Jangan Anggap Sepele, Telinga Berdarah Bisa Disebabkan 6 Penyebab Serius Ini

Pastikan Anda selalu mengatasi telinga berdarah di rumah sakit.
Jangan sepelekan telinga berdarah. Kondisi ini bisa menjadi tanda dari penyakit serius.

Jangan pernah menyepelekan telinga berdarah. Kondisi ini terkadang seringkali diabaikan begitu saja oleh penderitanya. Padahal, telinga berdarah bisa menjadi tanda dari beberapa penyakit serius.

Perlu diingat, Anda disarankan tidak berspekulasi mengenai penyebab telinga berdarah. Sebab, ada banyak kemungkinan yang bisa memgakibatkan darah keluar dari telinga Anda.

Maka dari itu, mengetahui penyebab telinga berdarah, sangatlah penting, agar Anda bisa tahu langkah yang harus dilakukan selanjutnya, setelah berkonsultasi dengan dokter.

Penyebab telinga berdarah

Beberapa kondisi medis dan cedera yang terjadi pada kuping, bisa menyebabkan telinga berdarah. Tentu saja, gejala yang ditimbulkan pun berbeda.

Berikut ini adalah beberapa penyebab telinga berdarah, yang mungkin bisa membantu Anda menyelamatkan indra pendengaran.

1. Gendang telinga pecah

Jika gendang telinga Anda robek atau terkena tusukan, maka kondisi telinga berdarah bisa terjadi. Gejala lain seperti rasa nyeri, hilangnya kemampuan mendengar, telinga berdenging, vertigo hingga muntah-muntah juga bisa timbul.

Mengetahui gejala di atas sangatlah penting. Beberapa orang bahkan tidak sengaja mencederai gendang telinga mereka, tanpa menyadarinya. Hingga akhirnya, gejala semakin parah.

2. Infeksi telinga

Hati-hati, bakteri dan virus bisa berhinggap di telinga bagian tengah. Hal ini menyebabkan infeksi telinga timbul.
Bagian tengah telinga Anda dapat membengkak karena bakteri dan virus “menetap” di sana. Akhirnya, cairan di belakang gendang telinga dapat memenuhi telinga dan merusak gendang telinga.

Jika hal ini terjadi, cairan atau darah bisa keluar dari telinga. Gejala seperti rasa sakit, gangguan pendengaran, demam tinggi hingga hidung tersumbat dapat Anda rasakan.

3. Objek dalam telinga

Menjaga kebersihan telinga itu sangat penting. Sebab, banyak objek kecil yang mengancam kesehatan telinga Anda.

Benda seperti mainan kecil, kapas hingga serangga, bisa masuk ke dalam lubang telinga Anda dan menyebabkan luka. Akibatnya, telinga berdarah dan gejala seperti sakit serta hilangnya kemampuan mendengar bisa terjadi.

Dokter menyarankan untuk mengeluarkan objek itu dengan cara mengerakkan kepala ke arah samping, agar objek itu bisa keluar dengan sendirinya. Namun, jika tetap tidak bisa keluar, gunakan pinset untuk mengambilnya dengan sangat hati-hati.

Jika masih belum berhasil, segera berkonsultasilah dengan dokter di klinik atau rumah sakit.

4. Barotrauma

Mengalami perubahan ketinggian secara tiba-tiba, menyebabkan kondisi barotrauma pada telinga Anda, sehingga telinga berdarah, muncul rasa sakit, pusing hingga suara berdenging.

Aktivitas seperti menempuh perjalanan dengan pesawat atau melakukan penyelaman ke dasar laut, dapat memicu barotrauma.

5. Cedera kepala

Mengalami cedera kepala atau trauma berat juga bisa menyebabkan darah keluar dari telinga. Biasanya, hal ini disebabkan oleh kecelakaan, jatuh dari ketinggian atau kontak fisik saat berolahraga.

Dalam beberapa kasus, seseorang yang mengalami perdarahan telinga bersama dengan sakit kepala, berisiko mengalami gegar otak.

Selain itu, cedera kepala yang dibarengi dengan telinga berdarah, juga bisa mengindikasikan kondisi medis serius, seperti retaknya tulang tengkorak. Jika Anda atau orang terdekat mengalami ini, kunjungi rumah sakit sesegera mungkin.

6. Kanker telinga

Walau jarang ditemui kasusnya, kanker telinga bisa muncul di bagian telinga mana pun. Biasanya, kanker telinga disebabkan oleh kanker kulit yang muncul di bagian telinga. Sebab, 5% kanker kulit memang muncul di bagian telinga.

Kanker telinga juga lebih rentan menyerang orang-orang pengidap infeksi telinga, yang tidak pernah diobati. Jika kanker telinga timbul di bagian tengah atau dalam telinga, maka telinga berdarah sangat mungkin terjadi.

Beberapa gejala kanker telinga ialah hilangnya pendengaran, sakit pada telinga, pembengkakan pada kelenjar getah bening, telinga berdenging, hingga sakit kepala.

Maka dari itu, sangat penting bagi Anda untuk mengobati segala kerusakan yang terjadi pada telinga.

Diagnosis dan pengobatan untuk telinga berdarah

Saat Anda datang ke rumah sakit, dokter akan mendiagnosis penyebab yang membuat telinga berdarah, berdasarkan pemeriksaan fisik dan gejala yang menyertainya.

Tidak hanya telinga saja yang akan diperiksa, melainkan kepala, tenggorokan hingga leher Anda. Dokter juga akan menanyakan tentang waktu telinga berdarah yang Anda alami.

Jika Anda baru mengalami kecelakaan, seperti jatuh dari kendaraan atau ketinggian, dokter biasanya percaya, bahwa telinga berdarah disebabkan cedera akibat kecelakaan yang Anda alami, pertama terjadi.

Pengobatan untuk menyembuhkan telinga berdarah tentu berbeda-beda, tergantung dari penyebab kondisi tersebut.

Akan tetapi, jika dokter masih belum menemukan penyebab pasti telinga berdarah, biasanya dokter akan menggunakan otoskop untuk memeriksa telinga bagian dalam, selain itu pemeriksaan pencitraan, seperti X-ray atau CT scan juga akan dianjurkan oleh dokter.

Catatan dari SehatQ

Telinga berdarah bukanlah kondisi medis yang bisa Anda remehkan. Menunda-nunda waktu untuk ke dokter, bisa berakibat fatal pada kesehatan tubuh. Sebab, telinga berdarah menjadi indikasi dari banyaknya penyakit serius yang bisa mengancam jiwa.

Mulai sekarang, jangan berspekulasi tentang penyebab telinga berdarah. Agar lebih pasti, kunjungi rumah sakit dan berkonsultasilah dengan dokter.

Healthline. https://www.healthline.com/health/ear-bleeding#causes

Diakses pada 6 November 2019

 

Web MD. https://www.webmd.com/cold-and-flu/ear-infection/ear-bleeding-causes#1

Diakses pada 6 November 2019

 

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320237.php

Diakses pada 6 November 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed