Jangan Panik, Ini Cara Mengeluarkan Semut dari Telinga yang Tepat

Cara mengeluarkan semut dari telinga harus tepat dan efektif
Cara mengeluarkan semut dari telinga bisa menggunakan minyak hangat untuk memancing semut keluar.

Pernahkah membayangkan semut masuk ke telinga saat Anda terlelap atau tidak menyadarinya? Hal ini sangat mungkin terjadi. Satu bekal yang mutlak dimiliki: tahu cara mengeluarkan semut dari telinga dengan tepat.

Bagi yang belum pernah merasakan semut masuk ke telinga, yang paling terasa adalah rasa nyeri sekaligus bingung apa yang harus dilakukan.

Sebagai respons alami, seseorang akan berupaya mengeluarkan semut dari telinga dengan cara memasukkan jari mereka. Namun hal ini justru salah besar.

Lalu, langkah apa cara mengeluarkan semut dari telinga yang tepat? Terus baca artikel ini untuk memastikan Anda tak perlu sibuk browsing internet ketika hal ini terjadi.

Bisakah dicegah?

Sebelum mengetahui cara mengeluarkan semut dari telinga, hal pertama yang perlu diketahui – terutama bagi mereka yang belum pernah kemasukan semut – adalah bagaimana cara pencegahannya.

Memang tidak ada yang tahu ketika semut merayap mendekati kita saat tidur atau tengah berkebun. Meski demikian, bukan berarti tidak ada langkah pencegahan yang bisa Anda ambil.

Apa saja langkah pencegahannya?

  • Pastikan kamar tidur, terutama kasur, bebas dari serangga
  • Semut akan datang ke tempat makanan terbuka, untuk itu pastikan tidak ada residu makanan di kamar Anda
  • Secara berkala periksa apakah ada tamu tak diundang berupa serangga di kamar Anda

Bagaimana cara mengeluarkan semut dari telinga?

Pertama, jangan panik. Memang, ini sulit. Tapi, dengan tidak panik, Anda bisa berpikir lebih jernih langkah apa yang harus dilakukan.

Cara-cara mengeluarkan semut dari telinga di bawah ini punya benang merah yang sama, yaitu memancing semut keluar. Jangan lakukan sebaliknya.

Untuk itu, coba beberapa cara mengeluarkan semut dari telinga berikut ini:

  • Jangan memasukkan cotton bud atau jari karena bisa membuat semut masuk semakin dalam.
  • Dengan memanfaatkan gravitasi, miringkan kepala ke sisi telinga yang terkena objek kemudian goyangkan kepala perlahan-lahan agar semut tersebut bisa jatuh.
  • Gunakan minyak hangat untuk memancing semut. Caranya, miringkan kepala dengan sisi telinga yang dimasuki semut berada di atas. Dengan cara ini, semut akan terpancing keluar.
  • Jika tidak ada minyak seperti baby oil atau minyak zaitun di sekitar Anda, maka gunakan air. Tapi ingat, teteskan air ke telinga secara perlahan.
  • Dengan alat semprot khusus telinga atau ear syringe, semprot lubang telinga dengan air hangat. Cara ini bisa memancing irigasi objek keluar dari liang telinga.
  • Teteskan sedikit alkohol ke dalam telinga. Tapi awas, cara ini bisa membuat Anda merasa sangat kesakitan. Meski demikian, aroma alkohol akan memancing semut keluar sekaligus menjadi disinfektan bagi telinga.

Lebih jauh lagi, jangan pernah gunakan alat-alat seperti jepit rambut atau pinset karena bisa membuat kondisinya kian buruk. Langkah ini justru bisa mendorong semut atau serangga lain kian dalam di telinga dan mengancam pendengaran Anda.

Selain itu, pastikan orang yang dimasuki semut berada di posisi nyaman selama proses mengeluarkan semut.

Kapan jadi kondisi darurat?

Semut masuk ke telinga bisa menjadi kondisi darurat apabila semutnya masih hidup. Upaya membuat semut ‘tenggelam’ adalah jalan pintas untuk membunuh semut dan memastikan telinga aman serta tidak lagi dalam kondisi darurat.

Namun, apabila cara mengeluarkan semut dari telinga di atas tidak berhasil, minta bantuan dokter sesegera mungkin.

Terlebih, bagian luar gendang telinga memiliki beberapa saraf yang keluar dari otak yang bertugas menyampaikan informasi ke otak. Adanya benda asing seperti semut bisa menimbulkan iritasi pada saraf-saraf tersebut.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322064.php
Diakses pada 24 Mei 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid/basics/art-20056709
Diakses pada 24 Mei 2019

University of Rochester Medical Center. https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?ContentTypeID=90&ContentID=P02828
Diakses pada 24 Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed