecah terjadi pada sekitar 1-41% responden, tergantung dari studi, dan sekitar 13-19% mengalami kondom terselip.
  • Sekitar 4-30% lebih responden menggunakan kondom secara terbalik lalu digunakan lagi dengan benar, sehingga timbul resiko transmisi cairan tubuh.
  • Sekitar 2-11% orang membuka pembungkus kondom dengan benda tajam sehingga beresiko kondom rusak/koyak. Sedangkan 1-3 responden pernah menggunakan kondom bekas untuk kebutuhan seksual.

Cara Memakai Kondom dengan Benar dan Aman

Gunakan langkah ini untuk tahu cara pakai kondom yang benar dan aman:

  1. Cek kondisi dan kelayakan kondom, termasuk tanggal kedaluwarsa sebelum menggunakan.
  2. Buka pembungkus kondom dengan hati-hati supaya tidak merusak kondom.
  3. Pegang ujung kondom dengan telunjuk dan ibu jari untuk memastikan sisi kondom yang sudah benar dan tidak ada udara terperangkap di bagian ujungnya (kondom berpotensi koyak jika ada udara terperangkap di dalamnya).
  4. Pakaikan kondom pada ujung penis
  5. Sambil menekan bagian atas kondom, tarik bagian bawah kondom untuk menutupi sisa penis.
  6. Jika kondom tidak bisa ditarik turun, kemungkinan sisi kondom salah. Ulangi langkah di atas dengan kondom baru karena dikhawatirkan kondom sudah terkontaminasi sperma.

Pastikan cara pakai kondom sudah benar dan kondom tetap terpasang selama berhubungan seks. Jika kondom terlepas, maka hentikan aktivitas seksual dan pergunakan kondom baru.

Setelah ejakulasi dan saat penis masih ereksi, pegang kondom dan lepaskan kondom secara hati-hati. Ingat untuk melepaskan kondom setelah kegiatan bercinta selesai, lalu bungkus kondom dan buang ke tong sampah.

Hindari membuang kondom ke dalam toilet demi kelancaran toilet dan alasan lingkungan.

Jika Anda menemukan bahwa kondom bocor saat bercinta dan kemungkinan telah terjadi transmisi cairan tubuh termasuk sperma, maka segera hubungi dokter Anda untuk mengetahui kondisi kesehatan seksual Anda, dan mengenai peluang terjadinya kehamilan yang tidak terencana.

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/contraception/how-do-i-use-condom/
Diakses pada Februari 2019

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/erectile-dysfunction/condom-mistakes-you-dont-want-to-make.aspx
Diakses pada Februari 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed