Salah satu manfaat kondom adalah untuk mencegah penularan penyakit kelamin
Kondom dapat membantu mencegah berbagai penularan penyakit kelamin.

Menggunakan kondom saat melakukan hubungan seksual sangatlah disarankan. Sebab, manfaat kondom untuk kesehatan ternyata cukup beragam. Fungsi kondom yang paling umum diketahui masyarakat adalah untuk mencegah kehamilan.

Padahal secara medis, kondom juga dapat membantu mencegah penularan berbagai penyakit kelamin, jika Anda memahami cara memakai kondom dengan benar.

[[artikel-terkait]]

Kondom dan dampaknya bagi kesehatan

Jika Anda dan pasangan sedang tidak merencanakan kehamilan, penggunaan kondom juga dapat membantu mendapatkan berbagai manfaat dari sisi kesehatan. Ketahui lima manfaat kondom untuk Anda dan pasangan.

Manfaat kondom untuk mencegah penularan penyakit kelamin

Kondom merupakan satu-satunya alat kontrasepsi yang dapat mengurangi risiko penularan penyakit kelamin. Karena itu, penggunaan kondom sangat disarankan agar Anda dapat terhindar dari penyakit menular seksual.

Penggunaan kondom yang dilakukan secara tepat, dinilai dapat mengurangi risiko penularan penyakit sifilis sebesar 50-70 persen. Namun, apabila penggunaannya kurang tepat, risiko penularannya akan berkurang menjadi sekitar 30 persen.

Selain sifilis, beberapa penyakit di bawah ini juga dapat berkurang risiko penularannya.

Fungsi kondom dalam mencegah kehamilan

Jika digunakan dengan tepat, kondom dapat mencegah kehamilan hingga 98 persen. Namun faktanya, penggunaan kondom tidak selalu dilakukan dengan tepat, sehingga umumnya, kondom dapat mencegah kehamilan sebesar 85 persen.

Semakin tepat dan semakin sering Anda menggunakan kondom saat berhubungan seksual, maka risiko kehamilan akan semakin kecil.

Kondom tidak mengurangi kenikmatan hubungan seksual

Hingga saat ini, masih terdapat individu yang menolak menggunakan kondom saat berhubungan seksual, dengan alasan akan mengurangi sensasi. Padahal saat ini, kondom telah diproduksi dalam berbagai bentuk serta tekstur, untuk meningkatkan sensasi bagi Anda dan pasangan.

Kondom juga dipercaya dapat menunda ejakulasi sehingga hubungan seksual dapat berlangsung lebih lama. Selain dapat melindungi dari penularan penyakit, kondom tetap dapat Anda gunakan, tanpa mengurangi sensasi hubungan seksual bersama pasangan.

Kondom meningkatkan efektivitas metode kontrasepsi lain

Jika pasangan Anda telah menggunakan metode kontrasepsi seperti pil KB, suntik, cincin, IUD, maupun implan, maka pemakaian kondom bisa meningkatkan efektivitas berbagai metode tersebut.

Kondom tidak memiliki efek samping

Tidak ada efek samping yang akan timbul dalam penggunaan kondom. Sehingga, metode ini dinilai aman bagi siapapun yang ingin menggunakannya.

Meski begitu, pada beberapa orang tetap terdapat kemungkinan timbul alergi terhadap bahan lateks (bahan pembuat kondom). Jika alergi terhadap lateks, maka Anda bisa mengganti memilih kondom yang berbahan plastik.

Cara memakai kondom yang aman dan efektif

Agar kondom dapat berfungsi sebagaimana mestinya, maka penyimpanan serta cara pemakaiannya tetap harus diperhatikan. Berikut ini tipsnya.

  • Cek tanggal kedaluwarsa kondom sebelum menggunakannya.
  • Periksa kemungkinan adanya kerusakan, seperti lubang atau sobekan kecil pada kondom.
  • Jika ingin menggunakan pelicin, gunakan yang berbahan dasar air. Jangan gunakan yang berbahan dasar minyak, karena bisa merusak kondom.
  • Jangan gunakan kondom lebih dari satu kali.
  • Simpan kondom di tempat yang kering dan teduh. Kemasan kondom yang terpapar panas, udara, cahaya, dapat meningkatkan risiko kerusakan pada kondom.

Melihat pentingnya manfaat kondom untuk kesehatan, maka Anda diharapkan mulai menerapkan kebiasaan untuk menggunakan alat kontrasepsi ini, saat melakukan hubungan seksual. Dengan begitu, hubungan seksual Anda dan pasangan dapat dilakukan dengan sehat.

American Pregnancy. http://americanpregnancy.org/preventing-pregnancy/male-condom/
Diakses pada Januari 2019

Planned Parenthood.
https://www.plannedparenthood.org/learn/birth-control/condom/how-effective-are-condoms
Diakses pada Januari 2019

Mayo Clinic.
https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/condoms/about/pac-20385063
Diakses pada Januari 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed