Pahami Jadwal Imunisasi Dasar Anak Agar Tidak Terlewat

Di dalam jadwal imunisasi terdapat imunisasi dasar yang harus diberikan kepada anak
Cari tahu jadwal imunisasi anak dan segera lengkapi vaksin yang belum ia dapatkan

Imunisasi penting untuk menimbulkan kekebalan tubuh anak terhadap penyakit-penyakit di sekitarnya dan mencegah penularan penyakit ke orang-orang di sekitar anak. Mengetahui jadwal imunisasi merupakan hal yang penting bagi kesehatan dan kehidupan anak.

Meskipun anak telah diimunisasi, tetapi anak tetap dapat terjangkit penyakit tersebut. Namun demikian, anak yang telah diimunisasi biasanya akan merasakan efek dari penyakit yang lebih ringan daripada anak yang tidak diimunisasi. 

Orangtua tidak perlu khawatir mengenai keefektifan dan keamanan vaksin di Indonesia, karena vaksin di Indonesia telah ditinjau oleh World Health Organization (WHO) dan bahkan telah dipakai oleh lebih dari 100 negara.  

Jadwal imunisasi dasar pada anak

Melalui jadwal imunisasi untuk anak berusia 0-18 tahun berdasarkan rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2017, jadwal imunisasi dasar yang harus dilakukan kepada anak adalah:

1. Campak

Jadwal imunisasi campak adalah sebanyak tiga kali, yaitu pada saat anak berusia sembilan bulan, 18 bulan, dan antara enam sampai tujuh tahun.

Namun, perlu diketahui bahwa anak tidak perlu imunisasi campak yang kedua (saat berusia 18 bulan), jika anak telah mendapatkan imunisasi MMR.

2. MMR (Measles, Mumps, Rubella)

MMR adalah imunisasi yang digunakan untuk penyakit campak (measles), penyakit gondok (mumps), dan rubella.

Jadwal imunisasi MMR adalah sebanyak dua kali, yaitu pada saat anak berusia 15 bulan dan lima tahun. Anak yang belum mendapatkan imunisasi campak pada usia 12 bulan dapat diberikan imunisasi MMR.

Jika anak telah diberikan imunisasi campak pada usia sembilan bulan, anak dapat diberikan imunisasi MMR saat anak berusia 15 bulan (dengan minimal interval enam bulan)

3. Polio

Jadwal imunisasi polio adalah sebanyak lima kali, yaitu pada saat anak baru lahir sampai berusia satu bulan, dua bulan, tiga bulan, empat bulan, dan 18 bulan.

Untuk imunisasi polio, terdapat dua jenis vaksin, yaitu vaksin oral dan vaksin suntik. Vaksin oral diteteskan ke dalam mulut dan vaksin suntik disuntikkan pada anak.

4. BCG

Jadwal imunisasi BCG adalah satu kali, yaitu saat anak baru lahir sampai berusia sebelum 3 bulan. Optimal diberikan pada usia 2 bulan. Jika anak ingin diberikan imunisasi BCG di atas tiga bulan, maka anak perlu melakukan uji tuberkulin terlebih dahulu.

5. DTP (Diphtheria, Tetanus, Pertussis)

Vaksin DTP digunakan untuk penyakit difteri, tetanus, dan pertusis. Jadwal imunisasi DTP adalah sebanyak tujuh kali, yaitu saat anak berusia dua bulan, tiga bulan, empat bulan, 18 bulan, lima tahun, 10 sampai 12 tahun, dan 18 tahun.

6. Hepatitis B

Jadwal imunisasi hepatitis B adalah sebanyak empat kali, yaitu saat anak baru lahir, dua bulan, tiga bulan, dan empat bulan. Vaksin hepatitis B pertama efektif diberikan 12 jam setelah anak lahir.

Jadwal imunisasi tidak hanya mencakup imunisasi dasar saja, tetapi juga imunisasi yang direkomendasikan. Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum melakukan imunisasi kepada anak dan segera lengkapi imunisasi anak Anda.

Mengenal imunisasi dasar

Di dalam jadwal imunisasi terdapat imunisasi dasar yang harus diberikan kepada anak, yaitu campak, MMR (MeaslesMumpsRubella), polio, BCG, DTP, dan hepatitis B. Namun, hal tersebut tidak berarti bahwa Anda tidak perlu memberikan imunisasi untuk penyakit lainnya. 

Kemunculan dari adanya “imunisasi dasar” ini adalah berdasarkan dari komitmen seluruh dunia untuk memberantas penyakit-penyakit tersebut. Oleh karenanya, imunisasi dasar ini diberlakukan juga di negara lainnya, termasuk Indonesia.

Perbedaan imunisasi dan vaksinasi

Para orangtua mungkin lebih familiar dengan istilah 'imunisasi', tetapi apakah ada perbedaan antara istilah imunisasi dan vaksinasi? Sebenarnya imunisasi merujuk pada proses saat seseorang menjadi kebal terhadap suatu penyakit atau infeksi tertentu.

Salah satu cara imunisasi adalah dengan vaksinasi atau pemberian vaksin. Namun, imunisasi tidak hanya dapat dilakukan dengan vaksinasi, tetapi juga dapat dengan pemaparan terhadap penyakit atau infeksi tersebut. Umumnya, kedua istilah tersebut disamakan pengertiannya.

Oleh karenanya, Anda dapat menyebut 'jadwal imunisasi' ataupun 'jadwal vaksinasi'. Apabila Anda masih memiliki pertanyaan mengenai jadwal imunisasi dasar anak, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui mengenai jadwal imunisasi dasar anak selengkapnya.

CDC. https://www.cdc.gov/vaccines/vpd/mmr/public/index.html
https://www.cdc.gov/vaccines/hcp/vis/vis-statements/dtap.html
Diakses pada 15 April 2019

IDAI. http://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/jadwal-imunisasi-2017
http://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/melengkapi-mengejar-imunisasi-bagian-ii
http://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/imunisasi-penting-untuk-mencegah-penyakit-berbahaya
Diakses pada 15 April 2019

Kompas.com. https://lifestyle.kompas.com/read/2016/03/10/160900623/Indonesia.Menuju.Vaksin.Polio.Suntik
Diakses pada 15 April 2019

Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/the-difference-between-immunization-and-vaccination-4140251
Diakses pada 17 September 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed