Iritasi Kulit Bikin Gatal-gatal Hingga Ruam? Bisa Jadi 10 Hal Ini Penyebabnya

(0)
Iritasi kulit bisa muncul secara tiba-tiba tanpa Anda sadariSaat iritasi kulit, biasanya Anda akan merasa gatal dan kulit berwarna kemerahan.
Iritasi kulit bisa muncul secara tiba-tiba tanpa Anda sadari. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai macam. Mulai dari penggunaan sabun dan pakaian, makanan yang Anda konsumsi, hingga pola hidup yang tidak bersih dan sehat.Saat mengalami iritasi kulit, biasanya Anda akan merasa gatal, kulit tampak bersisik, berwarna kemerahan, dan peradangan. Bahkan, ada pula yang menimbulkan rasa nyeri hingga sensasi rasa terbakar.Pada kondisi yang ringan, iritasi kulit mungkin tidak berbahaya. Akan tetapi, iritasi kulit yang parah dapat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari.

Berbagai penyebab iritasi kulit yang perlu diketahui

Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab iritasi kulit dapat terjadi. Dengan mengetahui berbagai penyebab kulit iritasi bisa membantu Anda untuk menghindari risikonya. Nah, berikut adalah beberapa penyebab iritasi kulit yang perlu Anda waspadai:

1. Pakaian dengan bahan tertentu

Penggunaan pakaian dengan bahan tertentu bisa sebabkan iritasi kulit
Kulit gatal dan kemerahan pada kulit bisa jadi tanda iritasi 
Salah satu penyebab iritasi kulit yang mungkin terjadi adalah penggunaan pakaian dengan bahan tertentu yang memiliki tekstur kasar, seperti wol. Ini terutama dialami oleh para pengidap eksim atau dermatitis atopik.Jika rentan mengalami iritasi kulit dan gatal-gatal lantaran penggunaan pakaian dengan bahan tertentu, Anda disarankan untuk mengenakan pakaian berbahan katun.

2. Bahan karet pada pakaian

Selain bahan pakaian, penyebab iritasi kulit juga dapat dipicu oleh bahan karet pada pakaian yang Anda kenakan. Bahan karet pada tali bra atau celana dalam bisa menyebabkan iritasi kulit, terutama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif.Sebagai solusinya, pilihlah bra atau celana dalam dengan bahan yang lain agar tidak menyebabkan iritasi pada kulit.

3. Cuaca yang panas

Hawa atau cuaca yang panas dapat memicu terjadinya masalah kulit yang berkaitan dengan keringat. Saat cuaca panas, Anda dapat mengalami kulit kemerahan dan kulit lecet di beberapa area tubuh, seperti lipatan ketiak, perut, dan paha.

4. Sabun

Sering mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun cuci tangan dapat meluruhkan minyak alami pada kulit tangan sehingga memicu terjadinya iritasi kulit.Iritasi kulit juga dapat terjadi saat Anda menggunakan sabun badan, sabun cuci piring, dan sabun detergen pakaian.Mulanya, kulit akan terlihat kering dan pecah-pecah. Jika kondisi ini dibiarkan tanpa diobati, kulit dapat semakin pecah-pecah hingga berdarah.

5. Produk pembersih rumah

Sejumlah penggunaan produk pembersih rumah, seperti pembersih kaca, pembersih furnitur, pembersih lantai, disinfektan toilet, umumnya mengandung bahan-bahan kimia yang berisiko menyebabkan iritasi kulit.Oleh sebab itu, untuk menghindari iritasi kulit, sebaiknya kenakan sarung tangan saat menggunakan produk-produk tersebut.

6. Produk perawatan kulit wajah

Penyebab iritasi kulit lainnya adalah penggunaan produk perawatan kulit wajah
Penggunaan krim wajah dengan kandungan tertentu bisa sebabkan kulit iritasi
Penyebab iritasi kulit berikutnya adalah penggunaan produk perawatan kulit wajah. Ini termasuk sabun pembersih, pelembap, toner wajah, serum wajah, dan krim wajah.Jika Anda mengalami rasa perih atau nyeri hingga sensasi rasa terbakar sesaat setelah menggunakan produk perawatan kulit wajah, sebaiknya hentikan penggunaannya sesegera mungkin.Sebaiknya, cermati beberapa zat iritan yang mungkin terkandung dalam produk perawatan kulit wajah Anda sebelum membelinya. Beberapa zat iritan yang umum menjadi penyebab iritasi kulit, antara lain asam askorbat, paraben, serta asam hidroksi alfa (asam glikolat, asam malat, dan asam laktat).

7. Tabir surya

Penggunaan sunscreen juga dapat menyebabkan iritasi kulit. Pasalnya, ada beberapa kandungan di dalam tabir surya yang seharusnya menjadi pelindung kulit dari paparan sinar matahari justru berisiko menyebabkan iritasi.Salah satu kandungan tabir surya yang berisiko menyebabkan iritasi kulit adalah kandungan paraaminobenzoic acid (PABA).

8. Parfum atau minyak wangi

Sebagian jenis parfum atau minyak wangi ada yang mengandung wewangian tertentu yang berisiko menyebabkan iritasi kulit. Misalnya, ada orang yang mengalami tanda-tanda iritasi kulit, seperti gatal-gatal atau ruam kulit saat menggunakan wewangian jenis vanila atau musk.

9. Makanan

Jenis makanan tertentu dapat menyebabkan iritasi kulit yang ditandai dengan rasa gatal-gatal hingga ruam. Bahkan, hanya dengan memegang makanan yang bercita rasa asam dan pedas, misalnya, maka dapat memicu terjadinya iritasi kulit.

10. Nikel pada perhiasan

Nikel pada sejumlah aksesori, seperti perhiasan, jam tangan, hingga kepala ikat pinggang, terutama yang terbuat dari nikel, dapat menjadi penyebab iritasi pada kulit. Jika Anda mengalami rasa gatal-gatal dan ruam akibat perhiasan dari nikel, sebaiknya lepas penggunaannya. 

Cara mengobati kulit iritasi yang bisa Anda lakukan

Kulit iritasi yang sudah parah dan mengganggu harus mengandalkan penanganan dokter. Namun, Anda bisa melakukan beberapa langkah berikut sebagai pertolongan pertama kulit iritasi.

1. Kompres air dingin

Salah satu cara mengobati iritasi kulit adalah mengompres area kulit dengan air dingin.Cukup basahi kain atau handuk bersih dengan air dingin, lalu kompres ke area kulit yang mengalami iritasi selama 5-10 menit. Selain meredakan gatal, kompres es juga memberikan sensasi dingin yang menenangkan.

2. Oleskan masker oatmeal

Masker oatmeal juga dapat menjadi cara mengobati kulit iritasi. Oatmeal diyakini mengandung antioksidan dan zat antiradang yang mampu meredakan gatal dan iritasi kulit, seperti alergi, cacar, hingga kulit yang terbakar sinar matahari.Untuk menggunakannya, campurkan oatmeal dengan air dan oleskan langsung pada permukaan kulit yang iritasi.

3. Gunakan pelembap kulit

Iritasi kulit umumnya ditandai dengan kulit kering dan bersisik. Nah, Anda bisa menggunakan pelembap kulit sebagai cara mengobati kulit iritasi. Pelembap dapat membantu mengembalikan tekstur alami kulit.Namun, dalam memilih pelembap atau body lotion, pastikan produk pelembap tidak mengandung parfum, pemutih, dan zat iritan lainnya yang bisa memperburuk kondisi iritasi kulit Anda.

4. Pakai baking soda

Menurut sebuah hasil penelitian, baking soda dianggap sebagai pengobatan efektif untuk kulit iritasi. Ini karena baking soda mengandung zat antijamur yang dapat menghilangkan penyebab iritasi kulit terasa gatal-gatal.Anda bisa menuangkan ¼ cangkir baking soda ke dalam bak atau bathtub berisi air hangat sebelum mandi. Selain itu, Anda dapat mencampurkan baking soda dan sedikit air, lalu aduk merata hingga menjadi masker. Kemudian, oleskan pada area kulit yang mengalami iritasi.

5. Oleskan antibiotik topikal

Jika kulit iritasi memiliki risiko infeksi, Anda bisa mengobati kulit iritasi dengan mengoleskan antibiotik topikal. Anda bisa menggunakan obat oles pramoxine.Pramoxine adalah anestesi ringan yang sering ditambahkan pada produk antigatal, yang juga mengandung hidrokortison atau bahan aktif lainnya.Umumnya, saat Anda mengalami iritasi kulit, pastikan Anda mengenali gejala dan penyebab kulit iritasi. Selanjutnya, lakukan cara mengobati kulit iritasi dengan langkah-langkah di atas.Kendati demikian, jika iritasi kulit semakin parah, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
kulit sensitifmasalah kulitruam kulit
Web Md. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/features/dirty-dozen#1Diakses pada 13 Maret 2020Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323491#moisturizingDiakses pada 13 Maret 2020American Academy of Dermatology. https://www.aad.org/news/itchy-skin-dermatologists-share-tips-for-reliefDiakses pada 13 Maret 2020Consumer Reports. https://www.consumerreports.org/medical-conditions/right-products-to-stop-itchy-skin/Diakses pada 13 Maret 2020Mycophatologia. https://link.springer.com/article/10.1007%2Fs11046-012-9583-2Diakses pada 13 Maret 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait