Jangan Panik, Ini Pertolongan Pertama Saat Terkena Air Panas Mendidih

Lakukan pertolongan pertama terkena air panas dengan segera
Beberapa orang mungkin pernah mengalami kulit melepuh akibat terkena air panas mendidih

Anda mungkin pernah terkena air panas saat memasak atau menyesap minuman panas sehingga menyebabkan luka bakar. Luka bakar yang disebabkan oleh air panas atau uap disebut dengan lepuhan atau kulit yang melepuh. 

Lepuhan akibat air panas mendidih bisa menyebabkan rasa nyeri dan kerusakan pada kulit. Jenis luka bakar ini termasuk membahayakan karena dapat menghancurkan jaringan dan sel kulit yang terpapar air panas. 

Selain itu, tubuh Anda mungkin akan mengalami syok karena panas. Pada kasus yang lebih serius, luka bakar lepuhan dapat mengancam nyawa. Maka dari itu, orang yang tak sengaja tersiram air panas perlu mendapatkan pertolongan pertama dengan segera. 

Berbagai penyebab munculnya kulit melepuh

Kulit yang melepuh dapat terjadi baik disengaja maupun tidak, walaupun sebenarnya kondisi ini bisa saja dicegah. Lepuhan bisa terjadi akibat kecelakaan kecil ketika Anda sedang terburu-buru atau berada di bawah tekanan. Misalnya: 

  • Tidak sengaja menumpahkan minuman atau sup panas di kulit Anda.
  • Paparan uap terlalu dekat yang berasal dari oven atau microwave.
  • Terkena air keran yang panas, biasanya terjadi jika mesin pemanas air Anda memiliki suhu 48 derajat Celsius.

Efek samping yang disebabkan oleh tersiram air panas

Kulit melepuh atau luka bakar yang disebabkan oleh air mendidih memang dapat menimbulkan rasa nyeri, bahkan tak sedikit yang berujung membahayakan. Tingkat keparahan tergantung pada derajat luka bakar yang Anda alami. 

Ada empat derajat luka bakar berdasarkan tingkat keparahan dan kerusakan yang diakibatkan pada kulit, yaitu:

  • Derajat luka bakar tingkat 1, yaitu jenis luka bakar yang hanya memengaruhi epidermis atau lapisan kulit luar. Anda mungkin akan mengalami kulit kemerahan, kering, dan terasa nyeri. 
  • Derajat luka bakar tingkat 2, yakni luka bakar yang terjadi pada epidermis dan sebagian lapisan dermis kulit (lapisan kulit yang lebih dalam). Jenis luka bakar ini bisa memengaruhi ujung saraf, pembuluh darah, dan folikel rambut. Kulit Anda akan tampak memerah, lecet, melepuh, bengkak, dan terasa nyeri. 
  • Derajat luka bakar tingkat 3, yaitu luka bakar yang terjadi pada dua lapisan kulit paling atas. Pada derajat luka bakar ini, Anda akan merasa nyeri yang teramat sangat. Selain itu, kulit Anda akan memerah, membengkak, dan melepuh. 
  • Derajat luka bakar tingkat 4 adalah luka bakar yang menyebabkan kerusakan jaringan pada seluruh lapisan epidermis dan dermis, bahkan lebih dalam lagi. Kulit Anda bisa menjadi kasar, hangus, dan mati rasa. Jenis luka bakar ini membutuhkan pertolongan medis dengan segera.

Sebagian besar kulit melepuh akibat terkena air panas umumnya berada pada derajat luka bakar tingkat pertama dan kedua. 

Akan tetapi, bila luka bakar yang timbul cukup besar dan melibatkan area tertentu pada tubuh Anda, segera temui dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat. 

Pertolongan pertama saat terkena air panas yang aman

Ketika kulit Anda terkena air panas, usahakan untuk tidak panik. Perhatikan dahulu apakah kulit Anda mengalami luka bakar ringan atau sangat parah. 

Jika luka bakar masih tergolong ringan atau berukuran kecil, Anda bisa mengobatinya sendiri di rumah tanpa harus pergi ke rumah sakit. Berikut adalah panduan pertolongan pertama saat terkena air panas yang bisa Anda lakukan.

1. Mendinginkan area kulit yang tersiram air panas

Sesaat setelah terkena air panas, usahakan untuk langsung meletakkan barang yang berisi air panas tersebut jauh dari jangkauan Anda. Jika pakaian Anda ikut tersiram air panas, segera lepaskan pakaian Anda. 

Apabila Anda menggunakan aksesoris atau perhiasan pada kulit yang melepuh, segera lepaskan karena bisa menyebabkan pembengkakan pada kulit. Ini merupakan pertolongan pertama saat terkena air panas yang mendasar untuk dilakukan. 

Selanjutnya, siram bagian kulit yang melepuh menggunakan air dingin selama 20 menit. Langkah ini dilakukan untuk menghilangkan panas di kulit sehingga suhu kulit Anda dapat kembali netral. 

Usahakan untuk tidak menggunakan es batu ataupun air berisi es batu. Atau jangan pula meletakkan botol berisi air dingin atau es batu ke area kulit yang melepuh karena dapat merusak kulit lebih parah. 

Jika area tubuh yang tersiram air panas sangat lebar, sebaiknya jangan langsung menyeburkan diri Anda ke dalam bak berisi air dingin. Pasalnya, perubahan suhu tubuh secara tiba-tiba dapat berisiko memperparah kondisi kulit. 

2. Menutupi area kulit yang terkena air panas

Saat kulit yang melepuh sudah dingin, tutup area kulit yang terkena air panas dengan kain bersih atau perban yang agak lembap atau bisa pula menggunakan kasa steril. Cara ini dilakukan agar kulit tidak terpapar bakteri atau terkena infeksi apa pun. 

3. Memeriksa luka bakar kembali

Meski luka bakar yang disebabkan oleh tersiram air panas masih tergolong ringan, ada beberapa gejala yang mengharuskan Anda untuk pergi ke rumah sakit agar mendapatkan pertolongan medis. Misalnya: 

  • Ukuran luka bakar lebih besar dibandingkan tangan Anda.
  • Area yang tersiram air panas meliputi wajah, tangan, lengan, kaki, hingga alat kelamin. 
  • Rasa nyeri yang ditimbulkan sangat parah. 
  • Anda merasa tidak enak badan atau memiliki riwayat penyakit diabetes. 
  • Merasa bingung apakah pertolongan medis dibutuhkan atau tidak, terutama bila anak Anda mengalami hal ini. 

4. Melakukan perawatan rumahan

Jika luka yang tersiram air panas tergolong ringan, Anda bisa mengobatinya dengan melakukan perawatan sendiri di rumah. Berikut adalah sederet tips melakukan perawatan luka akibat terkena air panas yang bisa Anda lakukan di rumah. 

  • Jangan mengoleskan pasta gigi, minyak atau mentega, dan krim atau salep ke area kulit yang terkena air panas. 
  • Mengganti perban yang menutupi luka minimal dua kali sehari atau bila luka sudah terasa lembap.
  • Hindari memecahkan benjolan yang mungkin disebabkan oleh lepuhan.
  • Tetap menutupi area kulit yang terkena air panas hingga sembuh. 

Anda juga bisa minum obat penghilang rasa sakit, seperti acetaminophen atau ibuprofen. Keduanya bisa digunakan untuk meredakan rasa nyeri yang muncul akibat tersiram air panas. Meski demikian, Anda dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya. 

Kapan harus ke dokter?

Kulit bekas lepuhan luka bakar membutuhkan waktu untuk dapat sembuh seperti sedia kala. Untuk jenis lepuhan luka bakar yang ringan dapat memakan waktu selama berhari-hari. Sedangkan, pada kasus yang lebih parah bisa memakan waktu berminggu-minggu untuk sepenuhnya pulih. 

Jika Anda mengalami nyeri, kulit kemerahan demam atau panas dingin, tanda-tanda infeksi, atau luka bakar melebar selama proses penyembuhan luka bakar akibat terkena air panas, segera temui dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat. 

Healthline. https://www.healthline.com/health/boiling-water-burn

Diakses pada 4 Maret 2020

Healthfully. https://healthfully.com/how-to-prevent-scarring-from-a-steam-burn-5974001.html

Diakses pada 4 Maret 2020

Artikel Terkait