Inilah Proses Melahirkan Bayi Kembar Secara Normal

(0)
15 Sep 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Proses melahirkan bayi kembar bisa berlangsung lebih singkat atau lebih panjangProses melahirkan bayi kembar secara normal bisa dilakukan dengan berbagai pertimbangan
Persalinan bayi kembar memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi ketimbang persalinan bayi tunggal. Oleh karena itu, dibutuhkan pertimbangan yang matang dan persiapan ekstra untuk menjalani proses melahirkan bayi kembar secara normal ini. Sebagian ibu hamil mungkin merasa khawatir atau takut dengan opsi melahirkan kembar secara normal, tetapi faktanya lebih dari 40 persen proses melahirkan bayi kembar ternyata dilakukan secara normal. Untuk mengetahui berbagai pertimbangan, pro dan kontra, serta berbagai hal lainnya seputar proses melahirkan bayi kembar secara normal, berikut adalah penjelasan yang bisa Anda simak.

Pertimbangan melahirkan bayi kembar secara normal

Persalinan normal dapat dilakukan jika bayi kembar yang ada dalam kandungan tumbuh dengan baik dan tidak memiliki kekhawatiran lainnya. Dokter akan merekomendasikan ibu hamil untuk mencoba melahirkan bayi kembar secara normal apabila memenuhi kriteria berikut ini:
  • Kedua bayi berada dalam posisi kepala di bawah

Ini merupakan posisi yang paling memungkinkan untuk melahirkan bayi kembar secara normal karena janin akan lebih mudah melewati jalan lahir. Walaupun begitu, kadang bayi dengan posisi ini juga perlu dilahirkan melalui operasi cesar.
  • Tidak memiliki masalah kesehatan

Ibu hamil kemungkinan besar dapat mencoba melahirkan secara normal jika tidak memiliki kondisi kesehatan apa pun yang dapat menempatkan ia atau janinnya dalam bahaya. Kondisi ini juga mencakup preeklampsia atau diabetes gestasional.
  • Kepala bayi pertama berada di bawah

Jika kepala bayi pertama berada dekat jalan lahir, tetapi bayi kedua sungsang, ibu hamil masih bisa melahirkan secara normal. Dalam kasus ini, setelah bayi pertama dilahirkan, dokter akan mencoba mengubah posisi bayi kedua agar kepalanya di bawah. Proses ini dilakukan dengan memberi tekanan manual ke perut (eksternal) atau menjangkau bagian dalam rahim untuk memutarnya (internal).Lakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin dan konsultasikan pada dokter kandungan mengenai prosedur persalinan terbaik yang dapat diambil.

Proses melahirkan bayi kembar secara normal

Mengetahui gambaran mengenai proses persalinan dapat membantu ibu hamil mempersiapkan diri secara fisik dan mental. Berikut adalah bayangan mengenai melahirkan bayi kembar secara normal yang dilalui:
  • Di ruang operasi

Persalinan kembar memiliki kemungkinan komplikasi yang lebih tinggi sehingga dokter biasanya merekomendasikan ibu hamil untuk melahirkan di rumah sakit. Di rumah sakit, terdapat staf maupun peralatan medis yang memadai dan siap untuk menangani keadaan darurat, seperti operasi caesar jika diperlukan. Meski Anda dapat melahirkan di ruang bersalin, kemungkinan besar Anda akan dipindahkan ke ruang operasi saat tiba waktunya untuk mengejan.
  • Lebih diawasi oleh dokter

Ibu dengan kehamilan kembar biasanya lebih diawasi dengan dua (atau lebih) monitor janin. Hal ini dapat membantu dokter mengawasi bagaimana setiap bayi merespons kontraksi. Pada tahap persalinan, bayi pertama dipantau secara internal, sedangkan bayi kedua dipantau secara eksternal.
  • Menjalani epidural

Dalam persalinan normal bayi kembar, biasanya Anda disarankan untuk menjalani epidural. Metode ini biasa disebut bius lokal yang bertujuan untuk mengurangi rasa sakit saat melahirkan. Epidural juga membuat proses persalinan lebih aman dan mudah jika sewaktu-waktu ibu hamil perlu melakukan operasi caesar darurat.
  • Jarak waktu keluar bayi pertama dan kedua tidak lama

Ibu akan melahirkan bayi pertama yang kepalanya berada paling dekat dengan jalan lahir. Setelah bayi pertama dilahirkan, bayi kedua biasanya lahir 10-30 menit kemudian bila semuanya berjalan lancar. Faktanya, banyak ibu yang melaporkan jika melahirkan bayi nomor dua sangat mudah dilakukan. Meski begitu, proses persalinan kembar bisa berlangsung lebih singkat atau lebih panjang dari persalinan tunggal.Walaupun Anda mungkin ingin melahirkan secara normal, persalinan biasanya tidak dapat diprediksi. Terkadang, persalinan kehamilan kembar lebih aman dilakukan dengan operasi caesarOperasi caesar dipilih jika kepala bayi pertama Anda (yang paling dekat dengan jalan lahir) tidak berada di bawah, plasenta menutupi serviks menjelang akhir kehamilan, kedua bayi berbagi satu kantung ketuban, atau jika Anda mengandung lebih dari dua bayi. Sekitar dua pertiga dari kebanyakan kasus operasi caesar kembar tidak direncanakan. Pada kasus yang jarang terjadi, salah satu bayi bisa lahir secara normal, tetapi yang kedua lahir melalui operasi caesar. Prosedur ini biasanya dilakukan jika bayi kedua berada dalam keadaan darurat.
operasi caesarpersalinankehamilan bayi kembarmelahirkan normal
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/giving-birth-to-twins/
Diakses pada 01 September 2020
Baby Center. https://www.babycentre.co.uk/x2069/im-expecting-twins-can-i-still-have-a-vaginal-birth
Diakses pada 01 September 2020
Baby Center. https://www.babycenter.com/pregnancy/your-baby/giving-birth-to-multiples_3585
Diakses pada 01 September 2020
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/twins-and-multiples/having-vaginal-birth-twins/
Diakses pada 01 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait