Jalan Mundur: Olahraga yang Tampak Konyol, Tapi Penuh Manfaat

Jalan mundur sebagai salah satu cara meningkatkan daya ingat
Jalan mundur ternyata berkhasiat untuk kesehatan.

Ketika olahraga konvensional seperti jogging, bermain futsal, basket, maupun senam kesegaran jasmani tidak lagi menantang, Anda mungkin butuh pilihan jenis olahraga lainnya. Salah satu latihan yang dijamin kembali menantang adrenalin Anda adalah jalan mundur.

Olahraga jalan mundur memang kurang popular, bahkan tak jarang tampak konyol. Namun tahukah Anda bahwa latihan ini memberi banyak manfaat. Bukan hanya untuk tubuh, khasiatnya juga baik bagi kesehatan mental Anda.

[[artikel-terkait]]

Jalan mundur menyehatkan otak dan mental

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Universitas Harvard, orang-orang yang menjadikan jalan mundur sebagai olahraga rutin mereka memiliki ingatan yang lebih kuat. Alasan pastinya masih diteliti, tapi sangat mungkin bahwa aktivitas berjalan mundur bisa memunculkan respons memori dalam otak Anda.

Kegiatan ini juga bisa menghadirkan berbagai manfaat lain untuk psikis Anda. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Meningkatkan kemampuan koordinasi tubuh.
  • Meningkatkan kewaspadaan.
  • Memotivasi Anda untuk keluar dari zona nyaman.
  • Mencegah kebosanan.
  • Membantu dalam menormalkan siklus tidur.
  • Merangsang agar otak Anda terus berpikir.
  • Meningkatkan kendali kognitif.
  • Meningkatkan indera penglihatan.

Jalan mundur meningatkan kekuatan tubuh

Berjalan mundur tentu bukanlah aktivitas yang biasa Anda lakukan sehari-hari. Latihan ini akan membuat tubuh mendapatkan tantangan, sehingga harus beradaptasi dan melakukan banyak penyesuaian.

Penyesuaian tersebut mulai dari daya tahan kaki serta kemampuan aerobik tubuh. Proses adaptasi inilah yang kemudian dapat sekaligus meningkatkan kebugaran dan memberikan beragam kebaikan berikut:

  • Membantu masa pemulihan pada cedera lutut.
  • Memperbaiki cara berjalan.
  • Membakar kalori lebih cepat.
  • Menguatkan tulang dan otot.
  • Meningkatkan energi tubuh.
  • Melatih keseimbangan tubuh.
  • Membantu dalam mempertahankan berat badan.
  • Meningkatkan metabolisme tubuh.

Bagaimana cara melakukan jalan mundur yang aman?

Memang, jalan mundur memiliki risiko cedera kecelakaan yang lebih besar dibanding berjalan biasa. Pasalnya, Anda tidak bisa melihat apa yang sedang terjadi di belakang Anda. Untuk itu, Anda dihimbau untuk mengenali lingkungan tempat Anda mempraktikkan latihan berjalan mundur guna meminimalisir risiko kecelakaan.

Cara yang aman untuk melakukan jalan mundur ialah dengan menggunakan alat bantu fitnes seperti treadmill. Cara ini pun masih mengandung risiko, terutama jika Anda menyetel kecepatan terlalu tinggi atau bila Anda tersangkut di sabuk konveyornya. Oleh karena itu, penting untuk selalu berpegangan pada handrail agar keseimbangan Anda lebih stabil.

Sekalipun Anda sudah terbiasa menggunakan treadmill untuk berolahraga, pastikan Anda menyetel kecepatan rendah (misalnya, 1 mph) saat baru pertama kali mencoba berjalan mundur ini. Setelah terbiasa, Anda bisa meningkatkan kecepatan secara bertahap.

Jika merasa limbung atau kehilangan keseimbangan, kembali turunkan kecepatan dan atur keseimbangan Anda. Ingat, Anda tidak perlu terburu-buru untuk menguasai olahraga ini. Keselamatan Anda tetap harus diutamakan.

Sebagian besar orang mungkin merasa aneh dan konyol ketika melakukan jalan mundur untuk pertama kalinya. Tetapi ketika sudah terbiasa, Anda akan mendapatkan efek positif dari olahraga ini pada fisik serta maupun mental Anda.

Artikel Terkait

Banner Telemed