Apa Saja Syarat Jajanan Sehat untuk Anak?

Oatmeal dan bluberry bisa menjadi pilihan jajanan sehat untuk anak, yang dapat Anda siapkan.
Pilihkan jajanan sehat untuk anak, agar Si Kecil senantiasa sehat.

Anak-anak begitu menyukai berbagai jajanan yang dijual di sekitar sekolah maupun minimarket. Meski demikian, tak semua jajanan baik untuk dikonsumsi anak. Ada bahan pewarna maupun pengawet yang harus dihindari.

Oleh karena itu, kita saatnya Anda “menyeleksi” jajanan untuk anak. Pastikan untuk memilih jajanan sehat untuk anak tanpa zat pengawet berbahaya, MSG berlebih, gula, garam dan lemak berlebih, memiliki nilai gizi seimbang, serta tidak terkontaminasi mikroba.

Syarat jajanan sehat untuk anak demi kesehatan Si Kecil

Memilihkan jajanan sehat untuk anak mungkin terdengar rumit, setelah mengetahui bahan-bahan yang sebaiknya tidak ada di dalamnya. Namun dalam jumlah berlebihan, bahan-bahan seperti MSG jug bisa menimbulkan gangguan kesehatan. Berikut ini syarat jajanan sehat untuk anak yang harus Anda perhatikan, demi kesehatannya.

1. Tidak mengandung zat pengawet berbahaya

Syarat jajanan sehat untuk anak yang pertama yaitu tidak mengandung zat pengawet berbahaya seperti formalin dan boraks. Faktanya, zat tersebut memang tidak termasuk dalam bahan tambahan pangan (BTP) yang aman dikonsumsi berdasarkan ketentuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

2. Tidak mengandung MSG berlebih

Pastikan jajanan untuk anak tidak mengandung MSG berlebihan.

Bahan penyedap rasa mono sodium glutamat (MSG) begitu banyak ditemukan pada sebagian besar jajanan di penjaja makanan, warung, bahkan pasar swalayan.

Sebenarnya, mengonsumsi MSG pada takaran wajar masih diperbolehkan. Yang berbahaya adalah mengonsumsi makanan dengan kandungan MSG secara berlebihan, yang dapat membahayakan kesehatan dan memicu risiko penyakit berbahaya seperti kanker.

3. Tidak mengandung gula, garam dan lemak berlebih

Syarat jajanan sehat untuk anak selanjutnya adalah tidak mengandung gula, garam dan lemak berlebih. Sebuah penelitian menyebut gula, garam dan lemak yang dikonsumsi secara berlebihan, menjadi penyebab utama kondisi obesitas.

4. Memiliki nilai gizi seimbang

Salah satu syarat asupan makanan dengan gizi seimbang yaitu makanan bervariasi dan memiliki jumlah zat gizi yang dibutuhkan tubuh.

Jumlah makanan yang dibutuhkan tubuh sangat relatif, bergantung pada usia, jenis kelamin dan aktivitas fisik yang dilakukan sehari-hari. Namun dalam prinsip dasarnya, makanan pokok membutuhkan selingan asupan sayur dan buah setiap harinya.

Apa saja asupan dengan gizi seimbang yang diperlukan tubuh?

  • Air putih sangat penting, konsumsilah minimal 8 gelas sehari.
  • Nasi, jagung, ubi jalar, ubi kayu, dan jenis umbi-umbian lain yang sama baiknya sebagai sumber karbohidrat (sumber energi)
  • Bayam, sawi, tomat, wortel, dan sayur lain yang sama pentingnya sebagai sumber vitamin dan mineral
  • Pisang, pepaya, nanas, semangka, apel, dan buah lain sama pentingnya sebagai sumber vitamin dan mineral
  • Daging, ikan, ayam, tempe, kacang-kacangan, dan makanan lain yang sama pentingnya sebagai sumber protein
  • Susu, sebagai sumber kalsium dan protein. Segelas susu dapat diganti dengan sebutir telur atau sepotong daging.
  • Gula, garam beryodium dan minyak, memang penting tetapi hanya diperlukan dalam jumlah sedikit oleh tubuh.

5. Tidak tercemar mikroba

Syarat jajanan sehat yang terakhir adalah tidak tercemar mikroba. Untuk itu, sangat penting bagi Anda untuk memastikan jajanan yang dikonsumsi anak berasal dari tempat dan wadah yang higienis.

Pilihan menu jajanan sehat untuk anak

Nah, jika sudah mengetahui berbagau syarat jajanan sehat untuk anak, Anda dapat mencoba menyiapkan 4 menu jajanan sehat untuk anak berikut ini. Apa saja?

1. Apel dan susu tanpa lemak

Satu buah apel mengandung begitu banyak nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan serat, vitamin C dan antioksidan dalam apel bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan mata serta meningkatkan daya tahan tubuh Si Kecil.

Jajanan sehat untuk anak yang rendah kalori dan tanpa lemak ini dapat disandingkan dengan segelas susu organik yang dapat mempertahankan energi dan mengurangi rasa lapar Si Kecil selama beraktivitas di sekolah.

2. Alpukat dan keju

Alpukat dengan parutan keju bisa menjadi pilihan
jajanan yang sehat untuk anak.

Olahan makanan berbahan alpukat dan keju dapat menjadi alternatif jajanan sehat untuk anak berikutnya. Alpukat mengandung begitu banyak nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan seperti vitamin C, E, K, dan B-2, B-3, B-5, B-6, serta asam folat, magnesium, dan kalium.

Selain itu, buah ini juga mengandung lutein, beta-karoten, dan asam lemak omega-3 yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan otak.

Jajanan sehat untuk anak ini bisa semakin menggoda Si Kecil, jika ditambahkan parutan keju yang mengandung protein dan kalsium, yang mampu menjaga staminanya selama beraktivitas di sekolah.

3. Oatmeal dan blueberry

Oatmeal yang kaya serat sangat baik untuk mengatur gula darah Si Kecil. Menu sarapan ini bermanfaat untuk menambah energi anak ketika segudang aktivitas di sekolah.

Agar semakin lezat, tambahkan blueberry yang kaya kandungan vitamin C dan memiliki rasa manis alami. Kandungan vitamin C dalam blueberry bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh Si Kecil.

4. Potongan buah

Potongan buah seperti pisang, jeruk, apel, dan pir dapat jadi alternatif jajanan sehat untuk anak. Selain memiliki banyak khasiat bagi kesehatan, aneka buah tesebut juga dapat memberikan sensasi kenyang yang lama.

Catatan dari SehatQ:

Buatlah daftar belanja mingguan sebelum menyiapkan jajanan sehat untuk Si Kecil. Anda bisa membeli berbagai buah dan menyimpannya di kulkas, sebelum disajikan sebagai bekal Si Kecil. Dengan demikian, Anda tidak perlu terburu-buru setiap harinya dalam menyiapkan jajanan sehat untuk anak.

Healthline.
https://www.healthline.com/nutrition/29-healthy-snacks-for-weight-loss#section10
Diakses pada 4 Maret 2020

Healthline.
https://www.healthline.com/nutrition/3-liters-of-water
Diakses pada 4 Maret 2020

Organic Facts.
https://www.organicfacts.net/health-benefits/animal-product/organic-milk.html
Diakses pada 4 Maret 2020

BPOM RI.
http://standarpangan.pom.go.id/dokumen/pedoman/Buku_Pedoman_PJAS_untuk_Penggunaan_BTP.pdf
Diakses pada 4 Maret 2020

BPOM RI.
http://standarpangan.pom.go.id/dokumen/pedoman/Buku_Pedoman_PJAS_untuk_Pencapaian_Gizi_Seimbang__Orang_Tua__Guru__Pengelola_Kantin_.pdf
Diakses pada 4 Maret 2020

Kementerian Kesehatan RI.
http://p2ptm.kemkes.go.id/uploads/2016/10/Pedoman-Faktor-Risiko-Kanker-dari-Aspek-Makanan-dan-Minuman.pdf
Diakses pada 4 Maret 2020

Kementerian Kesehatan RI.
https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=2&ved=2ahUKEwjytubAnoDoAhXUILcAHURwAMoQFjABegQIAhAB&url=https%3A%2F%2Fwww.kemkes.go.id%2Fdownload.php%3Ffile%3Ddownload%2Fpusdatin%2Finfodatin%2Finfodatin-pjas.pdf&usg=AOvVaw37uqi4aMQMwgt0aqlmLNdn
Diakses pada 4 Maret 2020

Artikel Terkait