4 Resep Jamu Brotowali dan Khasiatnya


Jamu brotowali sering dijadikan sebagai minuman herbal untuk membantu mengurangi gejala rematik, menyembuhkan penyakit kuning, hingga memulihkan penderita diabetes tipe 2. Dengan bahan-bahan tambahan dari apotek hidup maupun bumbu dapur, Anda pun bisa meracik jamu ini di rumah.

(0)
07 Feb 2021|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Jamu brotowali diolah dari batang tanaman herbal iniJamu brotowali dipercaya mampu menambah nafsu makan
Jamu brotowali terkenal akan rasanya yang sangat pahit yang bertahan di mulut bahkan hingga beberapa jam setelah Anda meminumnya. Kendati demikian, ramuan herbal ini juga dikenal akan khasiatnya yang baik bagi kesehatan.Brotowali (Tinospora crispa L Miers) adalah jenis tanaman merambat yang memiliki daun berwarna hijau dan bentuknya seperti hati. Tanaman ini identik dengan rasa yang sangat pahit karena mengandung zat pahit pikroretin, palmatin, kolumbin, dan masih banyak zat lainnya.Brotowali memang paling banyak diolah menjadi obat herbal alami, termasuk sebagai jamu. Banyak sekali manfaat jamu ini karena ia juga memiliki kandungan glikosida, alkaloid, damar lunak, pati, serta kokulin (pikrotoksin) pikroretosid yang bermanfaat bagi kesehatan.

Jamu brotowali dan manfaat mengonsumsinya

Sejauh ini, manfaat jamu brotowali yang dipercaya secara turun-temurun ialah:
  • Menurunkan demam
  • Membantu mempercepat penyembuhan kolera
  • Mengurangi gejala rematik
  • Menyembuhkan penyakit kuning
  • Menambah nafsu makan
  • Membantu mengobati diabetes tipe 2 (karena dipercaya dapat membantu mengontrol kadar gula darah)
  • Sebagai immunodulator
  • Mencegah penyakit malaria
  • Sebagai antivirus dan antibakteri
  • Mengurangi gejala atau reaksi alergi pada tubuh
  • Menjadi antioksidan
Meskipun demikian, manfaat-manfaat jamu brotowali di atas sebaiknya tidak dijadikan referensi untuk menggantikan obat dokter. Jika Anda mengidap penyakit tertentu, utamakan untuk memeriksakan diri ke dokter dan berkonsultasi dengan dokter bila ingin minum jamu tersebut agar tidak terjadi kontraindikasi.

Bagaimana cara membuat jamu brotowali?

Cuci bersih semua bahan untuk membuat jamu brotowali
Umumnya, jamu brotowali dibuat dengan cara merebus daun menggunakan air mendidih. Namun pada praktiknya, banyak yang menambahkan rempah-rempah atau tanaman herbal lain demi meningkatkan khasiat maupun mengurangi rasa pahit jamu brotowali itu sendiri.Ibu hamil sangat tidak disarankan minum jamu ini, begitu pula jika Anda mengidap penyakit tertentu dan sedang mengonsumsi obat resep dokter. Jika tidak termasuk golongan keduanya, berikut ini beberapa resep jamu brotowali sesuai dengan manfaat yang dapat Anda coba.

1. Jamu brotowali untuk menurunkan demam

Bahan:

  • 3 gram batang brotowali segar
  • 6 gr daun sembung segar
  • 4 gr daun kumis kucing segar
  • 4 gr lengkuas
  • 110 ml air

Cara membuat:

Cuci bahan-bahan di atas hingga bersih, kemudian dididihkan selama 10-15 menit. Setelah matang, diamkan hingga uap menghilang, lalu saring menggunakan kain bersih dan peras. Jamu brotowali ini dapat diminum 1 kali sehari sebanyak 100 ml dan diulang selama 10 hari.

2. Jamu brotowali untuk rematik

Bahan:

  • 2 gr batang brotowali segar
  • 7 gr kencur segar
  • 2 gr biji seledri 5 gr daun jambu monyet muda segar
  • 110 ml air

Cara membuat:

Cuci bahan-bahan hingga bersih, lalu didihkan selama 10-15 menit, matikan kompor. Setelah uap hilang, saring menggunakan kain bersih dan peras. Jamu brotowali ini bisa diminum 1 kali sehari sebanyak 100 ml.Selain merebusnya, Anda juga bisa meraciknya dengan mengaluskan bahan-bahan dan memberi sedikit air. Bahan yang sudah halus kemudian diperas dengan menggunakan kain kasa hingga diperoleh seperempat cangkir jamu dan diminum 1 kali sehari.Pola minum jamu brotowali untuk meredakan rematik ini bisa diulang sampai rasa sakit mereda. Sebagai langkah pencegahan rematik kambuh, Anda bisa mengonsumsi ramuan jamu ini seminggu 2 kali.

3. Jamu brotowali untuk atasi gatal-gatal

Anda cukup menyiapkan beberapa helai daun dan batang brotowali, kemudian merebusnya dengan air secukupnya. Gunakan air rebusan tersebut untuk mandi atau berendam hingga gatal-gatal terasa mereda.

4. Jamu brotowali untuk mengobati luka luar

Anda cukup menyiapkan beberapa helai daun brotowali, kemudian menumbuknya hingga halus. Ambil dan tempelkan daun halus tersebut pada bagian kulit yang terluka. Ulangi hingga luka sembuh atau mengering.

Catatan dari SehatQ

Ibu hamil dilarang mengonsumsi brotowali karena dapat mengganggu kehamilan. Selain itu, mengonsumsi brotowali secara berlebihan dapat meningkatkan jumlah cairan empedu dan menimbulkan sistem kekebalan tubuh yang aktif, serta meningkatkan risiko terjadinya penyakit autoimun.Jangan lupa juga, meski merupakan bahan alami, jamu brotowali sebaiknya tidak digunakan sebagai pengobatan utama untuk gangguan kesehatan yang Anda alami. Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar penggunaan herbal, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
diabetesherbaljamu
Pemko Medan. https://pemkomedan.go.id/artikel-13488-manfaat-brotowali-untuk-kesehatan-tubuh.html
Diakses pada 25 Januari 2020
Kementerian Pertanian RI. http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/psp/article/view/9536/pdf-Perspektif
Diakses pada 25 Januari 2020
Kementerian Pertanian RI. http://balittro.litbang.pertanian.go.id/?page_id=4748
Diakses pada 25 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait