9 Penyebab Jerawat di Dada dan Cara Menghilangkannya yang Ampuh


Jerawat di dada bisa jadi hal yang mengganggu. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai kondisi. Namun, tak perlu khawatir karena ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasinya.

(0)
10 Dec 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Jerawat di dada bisa terjadi akibat peningkatan hormonJerawat di dada bisa disebabkan oleh kurangnya menjaga kebersihan area tubuh
Jerawat di dada mungkin menjadi salah satu masalah kulit yang dialami oleh banyak orang. Ya, bukan hanya di wajah, jerawat juga dapat tumbuh di area tubuh lainnya, termasuk leher, dada, bahu, pantat, punggung, hingga kemaluan.Meski umumnya tertutup oleh pakaian, jerawat di area dada juga bisa mengganggu penampilan Anda. Tak hanya itu, kepercayaan diri juga bisa menurun, apalagi kalau Anda ingin menggunakan pakaian yang bagian atasnya terbuka. Maka dari itu, simak penyebab jerawat di dada guna mengetahui cara mengatasinya dengan tepat.

Penyebab jerawat di dada bisa terjadi

Meski umum terjadi pada remaja dan orang dewasa muda, jerawat bisa pula terjadi pada orang dewasa tua. Umumnya, penyebab jerawat di dada dapat terjadi akibat penyumbatan pori-pori kulit. Penyumbatan pori-pori kulit bisa diakibatkan oleh folikel rambut dan penumpukan sel-sel kulit mati oleh produksi minyak berlebih atau sebum. Jika hal tersebut terjadi, bakteri akan mudah berkembang dan memicu peradangan sehingga menimbulkan jerawat. Akan tetapi, penyebab jerawat di dada bisa diakibatkan oleh faktor pemicu sebagai berikut.

1. Perubahan hormon

Perubahan hormon dapat menjadi penyebab jerawat di dada yang paling umum. Perubahan hormon bisa terjadi akibat peningkatan hormon androgen yang berlebihan. Ketika hormon androgen mengalami peningkatan, kelenjar sebum memproduksi lebih banyak minyak sehingga memicu jerawat muncul.Kondisi ini seringkali dialami oleh para wanita menjelang siklus menstruasi tiba, atau saat peralihan dari penggunaan alat kontrasepsi satu ke alat KB lainnya. 

2. Kurang menjaga kebersihan area tubuh

Jerawat di dada bisa disebabkan oleh kurangnya kebersihan di area tubuh ini
Kebersihan area tubuh yang tidak dijaga bisa menyebabkan kemunculan jerawat di dada
Kurang menjaga kebersihan area tubuh juga menjadi arti jerawat di dada. Ini karena area dada Anda cenderung tertutup, mudah berkeringat, dan lembap sehingga menjadi tempat yang disukai bakteri untuk berkembang biak. Nah, jika Anda jarang mandi atau jarang mengganti bra atau kaos, kulit di area dada akan semakin kotor.Akibatnya, kondisi tersebut akan menumpuk bersama sel-sel kulit mati, sebum, dan keringat yang menyebabkan tumbuhnya jerawat.

3. Penggunaan pelembap

Penggunaan pelembap memang dapat membantu mengatasi kulit kering dan pecah-pecah. Akan tetapi, pada sebagian orang, menggunakan pelembap yang mengandung minyak (lotion) dapat menyebabkan jerawat di dada karena terjadi penyumbatan pori-pori akibat penumpukan kotoran dan bakteri. 

4. Penggunaan sabun detergen tertentu

Jerawat di dada bisa disebabkan oleh penggunaan sabun detergen yang tidak tepat
Beberapa orang mungkin menggunakan sabun detergen pakaian yang tidak tepat
Penyebab jerawat di dada yang mungkin tidak Anda sadari adalah penggunaan sabun detergen tertentu. Ya, memakai pakaian yang bersih bisa mencegah kemunculan jerawat karena mampu mencegah kotoran tersumbat di pori-pori. Namun, pada sebagian orang, menggunakan sabun detergen tertentu, terutama yang mengandung pewarna atau parfum, bisa menyebabkan timbulnya jerawat di punggung dan dada. 

5. Dehidrasi

Arti jerawat di dada bisa jadi karena tubuh tidak mendapat asupan cairan yang cukup atau kondisi dehidrasi. Dehidrasi dapat berdampak buruk pada kesehatan tubuh, termasuk kulit kering dan bersisik. Alhasil, tubuh akan berusaha meningkatkan produksi minyak untuk melembapkan kulit. Sayangnya, peningkatan produksi minyak disertai dengan penumpukan kotoran dan sel kulit mati dapat  menyebabkan penyumbatan pori-pori sehingga timbul jerawat di punggung dan dada. 

6. Pemakaian parfum

Jangan salah, menyemprotkan parfum ternyata dapat mengiritasi kulit sehingga memicu munculnya jerawat. Ketika Anda menyemprotkannya pada dada, jerawat bisa timbul. Selain itu, mengaplikasikan riasan di dada, seperti bedak, juga berpotensi menyumbat pori-pori yang menyebabkan jerawat di punggung dan dada.

7. Berolahraga

Meski menyehatkan, berolahraga juga dapat menjadi penyebab jerawat di dada pada sebagian orang. Pasalnya, gesekan antara kulit yang berkeringat dan pakaian yang dikenakan dapat memicu jerawat di area dada muncul. 

8. Konsumsi makanan dan minuman manis berlebihan

Jerawat di dada bisa diakibatkan oleh konsumsi makanan dan minuman manis berlebihan
Konsumsi makanan manis berlebihan bisa menyebabkan jerawat di dada muncul
Mengonsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan juga menjadi penyebab jerawat di dada. Sebab, makanan dan minuman manis dapat membuat kadar gula darah melonjak dengan cepat. Tubuh pun akan meningkatkan insulin yang dapat memicu produksi minyak di kulit menjadi lebih banyak. Hal ini tentu bisa menyebabkan munculnya jerawat di dada maupun bagian tubuh lain yang rentan terkena jerawat.Secara medis, ketika tubuh mengonsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan, peningkatan hormon androgen akan terjadi untuk menyeimbangkan kadar gula berlebih pada darah. Akibatnya, jerawat di area dada akan muncul seiring dengan peningkatan hormon androgen. 

9. Paparan sinar matahari

Paparan sinar matahari bisa menyebabkan dehidrasi dan membuat kulit semakin kering. Akibatnya, kondisi ini dapat memicu tubuh memproduksi lebih banyak minyak untuk melembapkan kulit. Namun, produksi sebum yang berlebihan justru dapat memicu jerawat di area dada lantaran disertai penumpukan sel kulit mati dan kotoran. 

Cara menghilangkan jerawat di dada

Ketika memiliki jerawat di dada, tentu Anda ingin segera menghilangkannya, apalagi jika jumlahnya banyak. Untuk mengatasi jerawat di dada, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan. Berikut adalah cara menghilangkan jerawat di dada selengkapnya. 

1. Mandi secara teratur

Jerawat di dada bisa diatasi dengan rutin mandi dua kali sehari
Mandi secara rutin bisa membantu membersihkan bakteri dan kotoran
Salah satu cara menghilangkan jerawat di dada adalah dengan mandi secara rutin, minimal dua kali sehari, termasuk setelah berolahraga. Mandi secara teratur dapat membantu membersihkan bakteri, sel kulit mati, kotoran, dan sebum agar jerawat di area dada bisa lebih cepat hilang. Tak hanya itu, tubuh pun akan terasa lebih segar dan nyaman.Mulailah mandi dengan air hangat terlebih dahulu untuk membantu meredakan rasa nyeri dan tidak nyaman akibat jerawat yang muncul. Terakhir, bilas tubuh dengan air bersuhu normal atau air dingin guna menutup pori-pori kulit yang terbuka. 

2. Gunakan sabun mandi penghilang jerawat

Saat mandi, gunakan sabun mandi yang mengandung asam salisilat sebagai cara menghilangkan jerawat di dada selanjutnya. Asam salisilat adalah bahan aktif yang umum dalam mengobati jerawat dengan cara membuatnya kering.Penggunaan sabun mandi yang mengandung asam salisilat dapat membantu menghilangkan jerawat di punggung dan dada. 

3. Kenakan pakaian yang longgar

Penggunaan pakaian yang ketat dapat menyebabkan pori-pori tersumbat sehingga berakhir dengan kemunculan jerawat.Maka dari itu, kenakan pakaian yang longgar untuk membantu kulit tubuh Anda tetap bernapas. Pakaian longgar juga membantu mencegah Anda dari risiko iritasi sehingga kondisi jerawat yang dimiliki tidak semakin parah. Anda bisa mengenakan pakaian berbahan katun. Bagi Anda yang memiliki kulit rentan berjerawat, sebaiknya hindari pakaian berbahan wol, nilon, atau spandeks. 

4. Cukupi kebutuhan asupan cairan tubuh

Minum air putih juga dapat menjadi cara menghilangkan jerawat di dada
Cukupi kebutuhan cairan tubuh setiap hari agar kulit lebih sehat bebas jerawat
Pastikan tubuh Anda tetap terhidrasi dengan baik melalui konsumsi air putih yang cukup. Anda dianjurkan untuk minum 8 gelas air putih dalam sehari. Langkah ini dapat membantu mengurangi jerawat di area dada sekaligus membuat kulit lebih sehat. Selain itu, hindari pula mengonsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan karena dapat memperburuk kondisi jerawat.

5. Oleskan lotion noncomedogenic (tidak menyumbat pori)

Cara menghilangkan jerawat di dada berikutnya adalah mengoleskan lotion noncomedogenic atau tidak rentan menyumbat pori-pori. Penggunaan jenis lotion ini secara rutin dapat membantu melembapkan kulit tanpa memperburuk atau menimbulkan jerawat baru. Bahkan, beberapa lotion mengandung asam salisilat yang dapat membantu menghilangkan jerawat.

6. Lakukan eksfoliasi (pengelupasan kulit)

Eksfoliasi kulit juga bisa menjadi cara menghilangkan jerawat di dada. Eksfoliasi atau pengelupasan kulit dapat membantu menghilangkan sel kulit mati sehingga tidak menyumbat pori-pori. Selain itu, sel-sel kulit baru pun akan muncul dan membuat kulit terasa lebih halus. Lakukan eksfoliasi kulit secara rutin seminggu sekali. Namun, jangan melakukannya secara berlebihan karena dapat mengiritasi kulit.

7. Gunakan salep jerawat

Jerawat di dada bisa diobati dengan penggunaan obat oles
Gunakan salep jerawat untuk mengecilkan kondisi jerawat meradang
Cara menghilangkan jerawat di dada yang tak kalah penting adalah menggunakan salep jerawat, yang didapat di apotek atau melalui resep dokter.Anda bisa menggunakan salep jerawat berbahan dasar asam salisilat atau benzoil peroksida.Kedua bahan aktif ini dapat membantu mengecilkan jerawat dan menyembuhkan peradangan yang terjadi. 

8. Konsumsi obat minum

Jika Anda sering mengalami jerawat di area dada atau jerawat di payudara, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit guna mendapatkan rekomendasi penanganan yang tepat. Dokter mungkin akan meresepkan obat minum tertentu untuk membersihkan pori-pori di dada dari penumpukan sel kulit mati. 

9. Pakai bahan alami

Anda juga dapat mencoba bahan-bahan alami yang ada di rumah untuk mengatasi jerawat di punggung dan dada. Namun perlu diingat, bahwa penggunaan bahan-bahan alami boleh digunakan untuk mengobati jerawat kecil di dada atau jenis jerawat yang ringan dan tidak terlalu parah. Beberapa obat jerawat alami, di antaranya lidah buaya, ekstrak teh hijau, lemon, madu, maupun tea tree oilPastikan Anda menggunakannya dengan tepat. Bila perlu, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. 

Catatan dari SehatQ

Jika jerawat di area dada yang Anda miliki tak kunjung hilang atau semakin memburuk, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit. Dokter kulit akan membantu Anda mengatasi masalah jerawat yang mengganggu.Anda pun bisa berkonsultasi dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk mengetahui lebih lanjut seputar jerawat di dada dan pengobatannyaCaranya, download sekarang di App Store dan Google Play. Gratis!
jerawatpengobatan jerawatmasalah kulit
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320973.php#is-it-acne-or-folliculitis
Diakses pada 10 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/chest-acne#see-your-specialist
Diakses pada 10 Desember 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait