Ini Dia 6 Jamur Sehat yang Khasiatnya Mantap


Bukan hal baru, sebenarnya konsep jamur sehat telah ada sejak lama. Di negara-negara Timur, jamur untuk obat digunakan sejak ribuan tahun silam. Beberapa jenis jamur tersebut adalah jamur reishi, chaga, shiitake, hingga cordyceps.

0,0
16 Jul 2021|Azelia Trifiana
Selain makanan beberapa jenis jamur sehat dapat digunakan untuk obat-obatanSelain makanan beberapa jenis jamur sehat dapat digunakan untuk obat-obatan
Bukan hal baru, sebenarnya konsep jamur sehat telah ada sejak lama. Di negara-negara Timur, jamur untuk obat digunakan sejak ribuan tahun silam. Bentuknya beragam mulai dari bubuk suplemen hingga kopi jamur.Cara mengonsumsi jamur sehat ini pun tak terbatas di situ saja. Bisa juga dijadikan topping salad, campuran smoothie, ditumis dalam sayur, atau dicampur dalam minuman hangat favorit Anda.

Mengenal jenis jamur sehat

Sebelum menyelami lebih jauh lagi tentang jamur sehat, perlu diingat bahwa ini bukan berarti jamur bisa jadi obat segala penyakit. Bahkan, studi ilmiah yang menguatkan bukti seputar manfaatnya juga masih perlu elaborasi lebih jauh.Namun setidaknya, tak ada salahnya mencari tahu apa saja jenis jamur sehat yang layak dicoba. Berikut daftarnya:

1. Reishi

jamur reishi
Dikenal juga dengan nama jamur Lingzhi
Jamur reishi merupakan salah satu jenis jamur obat yang paling populer. Bagaikan paket lengkap, reishi punya khasiat menurunkan berat badan dalam uji tikus laboratorium, menjaga sistem imun, bahkan melawan sel-sel kanker.Lebih uniknya lagi, jamur reishi ini memiliki efek menenangkan berkat kandungan triterpene di dalamnya. Fungsi dari senyawa ini di antaranya:
  • Membuat tidur lebih nyenyak
  • Mengatasi kecemasan
  • Mengurangi gejala depresi
  • Meningkatkan fokus
Beberapa khasiat di atas memang baru ditemukan pada tikus laboratorium. Namun, masih banyak potensi efek positif menjanjikan dari konsumsi jamur reishi.Untuk mencobanya, campurkan satu sendok makan bubuk jamur reishi ke teh hangat. Selain itu, bisa juga dengan menambahkannya ke dessert cokelat favorit Anda.

2. Lion’s mane

jamur surai singa
Jamur surai singa
Otak tiba-tiba lupa sesuatu alias brain fog, pernah mengalaminya? Jika iya, mungkin bisa mencoba cara alami dengan mengonsumsi jamur lion’s mane. Jamur menggemaskan dengan bentuk seperti surai singa ini dipercaya bisa menjernihkan mental dan pikiran.Belum lagi, di dalamnya terdapat kandungan antioksidan yang bisa memperkuat sistem imun, sama seperti jamur untuk obat lainnya. menariknya, jamur surai singa ini mempercepat produksi bioprotein nerve growth factor (NFG) dan mielin yang memberi nutrisi serabut saraf.Baik NFG maupun mielin sama-sama krusial untuk kesehatan otak. Ketika terjadi ketidakseimbangan, maka bisa terjadi penyakit saraf seperti Alzheimer dan multiple sclerosis. Maka tak heran jika jamur surai singa dianggap sebagai superfood bagi otak manusia.

3. Chaga

Jamur chaga merupakan sumber antioksidan yang ampuh melawan radikal bebas serta peradangan. Warnanya hitam, bahkan sekilas terlihat seperti bongkahan arang. Hebatnya, si jamur hitam ini bisa melawan stres oksidatif, memperlambat pertumbuhan sel kanker, hingga menurunkan kolesterol jahat dalam darah.Memang sebagian besar studi terkait khasiat jamur chaga terbatas pada sel-sel manusia dan tikus laboratorium. Namun, potensi manfaatnya untuk kesehatan sangat menjanjikan.

4. Shiitake

jamur shiitake
Jamur dari Jepang yang terkenal
Jamur yang satu ini tentu sudah familiar dan kerap dijadikan olahan masakan di rumah. Bukan hanya lezat, jamur shiitake juga baik untuk kesehatan jantung. Selain menurunkan kadar kolesterol jahat pada tikus laboratorium, senyawa dalam shiitake juga menghambat produksi dan penyerapan kolesterol di hati.Keunggulannya tak hanya berhenti sampai di situ. Jamur sehat ini juga mengandung fitonutrien yang mencegah penumpukan plak di pembuluh darah. Dalam studi dari Tohoku University, Jepang, khasiat ini menjaga tekanan dan sirkulasi darah tetap stabil. 

5. Turkey tail

Seperti namanya, jamur turkey tail terlihat seperti ekor kalkun. Bukan sekadar kaya antioksidan, jamur ini mengandung senyawa yang disebut polysaccharide-K (PSK) yang memberikan stimulasi pada sistem imun. Begitu efektifnya, sampai-sampai PSK telah menjadi obat kanker yang disetujui di Jepang.Berkaitan dengan hal itu, jamur untuk obat ini terbukti meningkatkan kesembuhan penderita kanker, melawan sel-sel leukemia, hingga mengoptimalkan sistem imun orang yang menjalani kemoterapi.Namun, perlu digarisbawahi bahwa jamur sehebat apapun bukan pengganti obat medis dari dokter. Untuk mengonsumsinya pun sebaiknya selalu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

6. Cordyceps

Bagi yang kerap merasa letih dan kurang bertenaga, mungkin jamur sehat cordyceps bisa jadi pilihan. Bukan hanya untuk energi sehari-hari, namun juga libido.Sebab, cordyceps bekerja dengan mengoptimalkan penggunaan oksigen dalam tubuh. Sirkulasi darah pun jadi lebih lancar. Ini sangat cocok untuk atlet atau mereka yang rutin berolahraga. Hebatnya lagi, jamur yang satu ini mempercepat pemulihan otot pasca-berolahraga.

Catatan dari SehatQ

Jika tak ada waktu untuk memasak, menambahkan satu sendok makan bubuk jamur sehat sudah cukup efektif. Anda pun bisa mendapatkan khasiatnya. Namun, tetap batasi konsumsinya jangan sampai berlebihan.Meski terasa ada peningkatan energi atau stamina yang cukup signifikan, jangan menambahkan dosis tanpa konsultasi dengan ahlinya. Sebab, masih perlu lebih banyak uji klinis untuk verifikasi manfaatnya.Terlebih bagi yang sedang menjalani pengobatan tertentu, hamil, atau menyusui, ada baiknya bertanya kepada ahlinya sebelum berkomitmen mengonsumsi jamur. Sebab, beberapa jenis jamur memiliki efek samping seperti sakit perut atau alergi.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar manfaat jamur untuk obat dan cara aman mengonsumsinya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehathidup sehatpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/food-nutrition/best-medicinal-mushrooms-to-try#for-cardio-health
Diakses pada 3 Juli 2021
Journal of Nutritional Science and Vitaminology. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/3443885/
Diakses pada 3 Juli 2021
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/best_medicinal_mushroom_health_benefits/article.htm
Diakses pada 3 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait