Irish Bella Pernah Alami Infeksi Saluran Kemih saat Hamil, Bagaimana Mengobatinya?

Irish Bella pernah mengalami infeksi saluran kemih saat hamil
Infeksi saluran kemih dapat terjadi saat hamil seperti yang dialami Irish Bella

Kabar duka tengah menyelimuti pasangan artis muda, Irish Bella dan Ammar Zoni. Janin kembar berjenis kelamin perempuan yang sudah 6 bulan dikandung Irish meninggal pada hari Minggu lalu (06/10/2019).

Sebelumnya, Bella pernah dilarikan ke rumah sakit akibat terjadi pendarahan. Selain itu, pemain sinetron ini juga pernah mengalami infeksi saluran kemih saat hamil. Apa sebenarnya yang menyebabkan masalah ini?

Terjadinya infeksi saluran kemih pada ibu hamil

Ketika hamil, kemungkinan terkena infeksi saluran kemih (ISK) menjadi lebih besar. Semua perubahan yang berkaitan dengan kehamilan dapat meningkatkan risiko bakteri masuk ke dalam saluran kemih dan menyebabkan infeksi.

Pada kehamilan, rahim yang semakin membesar akan memberi tekanan pada kandung kemih. Hal ini dapat menyebabkan ibu sulit mengeluarkan seluruh urine dan membuat sisa urine menjadi sumber infeksi.

Selain itu, hormon kehamilan progesteron juga menyebabkan uretra kehilangan sebagian kekuatannya, yang membuat ibu hamil lebih sulit mengosongkan kandung kemih. Janin yang tumbuh dalam kandungan pun dapat memberi tekanan pada saluran kemih.

Melakukan hubungan seks selama kehamilan juga berisiko menyebabkan ISK karena bakteri di dekat vagina bisa terdorong ke dalam uretra selama berhubungan.

ISK cenderung terjadi secara berulang selama kehamilan. Wanita yang pernah menderita ISK sebelumnya akan lebih rentan mengalami masalah yang sama selama kehamilan. Berikut beberapa gejala infeksi saluran kemih yang dapat terjadi pada ibu hamil:

  • Sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Frekuensi buang air kecil meningkat
  • Meningkatkan hasrat ingin buang air kecil, namun urin yang dikeluarkan hanya sedikit
  • Urine berwarna gelap, berdarah atau bau busuk
  • Demam ringan
  • Nyeri atau tidak nyaman pada perut bagian bawah
  • Anyang-anyangan
  • Sakit punggung.

Ketika ibu merasakan gejala ini, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar segera mendapat penanganan yang tepat. Pada sebagian kasus, ISK mungkin tidak menimbulkan gejala.

Oleh karena itu, penting bagi ibu untuk melakukan pemeriksaan kandungan ke dokter secara rutin sehingga masalah yang ada dapat terdeteksi sedini mungkin.

Mengobati infeksi saluran kemih pada ibu hamil

Infeksi apa pun yang terjadi selama kehamilan, termasuk infeksi saluran kemih, bisa sangat berbahaya bagi Anda maupun janin. ISK dapat meningkatkan risiko persalinan prematur, preeklampsia, dan terhambatnya pertumbuhan janin. Bahkan jika tidak diobati dapat mendatangkan masalah setelah melahirkan.

Selain itu, infeksi juga dapat menjalar ke ginjal atau disebut dengan pielonefritis, yang dapat mengancam jiwa ibu maupun janin. Dalam mengobati ISK yang terjadi pada ibu hamil, dokter akan memberi antibiotik. Biasanya antibiotik dikonsumsi selama 3-7 hari, tergantung anjuran dokter.

Minumlah antibiotik sesuai jadwal, jangan sekalipun menghentikannya lebih awal meski gejala sudah perlahan hilang. Antibiotik yang dianggap aman untuk ibu hamil, yaitu amoksisilin, eritromisin, dan penisilin. Sementara, sulfametoksazol, trimetoprim, ciprofloxacin, dan tetrasiklin tidak akan diresepkan oleh dokter karena dapat memengaruhi perkembangan janin.

Selain mengonsumsi obat, Anda juga dapat melakukan beberapa cara untuk mengatasi infeksi saluran kemih. Beberapa cara yang dapat Anda lakukan, di antaranya:

  • Minum banyak cairan. Ini dapat membantu Anda tetap terhidrasi dan menghilangkan bakteri dari tubuh.

  • Menghindari douching. Jangan menggunakan douche untuk membersihkan bakteri karena hanya akan memperburuk ISK. Douching dapat mengubah keseimbangan bakteri baik dan tidak baik di vagina.

  • Minum jus cranberry. Meski masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat jus cranberry dalam menyembuhkan ISK, namun tidak ada salahnya bagi Anda untuk mencoba. Tapi, pastikan bahwa Anda diperbolehkan oleh dokter untuk mengonsumsinya.

  • Hindari makanan yang mengandung gula. Hindari soda, permen, dan camilan yang banyak mengandung gula. Jika Anda menderita diabetes gestasional, maka banyaknya gula dalam urine bisa menjadi tempat yang sempurna bagi bakteri untuk tumbuh.

Jika infeksi telah mencapai ginjal, dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan rawat inap di rumah sakit dan memberi Anda antibiotik melalui IV (intravena). Bila ditangani dengan tepat dan cepat, infeksi saluran kemih bisa sembuh dan tidak membahayakan kehamilan.

Untuk mencegah infeksi saluran kemih pada ibu hamil, terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan, yakni rutin buang air kecil terutama sebelum dan sesudah berhubungan seks, kenakan celana dalam berbahan katun, jangan menggunakan pewangi area kewanitaan, dan hindari menggunakan sabun berbahan kimia yang keras terutama pada area genital.

Selalu konsultasikan pada dokter jika muncul gejala tak biasa selama kehamilan Anda.

Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/treat-a-uti#4
Diakses pada 08 Oktober 2019

Web MD. https://www.webmd.com/women/guide/pregnancy-urinary-tract-infection
Diakses pada 08 Oktober 2019

What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/uti/
Diakses pada 08 Oktober 2019

Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/urinary-tract-infection-during-pregnancy-4169687
Diakses pada 08 Oktober 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed