Jangan Panik, Lakukan Cara Ini Untuk Pertolongan Pertama Dipatil Lele

Patil lele mengandung racun
Terkena patil lele dapat memberikan rasa sakit yang tidak nyaman

 

Memancing ikan lele menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan bagi beberapa orang. Bahkan, tak sedikit beberapa warga di suatu pemukiman tertentu menyelenggarakan lomba memancing ikan lele guna menjadi ajang rekreasi atau refreshing.

Bagi Anda yang hobi memancing ikan lele, sebaiknya perlu berhati-hati. Salah-salah Anda bisa dipatil lele. Lalu, bagaimana pertolongan pertama apabila terkena patil lele?

Sekilas mengenai ikan lele

Ikan lele adalah salah satu spesies ikan air tawar yang banyak dikembangbiakkan di Indonesia. Bentuk khas dari ikan ini adalah tubuhnya memanjang, licin, dan memiliki empat pasang “kumis” di ujung mulutnya.

Mulut ikan lele melebar pada bagian ujungnya. Ikan lele memiliki lima bagian sirip, yaitu sirip dada (terdapat patil), sirip punggung, sirip perut, sirip anus, dan sirip ekor.

Ikan lele dapat ditemukan di aliran sungai, danau, dan di pantai perairan tropis, subtropis, dan subtropis.

Berbahayakah efek terkena patil lele?

Sebenarnya, lele bukanlah jenis ikan yang agresif. Orang-orang mungkin saja terkena patil lele ketika melakukan kontak langsung dengan lele saat mandi, memancing, atau tak sengaja menginjaknya.

Ikan lele biasanya akan menggunakan patilnya apabila ia merasa terganggu atau tak sengaja diinjak. Ketika ia merasa terusik, ikan lele akan menggunakan patilnya untuk menyerang Anda.

Semua jenis spesies ikan lele, baik air asin dan air tawar, tergolong berbahaya. Terlebih apabila Anda menyentuh bagian tubuh ikan yang salah. Mereka memiliki tiga buah duri dan alat penyengat di tubuhnya.

Umumnya, tangan adalah bagian anggota tubuh yang kerap dipatil lele. Kontak singkat dengan ikan lele dapat menyebabkan nyeri yang luar biasa. Meski sebagian besar tergolong tidak berbahaya, terkena patil lele dapat menyebabkan kerusakan jaringan yang parah. 

Pada patil lele terdapat racun yang disebut dengan crinotoksin, racun ini akan menyebabkan nyeri, kebas, kemerahan, kesemutan, dan bengkak. Jika toksin ini masuk ke dalam tubuh dalam jumlah banyak maka akan menyebabkan gejala alergi berat seperti tekanan darah rendah, lemas, bahkan penurunan kesadaran.

Pertolongan pertama saat dipatil lele

Berikut adalah panduan pertolongan pertama dipatil lele yang perlu Anda perhatikan baik-baik.

  • Rendam area tubuh atau kulit yang dipatil lele dalam wadah berisi air hangat. Langkah ini bertujuan untuk meringankan rasa nyeri akibat “sengatan”.
  • Kemudian, periksa bagian tubuh atau area kulit tersebut secara seksama. Jika ada serpihan duri kecil yang menancap di kulit, lepaskan secara perlahan. Anda dapat melepaskannya menggunakan pinset.
  • Jika sudah berhasil mencabut duri lele, segera bilas air area kulit yang terkena “sengatan” menggunakan sabun dan air bersih.
  • Perlu diingat, jangan menutup area kulit yang terkena “sengatan” dengan plester luka.

Untuk mengurangi rasa nyeri akibat dipatil lele, Anda dapat minum obat pereda nyeri, seperti Ibuprofen dan Acetaminophen.

Untuk obat Ibuprofen, Anda bisa minum 1-2 tablet atau kapsul setiap empat jam. Sedangkan, untuk Acetaminophen, Anda bisa minum 1-2 tablet atau kapsul setiap enam hingga delapan jam.

Kapan harus ke dokter?

Jika pertolongan pertama dipatil lele tidak dapat meredakan rasa nyeri, bahkan dapat menyebabkan gejala tertentu, seperti sulit bernapas, segera konsultasikan dengan dokter.

Saat menemui dokter, ia akan bertanya mengenai “sengatan” tersebut, seperti kapan terjadi dan gejala yang ditimbulkan. Dokter mungkin akan merekomendasikan Anda untuk melakukan suntikan tetanus.

Apabila “sengatan” menyebabkan infeksi yang tak kunjung reda selama lima hari, dokter mungkin akan memberikan obat antibiotik. Obat antibiotik berguna untuk meringankan “sengatan” akibat terkena patil lele.

Web Md. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/catfish-sting
Diakses pada 12 November 2019

Web Md. https://www.webmd.com/first-aid/wilderness-catfish-sting-treatment
Diakses pada 12 November 2019

E Medicine Health. https://www.emedicinehealth.com/catfish_sting/article_em.htm#facts_about_and_definition_of_catfish_stings
Diakses pada 12 November 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/2022846
Diakses pada 12 November 2019

Live About. https://www.liveabout.com/finned-by-a-saltwater-catfish-2929252
Diakses pada 12 November 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed