logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

9 Cara Mengatasi Batuk pada Anak Secara Alami yang Bisa Dicoba di Rumah

open-summary

Cara mengatasi batuk pada anak secara alami, di antaranya memberikan banyak cairan, menyalakan mesin pelembap ruangan, berkumur dengan air garam, hingga menambahkan bantal saat anak tidur. Anda juga perlu tahu bahwa batuk yang dialami anak dapat disebabkan berbagai kondisi, mulai dari infeksi hingga alergi.


close-summary

3.07

(29)

22 Des 2021

| Giasinta Angguni Pranandhita

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

cara mengatasi batuk pada anak

Ada banyak cara mengatasi batuk pada anak yang bisa dicoba orangtua.

Table of Content

  • Cara mengatasi batuk pada anak
  • Apa saja penyebab batuk pada anak?
  • Cara mencegah batuk pada anak

Batuk adalah kondisi yang biasa terjadi pada anak. Meskipun demikian, kondisi ini sebaiknya jangan. Sebab, batuk yang tidak ditangani dapat membuat mengganggu aktivitas sehari-hari si kecil. Sebagai tindakan pertolongan pertama, Anda bisa mempelajari berbagai cara mengatasi batuk pada anak yang bisa dicoba di rumah.

Advertisement

Cara mengatasi batuk pada anak

cara mengatasi batuk pada anak
Cara mengatasi batuk pada anak

Mulai dari memberikan madu hingga memenuhi kebutuhan cairan, berikut adalah cara mengobati batuk pada anak secara alami.

1. Nyalakan keran air hangat atau panas di kamar mandi

Menghirup uap panas dapat dijadikan cara mengatasi batuk pada anak. Anda bisa melakukannya dengan menyalakan keran air hangat atau panas di kamar mandi.

Biarkan kamar mandi menjadi penuh uap. Ajak anak duduk bersama di kamar mandi beruap selama 15-20 menit. Menghirup uap panas dinilai dapat membantu mereka bernapas dengan lebih mudah.

2. Berikan banyak cairan

Selanjutnya, Anda dapat memberikan banyak cairan sebagai cara mengobati batuk yang membandel pada anak.

Sebab, menjaga tubuh tetap terhidrasi dapat mempercepat proses penyembuhan batuk. Anda bisa memberikan jus buah atau sayur jika anak menolak minum air putih.

Namun, jangan berikan soda atau minuman kemasan karena berpotensi melukai kerongkongan yang luka akibat batuk.

3. Berikan madu

Madu memiliki kandungan antibakteri yang dapat melawan infeksi. Anda bisa memberikan satu sendok makan madu pada anak berusia >1 tahun.

Meski demikian, sebaiknya Anda jangan memberikan madu secara berlebihan supaya kadar gula darah anak bisa terkontrol.

Anda juga dapat mencampurkan madu ke dalam air hangat supaya anak lebih mudah mengonsumsinya. Minum air hangat juga berperan dalam memastikan kebutuhan cairan si kecil terpenuhi.

Namun, jangan memberikan madu pada anak di bawah usia satu tahun karena berpotensi menyebabkan botulisme.

4. Gunakan humidifier

Humidifier atau pelembap udara dapat digunakan sebagai cara mengobati batuk pada anak. Dikutip dari Healthline, alat ini dianggap mampu mencegah saluran udara si kecil agar tidak kering dan mengatasi lendir yang membandel.

Saat membeli humidifier, cobalah pilih pelembap udara dingin yang dipercaya lebih aman untuk anak-anak dan sama efektifnya dengan pelembap udara hangat.

Jika memungkinkan, Anda juga bisa menggunakan air suling untuk memperlambat penumpukan mineral di dalam humidifier.

Nyalakan pelembap udara sepanjang malam di dalam kamar anak. Di siang harinya, Anda bisa menyalakan alat ini di tempat atau kamar yang sering mereka gunakan untuk beraktivitas.

5. Berkumur dengan air garam

Berkumur dengan air garam juga termasuk cara meredakan batuk pada anak yang mudah dilakukan. Alasannya, air garam dinilai mampu mencengah iritasi tenggorokan akibat batuk.

Untuk mencoba cara menghilangkan batuk pada anak-anak yang sederhana ini, campurkan satu setengah sendok makan garam ke dalam segelas air. Setelah itu, minta anak berkumur dengannya.

Namun, pastikan anak sudah bisa berkumur dengan baik sehingga air garamnya tidak tertelan. Cara mengobati batuk pada anak ini cocok untuk mereka yang berusia 2 tahun ke atas.

6. Menambahkan bantal saat anak tidur

Tahukah Anda kalau menambahkan bantal saat si kecil tidur dapat dijadikan cara menyembuhkan batuk pada anak?

Tambahkan bantal ekstra di belakang kepala anak. Metode ini dianggap bisa membuat saluran udara anak menjadi lebih terbuka sehingga lendir dapat berkurang.

Namun, cara meringankan batuk pada anak ini tidak boleh dilakukan jika si kecil masih berada di bawah satu setengah tahun.

7. Memberikan makanan yang mengandung probiotik

Anda juga bisa memberikan makanan yang mengandung probiotik sebagai cara mengatasi batuk pada anak 2 tahun di rumah.

Dilansir dari Medical News Today, probiotik memang tidak bisa menyembuhkan batuk secara langsung. Namun, nutrisi ini dianggap ampuh untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi dan alergen yang menjadi penyebabnya.

Tidak hanya itu, sistem imun yang kuat juga dipercaya bisa mengatasi batuk alergi pada anak. Beberapa makanan yang mengandung probiotik, di antaranya:

  • Sup miso
  • Yogurt
  • Kimchi
  • Sauerkraut.

8. Peppermint

Salah satu cara mengatasi anak batuk secara alami lainnya adalah memberikan daun peppermint.

Kandungan mentol yang dimiliki peppermint dianggap mampu memberikan efek menenangkan pada tenggorokan dan membantu melegakan pernapasan si kecil.

Untuk mencobanya, Anda bisa membuatkan teh daun peppermint atau menghirup aroma daun peppermint lewat uapnya.

9. Timi

Daun herbal yang bisa dicoba agar batuk anak cepat sembuh adalah daun timi.

Dikutip dari Heathline, daun timi mengandung senyawa flavonoid yang dianggap mampu membuat otot-otot tenggorokan yang terlibat dalam batuk menjadi rileks, serta meredakan peradangan.

Untuk membuat teh timi di rumah, Anda bisa mencampurkan 2 sendok teh (sdt) daun timi yang sudah digerus ke dalam air mendidih. Setelah itu, tunggu selama 10 menit dan saring agar daunnya tidak terminum oleh anak.

Cara mengobati batuk pada anak harus disesuaikan dengan kondisinya. Sebagian besar batuk disebabkan virus dan hanya perlu dibiarkan saja hingga sembuh sendiri. Kadang-kadang kondisi ini berlangsung hingga dua minggu. 

Dokter biasanya tidak meresepkan antibiotik karena obat ini hanya bisa digunakan untuk kondisi yang disebabkan infeksi bakteri. Kecuali batuk membuat anak tidak bisa tidur, obat batuk sebenarnya tidak diperlukan.

Bila Anda ingin memberi obat bebas (tanpa resep) untuk mengatasi batuk, cek dulu dengan dokter anak untuk memastikan dosis yang tepat dan menghindari efek sampingnya. 

Sebaiknya jangan gabungkan pemberian obat batuk dengan obat lain agar anak tidak mengalami overdosis. Obat batuk juga sebaiknya tidak diberikan pada anak di bawah 6 tahun.

Jika batuk pada anak yang tak kunjung sembuh, sebaiknya Anda segera membawa anak ke dokter. Hal ini dilakukan agar Anda dapat mengetahui secara pasti apa penyebab batuk pada anak dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga

  • Penyebab Penyakit Lupus pada Anak, Faktor Keluarga Salah Satunya
  • Shaken Baby Syndrome, Kondisi Serius Akibat Sering Mengguncang Bayi
  • Peran Dokter Spesialis Anak alias Dokter Pediatrik untuk Kesehatan Buah Hati

Apa saja penyebab batuk pada anak?

cara mengatasi batuk pada anak
Penyebab batuk pada anak

Selain membahas cara mengatasi batuk pada anak, ada baiknya Anda juga mengetahui  hal-hal yang menjadi penyebabnya terlebih dahulu.

Pada dasarnya, batuk merupakan tanda bahwa tubuh anak sedang berusaha menyingkirkan iritasi, lendir, atau benda asing.

Beberapa penyebab batuk pada anak yang sering terjadi, di antaranya:

1. Infeksi

Pilek atau flu bisa menyebabkan anak batuk dalam waktu yang lama. Kedua kondisi ini memiliki tingkatan ringan hingga sedang. Suara batuk yang dihasilkan juga berbeda.

Ada batuk yang kering, ada juga batuk berdahak. Di malam hari, suara batuk dapat semakin keras dan diiringi napas anak yang berbunyi.

2. Asam lambung naik

Gejala yang sering terjadi saat anak batuk karena asam lambung naik, di antaranya muntah/meludah, rasa tidak nyaman di mulut, sensasi terbakar di dada, dan mulas.

Cara mengatasi batuk pada anak akibat asam lambung adalah sebagai berikut

  • Hindari makanan berlemak, gorengan, makanan pedas, atau minuman soda
  • Makan minimal 2 jam sebelum tidur
  • Makan dengan porsi kecil.

3. Asma

Kondisi anak batuk karena asma bisa semakin memburuk di malam hari. Selain itu, batuk juga bisa muncul saat anak bermain atau melakukan aktivitas fisik.

Cara mengatasi batuk pada anak karena asma sebaiknya dilakukan dengan menghindari pemicunya. Misalnya, mengenakan masker untuk menghindari asap atau polusi, tidak mengenakan parfum, dan sebagainya.

4. Alergi

Kondisi anak batuk karena alergi dapat dilihat dari tanda-tandanya, seperti tenggorokan gatal, pilek, mata berair, hingga ruam.

Untuk mengetahui pemicu alerginya, konsultasikan dengan dengan dokter anak dan melakukan tes alergi. Dokter mungkin dapat merekomendasikan obat alergi atau suntikan alergi.

Untuk meredakan batuk karena alergi pada anak, Dokter umumnya dapat memberikan obat-obatan antihistamin, dekongestan, atau steroid. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui jenis obat terbaik untuk anak Anda.

5. Batuk rejan

Kondisi anak batuk rejan ditandai dengan gejala suara batuk yang diiringi suara napas yang berbunyi berat. Gejala lain dari jenis batuk ini meliputi pilek, bersin-bersin, dan demam rendah.

Batuk rejan bisa menular. Untuk mencegahnya, Anda bisa memberikan anak vaksin/imunisasi sebagai pencegahan. Seementara itu. untuk cara mengatasi batuk pada anak ini, dokter akan merekomendasikan antibiotik.

Cara mencegah batuk pada anak

Setelah memahami berbagai cara mengatasi dan penyebab batuk pada anak, ada baiknya Anda juga mengambil tindakan preventif supaya anak tidak batuk.

Berikut adalah beberapa cara mencegah batuk pada anak yang bisa dilakukan:

  • Hindari kontak dengan orang yang sedang sakit.
  • Jika anak sedang sakit, biarkan mereka beristirahat di rumah dan jangan pergi ke sekolah atau tempat umum agar teman-temannya tidak tertular.
  • Minta anak untuk rutin minum air agar tubuhnya terhidrasi.
  • Bersihkan segala mainan, gawai, atau benda-benda yang sering dimainkan supaya anak tidak terpapar dengan kotoran atau virus yang bisa menyebabkan batuk.
  • Minta anak untuk rutin mencuci tangannya, terutama setelah batuk, makan, pergi ke toilet, atau bertemu dengan seseorang yang sedang sakit.

Jika batuk terus-menerus pada anak tidak kunjung sembuh, ada baiknya Anda membawa si kecil ke dokter untuk mencari tahu penyebab batuk pada anak dan cara terbaik untuk mengatasinya.

Kalau Anda ingin bertanya lebih lanjut seputar cara mengatasi batuk pada anak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

penyakit anakbatuk

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved