Jangan Panik, Ini Cara Mengeluarkan Semut dari Telinga yang Tepat


Ada banyak cara mengeluarkan semut dari telinga. Beberapa cara yang bisa Anda lakukan yaitu dengan menggunakan baby oil, air, alat semprot khusus telinga (ear syringe), maupun alkohol.

(0)
20 Jun 2019|Azelia Trifiana
Cara mengeluarkan semut dari telinga harus tepat dan efektifCara mengeluarkan semut dari telinga bisa menggunakan minyak hangat untuk memancing semut keluar.
Pernahkah membayangkan telinga kemasukan semut ketika Anda terlelap atau tidak menyadarinya? Hal ini sangat mungkin terjadi. Satu bekal yang mutlak dimiliki: tahu cara mengeluarkan semut dari telinga dengan tepat.Bagi yang belum pernah merasakan semut masuk ke telinga, dampak yang paling terasa adalah rasa nyeri sekaligus bingung apa yang harus dilakukan. Beberapa mungkin akan mengalami gangguan pendengaran.Sebagai respons alami, seseorang akan berupaya mengeluarkan semut dari telinga dengan cara memasukkan jari mereka. Namun hal ini justru salah besar. Lalu, langkah apa cara mengeluarkan semut dari telinga yang tepat? Terus baca artikel ini untuk memastikan Anda tak perlu sibuk browsing internet ketika hal ini terjadi.

Bagaimana cara mengeluarkan semut dari telinga?

Pertama, jangan panik. Memang, ini sulit. Tapi, dengan tidak panik, Anda bisa berpikir lebih jernih soal langkah-langkah apa yang harus dilakukan. Cara-cara mengeluarkan semut dari dalam telinga di bawah ini mempunyai benang merah yang sama, yaitu memancing semut keluar. Jangan lakukan sebaliknya.Untuk itu, coba beberapa cara mengeluarkan semut dari telinga berikut ini:
  • Jangan menggunakan cotton bud atau jari karena bisa membuat semut masuk semakin jauh ke dalam saluran telinga.
  • Cobalah untuk memanfaatkan gravitasi, miringkan kepala ke sisi telinga yang terkena objek kemudian goyangkan kepala perlahan-lahan agar semut tersebut bisa jatuh.
  • Gunakan minyak hangat untuk memancing semut. Caranya, miringkan kepala dengan sisi telinga yang dimasuki semut berada di atas. Dengan cara ini, semut akan terpancing keluar.
  • Jika tidak ada minyak seperti baby oil atau minyak zaitun di sekitar Anda, maka gunakan air. Tapi ingat, teteskan air ke telinga secara perlahan dan hati-hati.
  • Dengan alat semprot khusus telinga atau ear syringe, semprot lubang telinga dengan air hangat. Cara ini bisa memancing irigasi objek keluar dari liang telinga.
  • Teteskan sedikit alkohol ke dalam telinga. Tapi awas, cara ini bisa membuat Anda merasa sangat kesakitan. Meski demikian, aroma alkohol akan memancing semut keluar sekaligus menjadi disinfektan bagi telinga.
Lebih jauh lagi, jangan pernah gunakan alat-alat seperti jepit rambut atau pinset karena bisa membuat kondisinya kian buruk. Langkah ini justru bisa mendorong semut atau serangga lain kian dalam di telinga dan mengancam pendengaran Anda.Selain itu, pastikan orang yang dimasuki semut berada di posisi nyaman selama proses mengeluarkan semut.

Cara mencegah semut masuk telinga

Memang tidak ada yang tahu ketika semut merayap mendekati kita saat tidur atau tengah berkebun. Meski demikian, bukan berarti tidak ada langkah pencegahan yang bisa Anda ambil.Apa saja langkah pencegahannya?
  • Pastikan kamar tidur, terutama kasur, bebas dari serangga
  • Semut akan datang ke tempat makanan terbuka, untuk itu pastikan tidak ada residu makanan di kamar Anda
  • Secara berkala periksa apakah ada tamu tak diundang berupa serangga di kamar Anda

Kapan jadi kondisi darurat?

Semut masuk ke telinga bisa menjadi kondisi darurat apabila semutnya masih hidup. Upaya membuat semut ‘tenggelam’ adalah jalan pintas untuk membunuh semut dan memastikan telinga aman serta tidak lagi dalam kondisi darurat.Namun, apabila cara mengeluarkan semut dari telinga di atas tidak berhasil, minta bantuan dokter sesegera mungkin.Terlebih, bagian luar gendang telinga memiliki beberapa saraf yang keluar dari otak yang bertugas menyampaikan informasi ke otak. Adanya benda asing seperti semut bisa menimbulkan iritasi pada saraf-saraf tersebut.
kebersihan telingatelinga
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322064.php
Diakses pada 24 Mei 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid/basics/art-20056709
Diakses pada 24 Mei 2019
University of Rochester Medical Center. https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?ContentTypeID=90&ContentID=P02828
Diakses pada 24 Mei 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait