Jangan Remehkan 13 Efek Alkohol pada Tubuh Anda Ini

Tidak hanya mabuk, efek alkohol terhadap tubuh adalah dapat memicu diabetes
Efek alkohol terhadap tubuh seringkali diremehkan, padahal efek alkohol yang berbahaya tidak boleh dianggap sepele

Saat ingin merayakan sesuatu atau mendengarkan live music di malam hari, tak jarang orang membeli alkohol dan menyesapnya bersama teman-teman. Meminum alkohol sekali-kali dalam jumlah yang sewajarnya tidak menjadi masalah.

Namun bila sering minum alkohol dalam jumlah yang banyak atau secara terus-menerus, Anda bisa saja mengalami efek alkohol yang merugikan tubuh. Pasalnya, efek alkohol tidak sekedar membuat Anda mabuk atau sempoyongan, tetapi juga membahayakan tubuh.

Apa efek alkohol terhadap tubuh?

Efek alkohol terhadap kesehatan fisik masih seringkali dianggap remeh. Padahal, meminumnya secara berlebihan dapat berakibat buruk hingga fatal bagi tubuh. Apa sajakah efek alkohol tersebut?

1. Menyebabkan ketergantungan

Efek alkohol yang paling jelas dan umum terjadi adalah menimbulkan ketergantungan atau adiksi alkohol. Anda akan sulit lepas dari jeratan kecanduan alkohol.

Bila sudah kecanduan dan berusaha mengurangi konsumsi alkohol, Anda akan mengalami gejala putus alkohol (withdrawal syndrome) yang parah. Inilah yang kemudian bisa membuat Anda kembali mencari dan mengonsumsi alkohol.

2. Mengacaukan siklus tidur

Sejenak efek alkohol terlihat seperti membantu Anda untuk tidur. Tapi faktanya tidak demikian.

Alkohol justru mengacaukan siklus tidur dan membuat Anda tidak tidur dengan nyenyak. Anda juga akan sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil.

3. Mengecilkan otak

Efek alkohol bila diminum jangka panjang dapat mempengaruhi ukuran dan kinerja otak. Lama-kelamaan, alkohol bisa memperkecil otak dan mengganggu koordinasi, pemikiran, memori, dan suhu tubuh Anda.

Efek alkohol bisa berdampak sampai ke sistem saraf pusat

4. Berdampak pada sistem saraf pusat

Efek alkohol akan langsung terasa pada otak. Efek minuman ini akan menuju otak Anda setelah 30 detik Anda pertama kali menyesapnya. Alkohol akan memperlambat sinyal di otak dan mempengaruhi suasana hati maupun sel otak.

Anda akan mengalami gangguan pada memori, pemikiran, koordinasi, dan cara berbicara. Anda juga akan merasa kebas pada kaki dan tangan. Jika sudah parah, Anda bisa mengalami kerusakan permanen pada otak.

5. Mengganggu pencernaan

Efek alkohol pada pencernaan tidak tanggung-tanggung. Alkohol dapat merusak jaringan di pencernaan, menghambat proses cerna makanan, dan menimbulkan malnutrisi atau kurang gizi.

Konsumsi alkohol secara berlebih bisa menyebabkan dampak pada pencernaan berupa kembung, diare, dan sebagainya. Alkohol juga berpotensi meningkatkan asam lambung dan memicu sensasi panas di dada (heartburn) serta luka di lambung.

Tak hanya gangguan saluran cerna, Anda pun bisa lebih rentan terkena kanker mulut, kanker kerongkongan, atau kanker usus besar bila mengonsumsi alkohol secara berlebihan dan untuk waktu yang lama.

6. Menimbulkan masalah pada sistem reproduksi

Alkohol dapat memporak-porandakan hormon dalam tubuh dan berdampak pada sistem reproduksi Anda.

Pria lebih mungkin untuk mengalami masalah pada ereksi, penurunan jumlah sperma, dan masalah reproduksi lainnya. Sementara wanita yang mengonsumsi alkohol secara berlebihan berpotensi untuk mengalami gangguan siklus menstruasi dan kesulitan untuk hamil.

7. Memicu kerusakan hati

Alkohol sebenarnya bisa meracuni tubuh, dan hati adalah organ yang bertugas untuk mengeluarkan toksin dari tubuh.

Konsumsi alkohol berlebih dapat menyebabkan peradangan dan penyakit pada organ hati. Pasalnya, organ ini terpaksa bekerja secara berlebihan.

Pada akhirnya, efek alkohol pada organ hati dapat memicu sirosis atau pembentukan jaringan parut di organ hati. Sirosis akan menurunkan fungsi hati Anda.

8. Merusak pankreas

Meminum alkohol dalam jumlah banyak dapat memicu produksi enzim di pankreas yang tidak wajar dan memicu peradangan di organ pankreas yang dapat berujung ke penyakit pankreatitis.

Penyakit jantung bisa menjadi salah satu efek alkohol

9. Memicu penyakit jantung dan peredaran darah 

Efek alkohol pada tubuh tidak hanya pada organ hati dan pankreas. Alkohol pun bisa berdampak pada organ jantung.

Alkohol dapat membuat jantung sulit untuk memompa darah dan bisa memicu penyakit jantung, serangan jantung, gagal jantung, stroke, maupun hipertensi.

10. Mengurangi kepadatan tulang dan massa otot

Konsumsi alkohol berlebih dapat menurunkan kadar kalsium. Kondisi ini kemudian membuat tulang makin menipis dan rapuh (osteoporosis). Anda juga lebih mungkin untuk mengalami penurunan massa otot.

11. Mengurangi pendengaran

Efek alkohol terhadap pendengaran belum terlalu dimengerti.  Tetapi alkohol dapat membuat Anda kesulitan mendengar. Pada kasus yang sudah parah, alkohol bahkan mampu membuat Anda kehilangan kemampuan dengar.

Anda lebih mudah sakit setelah mengonsumsi alkohol

12. Menurunkan sistem imun tubuh 

Efek alkohol pada sistem imun tubuh adalah membuat tubuh tidak mampu memproduksi sel-sel darah putih yang cukup. Anda akan lebih rentan untuk sakit pada 24 jam setelah mengonsumsi alkohol.

Konsumsi alkohol berlebih juga dapat meningkatkan risiko Anda untuk mengalami tuberkulosis dan pneumonia.

13. Memicu diabetes

Diabetes merupakan efek alkohol yang dipicu oleh kerusakan pada organ pankreas. Saat organ pankreas rusak, produksi insulin akan menurun.

Sebagai akibatnya, tubuh akan kesulitan dalam mengatur kadar gula darah. Kondisi ini akhirnya berujung pada diabetes.

Catatan dari SehatQ

Efek alkohol pada tubuh sangatlah berbahaya. Jika mengalami kesulitan untuk mengontrol konsumsi alkohol, Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Jangan sampai kecanduan alkohol terus berlangsung hingga menurunkan kualitas hidup Anda.

Healthline. https://www.healthline.com/health/alcohol/effects-on-body#1
Diakses pada 18 Oktober 2019

WebMD. https://www.webmd.com/mental-health/addiction/ss/slideshow-alcohol-body-effects
Diakses pada 18 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed