Jangan Lewatkan 7 Manfaat Biji Selasih untuk Kesehatan Ini

Manfaat biji selasih yang kerap dicampurkan dalam es buah ternyata beragam
Biji selasih sering menjadi campuran dalam es buah maupun minuman segar lainnya

Selama ini, biji selasih banyak digunakan sebagai campuran minuman es. Misalnya, es teler dan es buah. Umumnya, biji-biji mungil ini digunakan sebagai hiasan hidangan. Namun  manfaat biji selasih untuk kesehatan ternyata cukup banyak.

Sekilas, tampilan biji selasih mirip dengan biji chia. Tapi biji ini lebih besar dan mengembang daripada biji chia ketika tersentuh air, dengan adanya selaput putih bening yang menutupi biji hitamnya. Saat digigit, biji selasih renyah dan rasanya hambar.  

Kandungan nutrisi biji selasih

Biji yang memiliki nama latin Ocimum basilicum ini berasal dari keluarga tanaman basil. Meski basil dikenal sebagai ramuan aromatik serba guna dan banyak digunakan, bijinya kerap diabaikan, baik dari penggunaan hingga manfaatnya.

Padahal, ada beragam kandungan nutrisi dalam biji selasih yang mampu memberikan khasiat bagi kesehatan. Pasalnya, biji selasih mengandung zat-zat penting di bawah ini:

  • Serat
  • Zat besi
  • Protein
  • Senyawa fitokimia
  • Polifenol

Apa saja manfaat biji selasih?

Dengan beragam nutrisi tersebut, tentu sayang sekali jika manfaat biji selasih hanya sebatas pelengkap minuman dingin. Biji selasih sendiri sebenarnya sudah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Cina dan Ayurvedia. Meski begitu, penelitian tentang khasiat kesehatannya masih tergolong sedikit.

Berikut manfaat biji selasih yang muncul berkat sederet penelitian tersebut:

1. Menyuburkan rambut

Bagi Anda yang punya masalah dengan rambut rontok atau rambut yang makin menipis, mungkin biji selasih bisa membantu. Kandungan zat besi dalam biji ini dapat meningkatkan sirkulasi darah ke kulit kepala, sehingga ampuh untuk merangsang pertumbuhan rambut.

Sementara antioksidan di biji selasih dapat mencegah peradangan di kulit kepala. Peradangan sendiri merupakan salah satu penyebab utama dari kerontokan rambut.

2. Menguatkan tulang dan otot

Satu sendok makan (sekitar 13 gram) biji selasih dapat memenuhi 15 persen dari asupan harian kalsium yang direkomendasikan. Seperti yang Anda tahu, kalsium merupakan mineral yang sangat penting untuk kekuatan tulang sekaligus fungsi otot.

Biji selasih juga dapat menjadi sumber kalsium dan zat besi yang baik bagi orang yang telah menerapkan pola hidup vegetarian.

3. Mengendalikan gula darah

Manfaat biji selasih yang satu ini bisa menguntungkan bagi orang yang mengidap diabetes tipe 2.

Sebuah studi menunjukkan bahwa pengidap diabetes tipe 2 yang mengonsumsi 10 gram biji selasih setelah makan selama sebulan, mengalami penurunan gula darah pascamakan sebanyak 17 persen lebih rendah daripada saat awal penelitian. Luar biasa, bukan?

4. Menurunkan kadar kolesterol

Biji selasih berpotensi menurunkan kadar LDL atau kolesterol jahat dalam darah. Menurut sebuah riset, manfaat biji selasih ini diduga terkait dengan serat larut yang terkandung di dalamnya. Pasalnya, serat tersebut dapat membantu tubuh dalam mengikat kolesterol.

Dengan menurunnya kadar kolesterol, risiko Anda untuk terkena serangan jantung dan stroke juga akan berkurang. 

5. Meredakan stres

Dengan kandungan antioksidan di dalamnya yang signifikan, biji selasih dapat meningkatkan suasana hati atau mood Anda. Cobalah sertakan biji ini ke dalam segelas air untuk membantu dalam meredakan stres dan rasa cemas.

Manfaat biji selasih tak sampai di situ. Mengonsumsi biji ini secara rutin juga dikatakan dapat membantu dalam mengurangi episode depresi.

6. Menjaga kesehatan usus

Kesehatan usus tak boleh disepelekan. Jika Anda memiliki lebih banyak bakteri jahat ketimbang bakteri baik di usus, Anda akan lebih mudah terkena berbagai penyakit usus. Contohnya, penyakit Crohn, kolitis ulseratif, dan sindrom iritasi usus besar (irritable bowel syndrome/IBS).

Untuk membantu dalam menjaga fungsi usus, Anda bisa rutin mengonsumsi biji selasih. Sejumlah studi mengindikasikan bahwa zat pektin yang terdapat pada biji selasih bermanfaat dalam meningkatkan jumlah bakteri baik di usus. 

7. Membantu kenyang lebih lama

Selain baik untuk usus, pektin diketahui dapat meningkatkan kadar hormon yang berhubungan dengan rasa kenyang. Meski demikian, belum diketahui dengan jelas apakah efek ini bisa benar-benar berkhasiat dalam menurunkan berat badan.

Jadi jika Anda ingin mengurangi berat badan, Anda perlu memperhatikan pola makan dengan lebih saksama dan tak hanya dengan mengonsumsi biji selasih.

Manfaat biji selasih tak lepas dari beragam kandungan nutrisi di dalamnya, dari serat hingga antioksidan. Namun perlu diperhatikan bahwa kadar serat yang tinggi ini dapat memicu masalah pada pencernaan, seperti kembung.

Oleh karena itu, usahakan Anda tidak mengonsumsi biji selasih terlalu banyak dalam sekali makan. Anda dapat meningkatkan asupannya perlahan-lahan untuk membantu usus dalam beradaptasi. Anda juga bisa berkonsultasi ke dokter guna mendapatkan porsi konsumsi yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/basil-seeds
Diakses pada 3 Maret 2020

Organic Facts. https://www.organicfacts.net/basil-seeds.html
Diakses pada 3 Maret 2020

Artikel Terkait