Jangan Digaruk, Wajah Gatal Bisa Disebabkan oleh Berbagai Hal Ini

(0)
03 Aug 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Wajah gatal bisa disebabkan oleh kulit kering karena bahan kimia produk tertentuWajah gatal bisa menimbulkan ketidaknyamanan
Pernahkah Anda merasakan wajah gatal? Kondisi ini tentu terasa tidak nyaman bahkan bisa mengganggu penampilan. Terkadang, gatal pada wajah juga disertai dengan kulit yang memerah, terdapat bintik-bintik atau bentol, hingga kesemutan di wajah.Anda mungkin saja tidak tahan untuk menggaruknya. Akan tetapi, hal tersebut malah bisa membuat wajah semakin gatal dan meninggalkan bekas luka garukan. Ternyata, wajah gatal dapat disebabkan oleh berbagai hal, apa saja?

Penyebab wajah gatal

Sensasi gatal di wajah terjadi karena sejumlah alasan yang berbeda. Adapun penyebab wajah gatal, di antaranya:

1. Kulit kering

Kulit kering pada wajah bisa menimbulkan rasa gatal yang tak tertahankan. Hal ini dapat dipicu oleh terlalu sering mencuci muka, paparan bahan kimia yang keras dari produk tertentu, atau kelembapan udara yang rendah misalnya akibat berada di ruangan ber-AC terlalu lama. 

2. Digigit serangga

Sebagian orang mungkin mengalami gatal di wajah akibat digigit serangga. Gigitan nyamuk ditandai dengan adanya bentol yang dapat hilang dengan sendirinya. Namun, jika digigit oleh kutu busuk atau tungau maka bisa menetap di kulit dan membuat gatal semakin parah.

3. Reaksi alergi

Orang-orang dapat mengalami reaksi alergi terhadap berbagai zat, misalnya nikel. Banyak produk berbahan nikel yang bersentuhan dengan kulit wajah, seperti perhiasan, ponsel, dan bingkai kacamata. Ketika reaksi alergi terjadi, maka akan timbul ruam yang gatal pada wajah. Selain itu, wajah gatal juga dapat disebabkan oleh alergen lainnya, misalnya debu, bulu binatang, dsb.

4. Kondisi kulit tertentu

Jika Anda memiliki kondisi kulit tertentu, seperti cacar air, folikulitis, eksim, biduran, psoriasis, dermatitis seboroik, kurap, atau herpes zoster, maka Anda dapat merasakan gatal wajah. Tak hanya menyebabkan gatal, namun juga bisa membuat kulit wajah merah, mengelupas, ruam, timbul bercak-bercak atau bintik-bintik meradang.

5. Efek samping obat

Beberapa obat, seperti aspirin, opioid, antibiotik, antijamur, dan perawatan kanker tertentu terkadang bisa menyebabkan wajah gatal sebagai efek samping. Ketika hal ini terjadi, Anda harus berbicara pada dokter jika ingin mengganti atau menghentikan pemakaian obat.

6. Kanker kulit

Kanker kulit umumnya ditandai dengan munculnya bintik baru atau perubahan pada kulit. Area yang terpengaruh juga terkadang terasa gatal. Rasa gatal tersebut muncul karena reaksi kulit terhadap tumor yang menjadi kanker atau pembentukan kanker di area lain dalam tubuh.

7. Gejala dari kondisi kesehatan yang mendasari

Secara khusus, kondisi yang memengaruhi darah, ginjal, hati, atau kelenjar tiroid dapat menyebabkan rasa gatal. Selain itu, sebagian penderita diabetes atau HIV juga mungkin mengalaminya. Rasa gatal bisa menjadi kronis hingga mengganggu suasana hati dan pola tidur Anda.

8. Kerusakan saraf

Beberapa orang juga mungkin mengalami gatal di wajah akibat kerusakan saraf, bahkan dapat disertai pula oleh kesemutan. Stroke dan multiple sclerosis merupakan kondisi yang memengaruhi atau merusak saraf, yang berpotensi menyebabkan rasa gatal. Biasanya, gatal akibat kondisi ini terlokalisasi atau terpusat pada area tertentu saja.

Cara mengatasi wajah gatal

Cara mengatasi wajah gatal tentu bergantung pada penyebabnya. Namun, berhentilah menggaruk-garuknya karena bisa menyebabkan iritasi dan membuat kondisinya semakin memburuk. Bahkan pada beberapa kasus, menggaruk justru dapat membuat lapisan penghalang kulit rusak hingga berkembang menjadi infeksi. Adapun beberapa perawatan rumahan yang bisa Anda coba untuk mengatasi gatal wajah, yaitu:
  • Letakkan waslap atau kompres dingin ke wajah untuk menenangkan rasa gatal
  • Menyeka wajah dengan kain basah atau mencuci muka apabila disebabkan oleh suatu iritan
  • Hindari stres karena bisa membuat gatal semakin parah
  • Mandi dengan air hangat dan bilas wajah dengan air dingin tanpa menggunakan sabun
  • Gunakan antihistamin topikal, namun hindari sekitar area mata saat menggunakannya
  • Dapat pula menggunakan krim hidrokortison atau losion topikal, seperti kalamin untuk menenangkan kulit
  • Cukupi kebutuhan cairan 
  • Atur suhu ruangan agar tidak terlalu dingin 
Jika rasa gatal tak kunjung membaik atau justru semakin memburuk, periksakan diri pada dokter. Dokter akan melakukan diagnosis, dan menentukan penanganan yang tepat untuk keluhan Anda tersebut. Tak hanya obat-obatan, dokter juga mungkin akan merekomendasikan perubahan gaya hidup.
kulit dan kecantikankanker kulitkulit keringmasalah kulit
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/327492#nerve-damage
Diakses pada 20 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/itchy-face#treatment
Diakses pada 20 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait